Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hampir Sebulan Dirawat, Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Meninggal

Hampir Sebulan Dirawat, Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Meninggal
Ilustrasi orang meninggal dunia (IDN Times/Sukma Shakti)
Intinya Sih
  • Mujibur Rahman, korban ledakan KMP Aceh Hebat 2, meninggal dunia setelah hampir sebulan dirawat intensif di RSUD dr Zainoel Abidin akibat luka bakar mencapai 57,5 persen.
  • Hingga kini masih ada sepuluh korban ledakan yang menjalani perawatan di RSUDZA Banda Aceh dengan kondisi berangsur membaik dan satu orang telah diperbolehkan pulang.
  • Total korban meninggal akibat ledakan di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 pada 12 Juni 2026 menjadi empat orang, seluruhnya merupakan taruna Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Banda Aceh, IDN Times - Korban meninggal dunia akibat ledakan di ruang mesin Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 kembali bertambah. Mujibur Rahman (23), yang selama ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh, meninggal dunia pada Senin (6/7/2026).

Mujibur menjadi korban keempat yang meninggal dunia dalam insiden ledakan yang terjadi saat kapal bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, pada 12 Juni 2026.

1. Korban meninggal setelah kondisi memburuk

WhatsApp Image 2026-06-12 at 17.15.48.jpeg
Polisi melakukan olah TKP di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2. (Dokumentasi Polresta Banda Aceh untuk IDN Times)

Humas RSUDZA, Rahmadi, mengatakan Mujibur Rahman dirawat di ruang ICU 1 sejak mengalami luka bakar akibat ledakan tersebut.

Menurut Rahmadi, kondisi pasien memburuk pada Senin sekitar pukul 12.20 WIB. Tim medis kemudian memberikan penjelasan kepada keluarga mengenai kondisi pasien serta tindakan medis yang akan dilakukan.

"Pasien sudah dilakukan RJP lima siklus, dan keluarga meminta untuk dihentikan. Pasien dinyatakan meninggal dunia di hadapan keluarga dan perawat ICU 1 pada 6 Juli 2026 pukul 12.38 WIB," kata Rahmadi.

Ia menyampaikan, Mujibur mengalami luka bakar seluas 57,5 persen.

2. Masih ada 10 korban menjalani perawatan

Bersyukurlah masih diberi kesehatan, jika tidak ingin masuk rumah sakit
Bersyukurlah masih diberi kesehatan, jika tidak ingin masuk rumah sakit

Rahmadi mengatakan hingga kini masih terdapat 10 korban ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang menjalani perawatan di RSUDZA.

Kondisi mereka, kata dia, terus menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih baik, meski tingkat luka bakar yang dialami masing-masing korban berbeda-beda.

"Kalau persentase luka bakar bervariasi, saat ini masih ada 10 orang yang masih dirawat dan dalam kondisi perbaikan. Sedangkan yang sudah pulang satu orang," ujarnya.

3. Total korban meninggal menjadi empat orang

IMG-20260612-WA0082.jpg
Suasana IGD RSUDZA Banda Aceh. (Dokumentasi Ima untuk IDN Times)

Sebelumnya, ledakan terjadi di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 saat kapal bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, pada 12 Juni 2026. Insiden tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA), Kota Banda Aceh.

Adapun para korban, yakni 14 orang merupakan taruna Poltekpel Malahayati dan seorang lagi selaku kepala Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2.

Korban pertama yang meninggal adalah Fakhri Herdieco, yang meninggal pada Sabtu (20/6/2026) malam. Beberapa hari kemudian, menyusul Muhammad Bilal Ramzi, pada Kamis (25/6/2026) malam.

Korban ketiga yang meninggal adalah Muhammad Zulfikar, pada Rabu (1/7/2026) dan terakhir Mujibur Rahman. Total korban jiwa akibat peristiwa tersebut menjadi empat orang.

Keempat korban yang meninggal merupakan taruna Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh di Kabupaten Aceh Besar.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi

Latest News Sumatera Utara

See More