Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Korban Ledakan KMP Aceh Hebat Kembali Meninggal, 11 Masih Dirawat

Korban Ledakan KMP Aceh Hebat Kembali Meninggal, 11 Masih Dirawat
KMP Aceh Hebat 2 saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Intinya Sih
  • Muhammad Zulfikar, taruna Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh, meninggal dunia setelah dirawat intensif akibat luka ledakan di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 pada Rabu (1/7/2026).
  • PT ASDP Indonesia Ferry menyampaikan belasungkawa dan memastikan pendampingan penuh bagi keluarga korban serta penanganan terbaik bagi seluruh korban insiden tersebut.
  • Total tiga orang meninggal akibat ledakan KMP Aceh Hebat 2, sementara sebelas korban lainnya masih menjalani perawatan di RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Banda Aceh, IDN Times - Satu lagi korban ledakan di ruang mesin Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 meninggal dunia pada Rabu (1/7/2026). Dengan demikian, jumlah korban meninggal dunia akibat insiden tersebut menjadi tiga orang.

Kabar duka itu diumumkan melalui akun Instagram resmi Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh. Korban diketahui bernama Muhammad Zulfikar, taruna Program DP IV Pembentukan Jurusan Teknika Angkatan XIII.


1. Korban meninggal setelah menjalani perawatan intensif

WhatsApp Image 2026-06-12 at 17.15.46.jpeg
Polisi melakukan olah TKP di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2. (Dokumentasi Polresta Banda Aceh untuk IDN Times)

Dalam unggahannya, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Muhammad Zulfikar.

"Innalillahi wa innailaihi raji'un. Keluarga Besar BPSDMP Kementerian Perhubungan menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu Taruna Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh, Muhammad Zulfikar," demikian keterangan yang diunggah.

BPSDMP menyebut Muhammad Zulfikar meninggal dunia pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB setelah menjalani perawatan akibat luka yang dialaminya.


2. ASDP sampaikan belasungkawa

WhatsApp Image 2026-06-12 at 17.15.48.jpeg
Polisi melakukan olah TKP di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2. (Dokumentasi Polresta Banda Aceh untuk IDN Times)

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, membenarkan kabar meninggalnya Muhammad Zulfikar.

Menurut Andri, sejak hari pertama insiden terjadi, ASDP berkomitmen memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta mendampingi keluarga yang terdampak.

"Di tengah ikhtiar tersebut, kami menerima kabar duka atas wafatnya salah satu korban, Muhammad Zulfikar, pada Rabu (1/7) sekitar pukul 01.00 WIB setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit," kata Andri.

Atas nama manajemen ASDP, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap mereka diberi ketabahan menghadapi musibah tersebut.


3. ASDP terus dampingi korban dan dukung investigasi

IMG-20260612-WA0013.jpg
Evakuasi korban kebakaran dan ledakan KMP Aceh Hebat 2. (Dokumentasi Basarnas Kelas A Banda Aceh untuk IDN Times)

Andri mengatakan ASDP akan terus mendampingi keluarga korban, termasuk dalam proses pemulangan jenazah dan pemakaman.

Selain itu, perusahaan juga tetap mendukung proses investigasi yang dilakukan instansi berwenang guna mengungkap penyebab pasti ledakan di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2.

"Setiap pembelajaran dari peristiwa ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat budaya keselamatan sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan penyeberangan," ujarnya.


4. Total korban meninggal menjadi tiga orang, 11 masih dirawat

20260612_145536.jpg
KMP Aceh Hebat 2 saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Sebelumnya, ledakan terjadi di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 saat kapal bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, pada 12 Juni 2026. Insiden tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA), Kota Banda Aceh. 

Adapun para korban, yakni 14 orang merupakan taruna Poltekpel Malahayati dan seorang lagi selaku kepala Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2.

Korban pertama yang meninggal adalah Fakhri Herdieco, seorang taruna Politeknik Pelayaran Malahayati, yang meninggal pada Sabtu (20/6/2026) malam. Beberapa hari kemudian, menyusul Muhammad Bilal Ramzi, pada Kamis (25/6/2026) malam. 

Dengan meninggalnya Muhammad Zulfikar, total korban jiwa akibat peristiwa tersebut menjadi tiga orang.

Sementara itu, jumlah korban yang hingga kini masih menjalani perawatan di RSUDZA ada 11 orang.

"Masih ada 11 orang lagi yang dirawat. Satu sudah pulang ke rumah," ujarnya Andri.


Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More