Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

96 Pemerintah Kota Hadir di APEKSI, Medan Jadi Pusat Perencanaan Kota

96 Pemerintah Kota Hadir di APEKSI, Medan Jadi Pusat Perencanaan Kota
Konferensi pers menjelang acara Rakernas APEKSI di Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Kota Medan menjadi tuan rumah Rakernas APEKSI XVIII 2026 yang diikuti 96 pemerintah kota, menghadirkan forum kolaborasi dan perumusan kebijakan pembangunan perkotaan berkelanjutan.
  • Rangkaian acara selama sepekan memutar ekonomi hingga Rp17 miliar, melibatkan 375 UMKM lokal serta sektor hotel, kuliner, dan transportasi yang ikut terdongkrak.
  • Karnaval Nusantara dengan hampir 3.000 peserta dari berbagai daerah menjadi simbol persatuan budaya sekaligus ajang promosi potensi daerah di tengah momentum inovasi perkotaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Medan, IDN Times – Kota Medan kali ini menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas APEKSI) ke-XVIII Tahun 2026. Selama sepekan, sejak tanggal 28 Juni – 4 Juli 2026, Medan menjadi pusat kolaborasi dengan 96 pemerintah kota se-Indonesia dan menggerakkan ekonomi hingga Rp17 Miliar.

Rakernas XVIII APEKSI di Kota Medan mengusung tema besar "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat". Tema ini diangkat untuk memperkuat sinergi antarpemerintah kota se-Indonesia dalam membangun resiliensi perkotaan demi mendukung kedaulatan bangsa .

Kemudian, untuk event bertajuk “Perkuat Kolaborasi Antarkota, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Promosi Potensi Daerah” ini dirangkai dengan agenda strategis, dari forum pemerintahan, promosi investasi, penguatan UMKM, hingga pagelaran budaya.

Kehadiran Rakernas APEKSI XVIII terdiri dari 88 wali kota, 4 wakil wali kota, 2 sekretaris daerah, dan 1 kepala Bappeda dari seluruh Indonesia.

“Ini forum strategis untuk memperkuat sinergi antarpemerintah kota, berbagi praktik terbaik, serta merumuskan kebijakan pembangunan perkotaan yang adaptif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan," kata Wali Kota Medan, Rico Waas dalam konferensi pers, Selasa (30/6/2026).

Rangkaian dibuka 28-29 Juni lewat Youth City Changers (YCC) dan Forum Pangan. Puncaknya tanggal 1 Juli 2026 bertepatan Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan, Pembukaan Indonesia City Expo, hingga Pembukaan Resmi Rakernas. Kemudian acara ditutup tanggal 2 Juli dengan Sidang Pleno, Karnaval Nusantara, dan 4 Juli 2026 dengan Hiburan Rakyat.

1. Selama berlangsung Rakernas APEKSI ada efek ekonomi mulai dari hotel penuh hingga UMKM laris

IMG_20260630_173347.jpg
Konprensi pers menjelang acara Rakernas APEKSI di Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Rico menyebutkan kehadiran delegasi 5 hari yang diproyeksikan ini, memutar uang Rp17 miliar di Kota Medan.

"Dengan rincian kontribusinya yaitu jasa penyelenggaraan event 50,22 persen, hotel dan akomodasi 37,13 persen, sektor makan-minum dan UMKM 11,27 persen, serta transportasi 1,37 persen. Hal ini menjadi manfaat langsung bagi penyedia jasa event, industri perhotelan, pelaku UMKM, hingga transportasi, sekaligus berpotensi meningkatkan penerimaan pajak daerah," sebut Rico.

Sebanyak 375 pelaku UMKM Medan dilibatkan langsung. 179 UMKM di Galeri Mal Pelayanan Publik (MPP), 50 UMKM di Hotel Santika, 65 UMKM di Lapangan Benteng, dan 81 UMKM di Lapangan Merdeka. Produknya didominasi kuliner, kriya, fesyen, kesehatan, dan kecantikan.

2. Karnaval nusantara menjadi magnet warga

IMG_20260630_171513.jpg
Konprensi pers menjelang acara Rakernas APEKSI di Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Salah satu agenda yang akan ramai nanti yakni dengan hadirnya Karnaval Budaya pada tanggal 2 Juli 2026. Sebanyak 56 delegasi dari berbagai daerah dengan total 2.984 peserta menampilkan seni, budaya, adat, dan identitas khas daerah.

“Karnaval ini simbol persatuan dalam keberagaman sekaligus memperkuat promosi budaya Nusantara,” ujar Rico yang juga merupakan Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) I APEKSI.

APEKSI sendiri terdiri dari 6 Komisariat Wilayah. Komwil III, yang mencakup Medan, beranggotakan 25 kota.

3. Momentum inovasi perkotaan

IMG_20260630_173700.jpg
Konprensi pers menjelang acara Rakernas APEKSI di Kota Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Rico Waas menegaskan Rakernas ini harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antarkota, mendorong inovasi pembangunan perkotaan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Rakernas bukan sekadar seremonial. Medan harus bisa mengambil praktik terbaik dari 88 wali kota untuk diterapkan di kota ini,” tegasnya.

Konprensi pers ini dihadiri oleh Eva Dwiana sebagai Wali Kota Bandar Lampung, Wali Kota Solo Respati Ardi Wali, Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Wali Kota Ternate Tauhid Soleman.

Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More