242 Korban MBG di Karo Sudah Dipulangkan dari RS, 110 Masih Dirawat

- KPPG Medan mencatat 242 dari 354 peserta didik terdampak kejadian di SPPG Karo Berastagi Sempajaya telah dipulangkan dari rumah sakit.
- Sebanyak 110 pasien masih dirawat di lima rumah sakit, sementara dua pasien dirujuk ke RS Bina Kasih Medan dan RS Haji Medan.
- Kondisi korban dilaporkan membaik; KPPG Medan berkoordinasi dengan berbagai pihak, melapor ke BGN, serta menugaskan petugas komunikasi bagi keluarga korban.
Medan, IDN Times - Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan mencatat sebanyak 242 orang dari total 354 peserta didik yang terdampak kejadian di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karo Berastagi Sempajaya, Sumatra Utara telah dipulangkan dari rumah sakit.
Data tersebut tertuang dalam Nota Dinas KPPG Medan Nomor ND-335/06.01.01/08/2026/KPPG yang ditandatangani Kepala KPPG Medan, Donal Simanjuntak, pada 14 Agustus 2026.
1. Sebanyak 110 orang masih menjalani rawat inap di lima rumah

256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut) Berdasarkan rekapitulasi penanganan pasien, sebanyak 110 orang masih menjalani rawat inap di lima rumah sakit. Sementara dua orang dirujuk ke rumah sakit lain.
"Rinciannya, RS Efarina Etaham menangani 101 pasien dengan 39 orang sudah dipulangkan dan 61 masih rawat inap. RSU Kabanjahe menangani 35 pasien dengan 32 orang pulang dan 2 masih dirawat. RS Amanda Raya menangani 212 pasien dengan 166 orang pulang dan 46 masih dirawat. RS Mina Kabanjahe menangani 5 pasien yang seluruhnya telah pulang. RS Yoreskitha menangani 1 pasien yang masih rawat inap," kata Kepala KPPG Medan, Donald Simanjuntak.
2. Ada dua nama pasien yang dirujuk ke Medan

256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut) Ada dua pasien juga dirujuk. Atas nama Inka Kristi Br Ginting dengan riwayat epilepsi dirujuk ke RS Bina Kasih Medan.
Sementara Krismas Dayanti Br Silhite dengan keluhan sakit perut dan mual dirujuk ke RS Haji Medan.
3. Kondisi korban membaik

256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut) Sementara itu Kasubag Tata Usaha KPPG Medan, Erdianta Sitepu, menjelaskan kondisi para korban saat ini sudah mulai membaik dan berangsur dipulangkan dari rumah sakit.
"KPPG Medan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan melaporkan ke BGN mengenai perkembangan situasi," ujar Erdianta.
Ia menambahkan, KPPG telah menugaskan piket jaga dari Staf PPPK BGN sumber SPPI di setiap rumah sakit tempat korban dirawat.
"Kami menugaskan sebagai PIC Komunikasi kami dengan keluarga korban," kata Erdianta.
Peristiwa di SPPG Karo Berastagi Sempajaya tersebut hingga kini masih dalam penanganan dan pemantauan oleh Badan Gizi Nasional.


















