Judi Online Nextplay88, Polisi Tangkap CEO di Jakarta

Polda Sumatera Utara membongkar jaringan situs judi online Nextplay88 dan menetapkan MA serta DH sebagai tersangka.
Penyelidikan berawal dari patroli siber yang mengarah ke lokasi di Medan dan Tebing Tinggi.
MA ditangkap di Jakarta pada 24 September 2026 dan dibawa ke Polda Sumatera Utara untuk menjalani proses hukum.
Medan, IDN Times – Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara membongkar jaringan judi online yang menggunakan situs bermerek “Nextplay88” dan menetapkan dua warga sipil, MA dan DH, sebagai tersangka.
MA disebut sebagai pemilik situs, sedangkan DH berperan sebagai pihak yang turut serta dalam jaringan tersebut.
1. Patroli siber mengarah ke dua lokasi di Medan dan Tebingtinggi

ilustrasi judi online (unsplash.com/Niek Doup) Direktur Reserse Siber Polda Sumut Kombes Pol Bayu Wicaksono mengatakan kasus tersebut terungkap setelah tim mendeteksi aktivitas perjudian melalui patroli siber. Penyelidikan kemudian mengarah ke dua lokasi yang disebut menjadi tempat kejadian perkara, yakni Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, dan Kelurahan Bandarutama, Kecamatan Tebingtinggi, Kota Tebingtinggi.
"Jadi rekan-rekan, seperti yang disampaikan Pak Kabid Humas, memang ada dua TKP penangkapan. Dua TKP kejadian sebenarnya, kejadian tempat terjadinya perkara. Yang pertama itu di Medan, Kota Medan, tepatnya adalah di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Dan yang kedua di Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi, Kota Tebing Tinggi," ujar Bayu, Kamis (1/10/2026).
Bayu menjelaskan, tim kemudian melakukan penyelidikan terhadap aktivitas situs “Nextplay88”. Dari pengembangan tersebut, penyidik mengidentifikasi DH yang terdeteksi beroperasi di wilayah Kota Tebing Tinggi.
2. Polisi lebih dulu menangkap DH sebelum memburu MA

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti) Setelah DH ditangkap, penyidik mengembangkan pemeriksaan untuk mengetahui keberadaan MA yang disebut sebagai pemilik situs judi online tersebut. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di kediaman MA di Kota Medan, tetapi tersangka tidak berada di lokasi.
"Di Medan di sini, kita berhasil melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap istri daripada MA, ya. Istri daripada MA dulu, ya. Namun, setelah kita lakukan penggeledahan atau pencarian kepada si MA ini, MA ini tidak berada di tempat," kata Bayu.
Petugas hanya menemukan istri MA di rumah dan memeriksanya sebagai saksi dalam perkara tersebut. Pencarian kemudian dikembangkan ke Desa Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi, dan polisi menangkap DH yang disebut merupakan rekanan MA.
3. MA ditangkap di Jakarta setelah polisi melakukan profiling

Ilustrasi penangkapan seorang tersangka menggunakann borgol di tangannya (Foto: IDN Times/Halbert Caniago) Dalam pengembangan kasus, penyidik mengetahui MA berupaya melarikan diri ke Jakarta Pusat. Tim Ditressiber Polda Sumut kemudian melakukan profiling dan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan tersangka tersebut.
MA akhirnya ditangkap pada 24 September 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di Jakarta. Setelah ditangkap, ia dibawa ke Polda Sumatera Utara untuk menjalani proses hukum.
"Kita tangkap di Jakarta, MA selaku CEO situs judi online tersebut, ini kita lakukan penangkapan, selanjutnya kita bawa ke Polda Sumatera Utara. Dan penangkapan yang dilakukan oleh tim daripada Dit Ressiber ini juga dibantu oleh tim daripada Dit Ressiber Polda Metro Jaya," ujar Bayu.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















