Tim Pesparawi Sumut Tertahan di Manokwari Gegara Biro Kesra

- Gubernur Sumut Bobby Nasution memastikan kontingen Pesparawi Sumut yang tertahan di Manokwari akan dipulangkan ke Medan dengan penerbangan tambahan dari maskapai Lion Group.
- Bobby mengakui keterlambatan kepulangan terjadi akibat kesalahan administrasi Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut yang tidak menyiapkan tiket pulang sejak awal.
- Pemprov Sumut menalangi biaya tambahan karena anggaran awal tidak mencukupi akibat kenaikan harga tiket, demi memastikan seluruh kontingen bisa pulang dengan aman dan nyaman.
Medan, IDN Times - Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution memastikan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi atau Pesparawi Sumut yang sempat tertahan di Manokwari, Papua Barat, akan dipulangkan ke Medan. Pemprov Sumut menyiapkan penerbangan tambahan atau extra flight untuk membawa pulang seluruh kontingen.
Kepastian itu disampaikan Bobby setelah unggahan di media sosial terkait kontingen Pesparawi Sumut yang terkendala tiket kepulangan menjadi viral. Kontingen dijadwalkan pulang ke Medan pada Rabu (1/7/2026).
1. Bobby sebut kontingen akan pulang dengan extra flight

Bobby mengatakan Pemprov Sumut telah menyiapkan solusi agar kontingen bisa segera kembali ke Sumatera Utara. Penerbangan tambahan itu disiapkan melalui maskapai Lion Group.
"Jadi solusinya, besok pagi mereka akan pulang. Kita siapkan penerbangan extra flight dari maskapai Lion Group, sehingga mereka bisa langsung terbang dari Papua ke Medan," kata Bobby kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (30/6/2026).
2. Bobby akui ada kesalahan administrasi di Biro Kesra

Bobby menjelaskan, kendala kepulangan kontingen terjadi karena kesalahan dalam pengelolaan administrasi perjalanan yang ditangani Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut. Ia menyebut sebelumnya sudah mengingatkan agar tiket pulang disiapkan sejak awal.
"Itu memang kesalahan dari Kesra. Sebelum mereka berangkat sebenarnya saya sudah mengingatkan saat audiensi agar tiket pulang dipersiapkan sejak awal," ujarnya.
3. Pemprov Sumut talangi kebutuhan tiket kepulangan

Menurut Bobby, anggaran yang semula disiapkan untuk kepulangan kontingen tidak lagi mencukupi karena adanya kenaikan harga tiket pesawat. Kondisi itu membuat proses pemesanan tiket mengalami kendala.
"Karena kita tahu anggaran yang mereka siapkan awalnya cukup, tetapi terjadi kenaikan harga tiket pesawat sehingga anggarannya tidak mencukupi," katanya. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Sumut menyiapkan pembiayaan tambahan. "Pemprov Sumut akan menalangi kebutuhan tiket kepulangan mereka sehingga seluruh kontingen bisa pulang dengan aman dan nyaman," ujar Bobby.


















