Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Dipaksa Curi Emas Orangtua

- Seorang anak berkebutuhan khusus di Deli Serdang diduga dipengaruhi dua tetangganya untuk mengambil emas milik orangtuanya senilai sekitar Rp140 juta.
- Korban disebut mengalami intimidasi dan kekerasan fisik berupa sulutan rokok serta sayatan silet setelah diminta mengambil perhiasan dari lemari ibunya.
- Dua terduga pelaku telah diamankan Polsek Sunggal, sementara penyidik menyatakan berkas perkara masih berjalan dan proses hukum akan diselesaikan secara profesional.
Deli Serdang, IDN Times - Seorang anak berkebutuhan khusus di Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, diduga dipengaruhi dua orang tetangganya untuk mengambil emas milik orangtuanya. Perhiasan keluarga itu raib dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp140 juta.
Kuasa hukum keluarga korban, Michael A Sihombing, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/6/2026). Dua terduga pelaku masing-masing berinisial MT (24) dan FK (17).
1. Terduga pelaku disebut bermain di rumah korban sebelum emas raib

Michael menjelaskan, kedua terduga pelaku merupakan tetangga korban. Saat kejadian, mereka disebut sedang bermain bersama anak SM (47) di rumah korban.
"Pelaku dan korban itu tetangga. Malam kejadian, pelaku bermain di rumah korban," kata Michael kepada awak media, Selasa (30/6/2026).
2. Korban diduga diintimidasi dan dianiaya

Menurut Michael, anak SM kemudian dipengaruhi untuk mengambil emas dari lemari kamar ibunya. Terduga pelaku disebut mengiming-imingi korban dengan pembagian hasil penjualan perhiasan tersebut.
"Mirisnya, korban mendapatkan intimidasi serta penganiayaan berupa sulutan rokok dan sayatan silet di tubuhnya," ungkap Michael.
3. Polisi sebut berkas perkara masih berjalan

Setelah kejadian, korban mengadu kepada orangtuanya. Keluarga kemudian mendatangi rumah terduga pelaku hingga akhirnya dua orang tersebut dibawa ke Polsek Sunggal.
Michael menyebut barang bukti yang ditemukan baru berupa dua emas dalam bentuk gelang dan cincin.
"Untuk barang bukti, hanya ada dua emas dalam bentuk gelang dan cincin. Selain itu katanya masih disimpan tapi gak tahu dimana," sambungnya.
Ia juga menyayangkan kedua terduga pelaku kini ditangguhkan. Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Herman mengatakan laporan keluarga korban telah diterima penyidik.
"Benar sudah ada dua ditangkap kemarin. Pastinya berkas perkara masih berlangsung dan kami akan menyelesaikan kasus ini secara profesional," sebut Herman


















