Comscore Tracker

BI Aceh Sediakan Rp2,8 Triliun untuk Lebaran, Ada 125 Lokasi Tukar

Siagakan mobil kas keliling

Banda Aceh, IDN Times - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh bekerja sama dengan seluruh perbankan yang ada di Tanah Rencong menggelar Serambi Rupiah Ramadan dalam rangka menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Mengusung tema “Belanja Bijak dan Rawat Rupiah”, pembukaan kegiatan yang difokuskan dalam layanan penukaran uang pecahan kecil kepada masyarakat tersebut dilakukan di halaman parkir Barata, Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa (12/4/2022).

Selain Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Achris Sarwani, juga turut hadir seluruh pimpinan perbankan di Aceh, pimpinan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), dan pimpinan PT Pos Indonesia.

1. BI mengajak masyarakat berperilaku belanja bijak

BI Aceh Sediakan Rp2,8 Triliun untuk Lebaran, Ada 125 Lokasi TukarKepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Achris Sarwani. (Dokumentasi Perwakilan BI Provinsi Aceh untuk IDN Times)

Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Achris Sarwani mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah dalam jumlah yang cukup, jenis pecahan sesuai, dan kondisi yang layak edar.

“Dan sebagaimana tema kegiatan, BI juga mengajak masyarakat untuk berperilaku belanja bijak sesuai kebutuhan, berhemat, dan merawat upiah guna mendorong kesadaran masyarakat untuk semakin cinta, bangga, dan paham rupiah,” kata Sarwani, dalam keterangan tertulis, pada Selasa (12/4/2022).

Baca Juga: Kecelakaan di Aceh, Eks PSMS dan PSIS Meninggal Dunia

2. Sediakan 125 lokasi layanan penukaran uang

BI Aceh Sediakan Rp2,8 Triliun untuk Lebaran, Ada 125 Lokasi TukarIlustrasi Uang Rupiah (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Guna memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh menyambut Ramadan, BI beserta perbankan se-Aceh dan PT Pos Indonesia menyediakan layanan penukaran uang di seluruh wilayah provinsi paling barat Indonesia dalam periode 4-29 April 2022.

“Masyarakat dapat langsung mendatangi layanan penukaran uang terdekat yang tersebar di 125 jaringan kantor cabang dari 13 perbankan syariah dan dua BPRS di seluruh Aceh serta satu Kantor Pos Indonesia,” ujar Sarwani.

3. Mobil kas keliling kembali diaktifkan usai dua tahun vakum

BI Aceh Sediakan Rp2,8 Triliun untuk Lebaran, Ada 125 Lokasi TukarIlustrasi uang tunai baru (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Selain itu, Sarwani menyampaikan, masyarakat juga bisa melakukan penukaran uang melalui layanan kas keliling BI dan perbankan yang kembali hadir setelah vakum dua tahun akibat pandemi.

“Penukaran uang di Mobil Kas Keliling BI mulai tanggal 11 sampai dengan 28 April 2022 di Halaman Parkir Barata, Banda Aceh,” kata kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh itu.

Guna menghindari kerumunan, masyarakat diharapkan memesan penukaran terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id) sebelum hadir ke lokasi kas keliling.

4. Respon kebutuhan jelang Idul Fitri, BI di Aceh sediakan Rp2,8 triliun uang tunai

BI Aceh Sediakan Rp2,8 Triliun untuk Lebaran, Ada 125 Lokasi TukarIlustrasi Uang Rupiah (ANTARA FOTO/ M RISYAL HIDAYAT)

BI dan Perbankan se-Aceh berkomitmen untuk meningkatkan layanan sistem pembayaran tunai untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang di masyarakat menyambut Ramadan dan Idulfitri 1443 Hijriah. Hal ini sejalan dengan proyeksi peningkatan aktivitas ekonomi dan pembayaran di tengah kondisi pandemi yang semakin terkendali.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dan Bank Indonesia Lhokseumawe dikatakan Sarwani, telah menyediakan uang tunai sebesar Rp2,8 triliun sebagai respon atas kebutuhan uang dari Perbankan se-Aceh menjelang hari raya Idulfitri.

“Jumlah tersebut belum termasuk kebutuhan masyarakat untuk penukaran uang pecahan kecil,” ucapnya.

Selain menyiapkan uang tunai, BI juga terus mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara non tunai, antara lain QRIS, uang elektronik, BI-FAST, dan digital banking, yang dapat meminimalisir kontak fisik dalam bertransaksi.

Baca Juga: Fakta Dokter Bahrul Dipecat RS, Sebut 4 Bulan Insentif Belum Dibayar

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya