Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Begini Kondisi Terkini 3 Siswa Korban Keracunan MBG Karo di RSU Haji Medan
256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut)
  • Tiga siswa korban dugaan keracunan MBG di Karo dirawat di RSU Haji Medan; kondisi mereka membaik, dengan pasien PICU mulai dipindahkan ke ruang rawat biasa.

  • Para pasien mengalami gangguan pencernaan seperti sakit perut, kembung, diare atau sembelit; sebagian juga mendapat penanganan psikologis akibat trauma setelah kejadian.

  • Sebanyak 353 siswa dari lima sekolah dilaporkan terdampak; BGN menduga masalah penanganan ikan, menutup dapur terkait, dan mencopot kepala SPPG.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sebelumnya

Sebanyak 353 siswa dari lima sekolah di Kabupaten Karo dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG. BGN menutup dapur, mencopot kepala SPPG, dan menyatakan akan membuka hasil investigasi secara transparan.

14 Agustus 2026

Krismas Dayanti menjadi pasien pertama yang dirujuk dari Kabupaten Karo ke RSU Haji Medan. Ia tiba dalam keadaan lemas, nyaris mengalami penurunan kesadaran, dan mengalami nyeri perut hebat.

kemarin

RSU Haji Medan menerima Febiona boru Purba sebagai pasien rujukan dari RS Efarina Etaham Karo setelah sakit perutnya kembali muncul. Pada hari yang sama, Anna Karina boru Karo dirujuk dari RS Amanda Berastagi dan dirawat di ruang anak karena kondisinya lebih stabil.

21 Agustus 2026

RSU Haji Medan menyatakan kondisi pasien membaik. Pasien yang sebelumnya dirawat di PICU telah dipindahkan ke ruang rawat inap biasa.

kini

Tiga siswa korban dugaan keracunan MBG menjalani perawatan di RSU Haji Medan. Sebagian pasien juga mendapat penanganan psikologis akibat trauma.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tiga siswa korban dugaan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Karo dirawat di RSU Haji Medan. Kondisi mereka dilaporkan membaik, dengan keluhan utama gangguan pencernaan.
  • Who?
    Krismas Dayanti, 18 tahun; Febiona boru Purba, 16 tahun; dan Anna Karina boru Karo menjalani perawatan. RSU Haji Medan menangani mereka, sementara BGN menutup dapur dan mencopot kepala SPPG.
  • Where?
    Ketiga siswa dirawat di RSU Haji Medan, Sumatra Utara. Mereka sebelumnya dirujuk dari fasilitas kesehatan di Kabupaten Karo, termasuk RS Efarina Etaham Karo dan RS Amanda Berastagi.
  • When?
    Krismas dirujuk pada 14 Agustus 2026. Perkembangan kondisi pasien disampaikan RSU Haji Medan pada Jumat, 21 Agustus 2026. Febiona dan Anna diterima rumah sakit pada hari yang sama setelah rujukan.
  • Why?
    Para siswa mengalami sakit perut, kembung, diare atau sembelit, rasa begah, dan lemas setelah mengonsumsi menu MBG. Penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan oleh Dinas Kesehatan Provinsi.
  • How?
    Dua pasien sempat dirawat di PICU dan satu pasien di ruang rawat anak. Hingga saat ini, pasien telah keluar dari PICU ke rawat inap biasa. Sebagian siswa juga dikonsultasikan kepada psikiater untuk penanganan trauma.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tiga kakak siswa dari Karo sakit perut setelah makan makanan MBG. Mereka dirawat di RSU Haji Medan. Krismas, Febiona, dan Anna merasa lemas, kembung, diare, atau susah buang air. Sekarang mereka mulai membaik dan dirawat di kamar biasa. Banyak siswa lain juga dilaporkan sakit. Penyebabnya masih diperiksa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perkembangan kondisi tiga siswa yang mulai membaik mencerminkan adanya penanganan medis berkelanjutan, termasuk pengawasan intensif dan dukungan psikologis bagi pasien yang mengalami trauma. Di saat yang sama, penutupan dapur terkait, pencopotan penanggung jawab, serta komitmen membuka hasil investigasi menunjukkan adanya respons yang tegas dan terbuka terhadap insiden tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Tiga dari 353 siswa yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum RSU Haji Medan.

Dari tiga siswa tersebut, dua orang dirawat di Pediatric Intensive Care Unit PICU, sedangkan satu lainnya menjalani perawatan di ruang rawat inap anak.

Kepala Instalasi Humas dan Pelayanan Pengaduan RSU Haji Medan, Arfan Ansari, mengatakan kondisi sejumlah pasien mulai menunjukkan perbaikan meski masih membutuhkan pengawasan medis.

"Info terakhir pasien sudah keluar dari ruangan PICU dan sudah dirawat di ruangan rawat inap biasa dan kondisi membaik," katanya pada IDN Times, Jumat (21/8/2026).

1. Kronologi tiga pasien rujukan

256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut)

Ketiga pasien tersebut yakni Krismas Dayanti, Febiona, dan Anna Karina Karo. Krismas merupakan pasien pertama yang dirujuk dari Kabupaten Karo pada 14 Agustus 2026.

Menurutnya, para pasien pada saat datang dengan kondisi yang lemas. Artinya, hampir terjadi penurunan kesadaran, dan memang mengalami sakit yang sangat hebat di sekitar perut.

Sedangkan, kondisi Krismas kini disebut telah membaik dan direncanakan dipindahkan dari PICU ke ruang perawatan biasa.

RSU Haji Medan kemudian menerima pasien lain bernama Febiona boru Purba yang sebelumnya mendapat perawatan di RS Efarina Etaham Karo. Menurut informasi yang diterima rumah sakit, Febiona sempat diperbolehkan pulang. Namun, keluhan sakit pada bagian perut kembali muncul sehingga ia akhirnya dirujuk ke RSU Haji Medan.

Kemudian juga pihak RSU Haji Medan menerima pasien rujukan atas nama Febiona boru Purba dari Rumah Sakit Efarina Etaham Karo. Sebelumnya, pasien sudah sempat pulang ke rumah, tapi mengalami sakit lagi di perutnya dan sempat dirawat di PICU.

Pada hari yang sama, rumah sakit juga menerima pasien bernama Anna Karina boru Karo yang dirujuk dari Rumah Sakit Amanda Berastagi. Anna tidak menjalani perawatan di PICU karena kondisinya dinilai lebih stabil.

"Kini para pasien sudah membaik," ungkap Arfan.

2. Keluhan gangguan pencernaan dan dampak psikologis

256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut)

Arfan menjelaskan, ketiga pasien menunjukkan keluhan yang hampir serupa berupa gangguan pada sistem pencernaan. Gejalanya antara lain sakit perut, perut kembung, diare atau sembelit, serta rasa begah.

Saat ditanya apakah kondisi tersebut dapat dikategorikan sebagai keracunan makanan, pihak rumah sakit belum memberikan kesimpulan secara pasti.

"Kalau yang dialami pasien ya seperti keracunan makan," tuturnya.

Selain mengalami gangguan fisik, pihak rumah sakit juga menemukan adanya dampak psikologis pada sejumlah siswa. Beberapa pasien disebut mengalami trauma setelah mengingat kembali kejadian saat mereka menyantap makanan MBG.

Rumah sakit kemudian mengonsultasikan sebagian pasien kepada dokter spesialis kedokteran jiwa untuk mendapatkan penanganan psikologis.

"Untuk penaganan psikologis aman," ucapnya.

Menurut Arfan, trauma tersebut terlihat ketika para siswa kembali mengingat pengalaman saat makan sebelum mengalami gangguan kesehatan.

3. Total sebanyak 353 siswa mengalami keracunan makanan

256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut)

Sebelumnya, sebanyak 353 siswa dari lima sekolah di Kabupaten Karo dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG.

Kepala Badan Gizi Nasional BGN Sudaryono sebelumnya menyebut dugaan penyebab mengarah pada penanganan bahan makanan, khususnya ikan yang tidak disimpan di dalam freezer selama 10–12 jam.

"Ikan basah tidak ditaruh ke dalam freezer, itu suatu kebodohan dan kelalaian. Kami sudah menutup dapur dan mencopot kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG," tegasnya.

BGN juga menyatakan akan membuka hasil investigasi kasus tersebut secara transparan. Sudaryono menegaskan pengelolaan bahan makanan harus dilakukan secara disiplin agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article