Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Selat Hormuz Ditutup, Antrean Panjang BBM di Aceh Tengah-Bener Meriah
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Medan, IDN Times- Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai terjadi di SPBU-SPBU di Kabupaten Aceh Tengah hingga Kabupaten Bener Meriah. Hal ini menyusul kekhawatiran langkanya BBM karena perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang terjadi sejak 28 Februari 2026.

Diketahui Iran menutup akses Selat Hormuz yang menjadi jalur distribusi minyak dunia, sehingga dikhawatirkan pasokan minyak terganggu. Termasuk di Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, stok BBM di Indonesia hanya cukup sampai 20 hari.

1. Bupati sebut ada kapal yang baru bersandar untuk distribusi BBM

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Dari video-video viral media sosial, antrean di sejumlah SPBU Aceh Tengah bahkan sejak Subuh. Selain itu dari laporan warga di sejumlah media sosial, beberapa mendapati harga eceran mencapai Rp30 ribu per liter. Salah satunya di Jembatan Bale.

Menanggapi itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menenangkan warga. Dia meminta warga tidak panik karena stok BBM masih aman sampai Idul Fitri.

"Segenap warga Aceh Tengah, terkait persediaan BBM, berdasar informasi dari SBM Aceh II Fuel Terminal Pertamina Patra Niaga. Terdapat kapal yang baru bersandar memenuhi kebutuhan BBM untuk Hari Raya Idul Fitri 1447 H," kata Ismail.

2. Haili minta masyarakat tidak panic buying

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga saat memantau warga di pengungsian (dok.Humas Aceh Tengah)

Menurutnya dari informasi dari Pertamina, untuk wilayah distribusi Lhokseumawe termasuk Aceh Tengah stok BBM jenis Pertamax, 1.340.000 liter, Pertalite 4.360.000 liter, dan Solar 2.300.000 liter.

"Insya Allah BBM dalam kondisi aman. Diharapkan masyarakat tidak perlu panic buying, karena distribusi BBM ke Aceh Tengah akan dilakukan setiap hari," ucapnya.

3. Polisi di Bener Meriah lakukan pengamanan ketat di SPBU yang terdapat antrean

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Sementara Kapolres Bener Meriah Aris Cai Dwi Susanto mengatakan pihaknya sudah mengamankan antrean yang terjadi sejumlah SPBU Bener Meriah dan Pertashop, Kamis (5/3/2026). Kondisi ini menyebabkan kemacetan di beberapa titik.

"Sejak kemarin kami memonitor ada antrean panjang yang menyebabkan kemacetan di sejumlah SPBU. Untuk itu kami menempatkan personel di sejumlah titik untuk pengamanan," kata Aris.

Ia juag meminta masyarakat tidak panik dan tidak melakukan penimbunan BBM. "Mari kita doakan situasi perang di Timur Tengah segera berakhir agar dunia kembali damai. Kita mengimbau masyarakat tenang," ucapnya.

Editorial Team