Ilustrasi SPPG di Kabupaten Majalengka (inin nastain/IDN Times/
Bobby mengatakan SPPG tersebut telah mendapatkan surat pemberhentian sementara atau suspend dari BGN. Diketahui, nama SPPG yang diduga menjadi penyebab keracunan itu, dikelola oleh Yayasan Manunggal Kartika Jaya (MKJ). SPPG itu beriri di atas asset Kodim 0205/Tanah Karo.
"Setahu saya hari ini dari BGN sudah memberikan surat pemberhentian sementara. Surat suspend. Pemberhentian SPPG yang sementara," ujar Bobby.
Sementara itu, makanan yang dikonsumsi para siswa telah dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Bobby menyebut pemeriksaan mencakup aspek toksikologi biologis dan mikrobiologi.
"Belum, kan hasil labnya tadi ada yang toksi biologis dan mikrobiologi," katanya.
Bobby mengatakan hasil pemeriksaan membutuhkan waktu berbeda. Pemeriksaan tertentu disebut dapat selesai dalam satu hari, sedangkan analisis lainnya membutuhkan waktu hingga dua hari.
"Pokoknya waktunya ada yang satu hari. Yang paling lama itu penelahannya nanti dua hari," ujar Bobby.
Ia meminta dugaan sumber makanan yang menyebabkan kejadian tersebut tidak disimpulkan lebih dahulu sebelum hasil laboratorium ke luar.