Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

SPPG Langsung Kena Sanksi Pasca 256 Siswa di Karo Keracunan MBG

Kota Medan
SPPG Langsung Kena Sanksi Pasca 256 Siswa di Karo Keracunan MBG
256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut)
  • Sebanyak 256 siswa di Kabupaten Karo dirawat setelah diduga keracunan makanan program MBG dari SPPG Karo Berastagi Sempajaya pada 13 Agustus 2026.
  • Gejala muncul sekitar setengah jam setelah makanan dikonsumsi; laporan awal berasal dari SMA Swasta Bersama dan SMA Negeri 1 Berastagi, dengan 1.982 siswa terdampak kontaminasi pangan.
  • KPPG Medan mensuspensi dapur penyedia, sementara sampel makanan diperiksa laboratorium dan penerima manfaat akan dialihkan ke SPPG lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times - Sebanyak 256 siswa di Kabupaten Karo dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas setelah diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (13/8/2026). Kejadian fatal ini berasal dari layanan SPPG Karo Berastagi Sempajaya.

Hal tersebut tertuang dalam Nota Dinas Nomor ND-324/06.01.01/08/2026/KPPG yang dikeluarkan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan pada 13 Agustus 2026.

  1. 1. Setelah semua siswa makan dari ompreng langsung gejala alami keracunan

    IMG_20260813_193054.jpg
    256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut)

    Berdasarkan nota dinas tersebut, makanan dimasak dalam dua sesi pada pukul 00.00 WIB dan 02.00 WIB. Tes organoleptik dilakukan pukul 08.30 WIB oleh ahli gizi dan relawan.

    Laporan pertama kejadian luar biasa (KLB) diterima dari SMA Swasta Bersama pada jam pengantaran 11.30 WIB. Sementara untuk SMA Negeri 1 Berastagi, yang merupakan sekolah pengantaran terakhir pada pukul 13.00 WIB, baru melaporkan kejadian pertama kali pada pukul 13.30 WIB.

    "Setelah semua siswa makan ompreng langsung gejala keracunan terjadi. Dengan kondisi semua ompreng sudah dikonsumsi oleh siswa. Kurang lebih setengah jam, reaksi keracunan terjadi," demikian tertulis dalam nota dinas yang ditandatangani Kepala KPPG Medan Donal Simanjuntak.

  2. 2. Rincian korban dan lokasi perawatan

    IMG_20260813_193038.jpg
    256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut)

    Total penerima manfaat SPPG Karo Berastagi Sempajaya berjumlah 2.997 orang, terdiri dari siswa TK, SD, SMP, SMA, SMK, serta kelompok Balita, Bumil, dan Busui (B3).

    Dari jumlah itu, sebanyak 1.982 siswa dari dua sekolah mengalami kontaminasi pangan, yaitu SMA Negeri 1 Berastagi sebanyak 1.425 orang dan SMA Swasta Bersama Berastagi sebanyak 557 orang.

    Sebanyak 256 orang dirawat di empat fasilitas kesehatan:

    RSUD Kabupaten Karo 28 orang, RSU Amanda 122 orang, RS Efarina Etaham 81 orang, dan Puskesmas Berastagi 21 orang.

  3. 3. KPPG Medan menerbitkan sanksi dapur SPPG

    IMG_20260813_193114.jpg
    256 Siswa di Karo Dirawat Diduga Keracunan MBG (Dok. KPPG Sumut)

    Menu makanan yang disajikan pada hari kejadian terdiri dari nasi putih, ikan dencis botan, tahu asam manis, tumis kol dan wortel, ebi, serta buah melon.

    Sampel makanan telah diambil oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Karo untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan di Medan.

    Sebagai langkah awal, KPPG Medan menerbitkan nota dinas untuk suspensi dapur penyedia. Pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap SPPG, ahli gizi, akuntan, dan mitra terkait.

    "Penerima manfaat yang sebelumnya diberikan oleh SPPG itu, nanti akan dialihkan ke SPPG lain. Jadi jangan sampai ketika yang disuspensi, penerima manfaat menjadi tidak terima lagi ke depan," ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha KPPG Medan Erdianta Sitepu sebelumnya.

    Hingga berita ini diturunkan, hasil laboratorium terkait penyebab keracunan masih menunggu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More