Kebakaran Pabrik Sandal di Medan Akhirnya Padam, 4 Armada Masih Berjaga

Medan, IDN Times - Kebakaran hebat yang melahap habis pabrik sandal di Medan Deli, Kota Medan, pada akhirnya dinyatakan padam seutuhnya oleh Pemadam Kebakaran. Total lebih dari 1 hari petugas Damkar berjibaku menjinakkan api hingga melibatkan puluhan mobil armada.
90 persen bangunan PT Garuda Mas Perkasa itu ludes dilahap api yang berkobar terus-menerus. Bahan baku karet yang banyak berada di gudang, disebut menjadi pemantik sehingga api cepat merembet.
1. Damkar menyatakan api sudah padam di pabrik sandal Medan Deli

Plt. Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengonfirmasi bahwa api sudah berhasil dipadamkan. Total lebih dari 30 jam pihaknya berjibaku memadamkan api tanpa henti.
"Tadi pagi hari Kamis (29/1/2026) subuh pukul 4 api sudah padam," kata Wandro kepada IDN Times.
Ia menjelaskan bahwa bangunan pabrik yang mengalami kebakaran total seluas 3 hektare. Dari informasi yang diperoleh, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran hebat ini.
"Kerugian belum dapat ditaksir. Dugaan penyebab kebakaran juga dalam penyelidikan," lanjutnya.
2. Pemadaman menghabiskan 1 juta liter air di lahan seluas 3 hektare

Wandro mengatakan bahwa pihaknya dalam memadamkan api menghabiskan total 1,3 juta liter air. Total armada yang turun bahkan mencapai puluhan.
"Damkar Medan total 20 unit yang turun. Ada pula unit bantuan dari PT. Sari Incofood 1 unit, Damkar Deli Serdang 4 unit, Damkar Binjai 1 unit, Damkar Pemprovsu 2 unit, Water Canon Brimob 2 unit. Ada pula beko dari PT Garuda Mas Perkasa 2 unit, dan PT Industri Karet Deli 1 unit," rinci Wandro.
Ia tak menepis bahwa selama lebih dari 30 jam proses pemadaman, pihaknya kerap mengalami kendala. Salah satunya ialah banyaknya bahan baku karet di pabrik sandal itu.
"Kendala pemadaman antara lain karena banyaknya bahan karet yang mudah terbakar, terus luas kebakaran yang mencapai 3 hektar terdiri dari dua area gedung, hingga material bangunan yang mudah runtuh menyulitkan petugas melakukan pemadaman," jelasnya.
3. Empat armada masih ditugaskan berjaga

Meskipun api sepenuhnya dinyatakan padam, namun sampai saat ini Damkar masih berjaga. Hal ini sebagai antisipasi jika api kembali muncul.
"Armada dan personel masih antisipasi di lokasi titik api dari timbunan karet yang terbakar. Total ada 4 unit mobil Damkar stand by," pungkas Wandro.

















