Harga Emas di Aceh Rp10,1 Juta Per Mayam, Sehari Naik Rp700 Ribu

Banda Aceh, IDN Times - Penjual emas di Pasar Aceh, Kota Banda Aceh, mengatakan harga logam mulia mengalami kenaikan sangat signifikan dalam waktu satu hari atau mulai 28 ke 29 Januari 2026.
Emas saat ini berada di angka Rp10.100.000 per mayam sudah termasuk ongkos pembuatan yang dibanderol harga maksimal Rp200.000 per mayam.
1. Naik hingga Rp700.000 per mayam

Seorang penjual emas di Pasar Aceh, Daffa, mengatakan harga emas hari ini berada di angka Rp9.900.000 rupiah per mayam belum termasuk ongkos pembuatan, pada Kamis (29/1/2026).
Harga tersebut mengalami kenaikan signifikan dari sebelumnya yang hanya Rp9.250.000 per mayam pada Rabu (28/1/2026).
“Berarti per mayamnya itu ada mengalami kenaikan sekira 700.000 rupiah per hari,” kata Daffa.
Meski demikian, kata Daffa, daya beli masyarakat terhadap logam mulia masih tinggi, yakni 95 persen membeli dan lima persen menjual.
2. Kondisi geopolitik dunia pengaruhi kenaikan harga emas

Dia mengatakan kondisi geopolitik dunia khususnya konflik antara Amerika Serikat dengan Iran menjadi salah satu faktor yang paling mempengaruhi harga logam mulia tersebut naik.
Bahkan, diprediksikan harga emas akan terus meningkat bila dua negara tersebut masih bersitegang.
“Prediksi ke depan diperkirakan harga emas dapat tembus hingga 12.000.000 rupiah per mayam,” ujarnya.
3. Harga Antam Rp3.580.000 per gram

Sehubungan dengan itu, untuk harga emas Antam di Pasar Aceh berada di angka Rp3.580.000 per gram. Kemudian untuk jenis emas 16 karat dijual Rp2.300.000 per gram dan 17 karat Rp2.700.000 per gram.


















