Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Buntut Keracunan MBG di Karo, BGN Ajukan Pemecatan Kepala SPPG
Kepala BGN Sudaryono (IDN Times/Aryodamar)
  • BGN mengajukan pemecatan tidak hormat terhadap Kepala SPPG Karo Berastagi Sempajaya dan menjatuhkan suspensi berat pada dapur terkait.
  • Ratusan pelajar mengalami keracunan setelah menyantap MBG di SMA Negeri 1 Berastagi.
  • Korban di RSU Haji Medan dilaporkan membaik, sementara penyebab keracunan masih diinvestigasi tim gabungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kamu dengan pengajuan PDTH Kepala SPPG Karo?
Vote Now
13/8/2026

Kasus keracunan MBG terjadi di SMA Negeri 1 Berastagi.

16/8/2026

Sudaryono menyampaikan pengajuan pemecatan tidak hormat terhadap Kepala SPPG setelah menjenguk salah satu korban di RSU Haji Medan.

kini

SPPG Karo Berastagi Sempajaya masih dalam proses investigasi tim gabungan. Korban yang dirawat disebut terus membaik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kamu dengan pengajuan PDTH Kepala SPPG Karo?
Vote Now
  • What?
    BGN mengajukan pemecatan tidak hormat Kepala SPPG dan mensuspensi dapur SPPG Karo Berastagi Sempajaya setelah ratusan pelajar mengalami keracunan MBG.
  • Who?
    BGN, Sudaryono, Kepala SPPG Karo Berastagi Sempajaya Eky Faisal Zendrato, serta pelajar SMA Negeri 1 Berastagi terlibat dalam kejadian ini.
  • Where?
    Kejadian keracunan berlangsung di SMA Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara. Salah satu korban dirawat di RSU Haji Medan.
  • When?
    Keracunan terjadi pada Kamis (13/8/2026). Sudaryono menyampaikan keputusan setelah menjenguk korban pada Minggu (16/8/2026).
  • Why?
    Sanksi diberikan setelah ratusan pelajar mengalami keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis. Penyebab pasti masih menunggu hasil investigasi tim gabungan.
  • How?
    BGN mengajukan PDTH melalui badan kepegawaian negara atas status ASN Kepala SPPG dan menjatuhkan suspensi berat kepada dapur terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kamu dengan pengajuan PDTH Kepala SPPG Karo?
Vote Now

Banyak pelajar sakit setelah makan MBG di SMA Negeri 1 Berastagi. BGN mau memecat Kepala SPPG dan dapurnya disuspensi. Pak Sudaryono menjenguk pelajar yang dirawat di RSU Haji Medan. Anak-anak yang sakit mulai membaik, tetapi tim gabungan masih mencari tahu penyebab mereka sakit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kamu dengan pengajuan PDTH Kepala SPPG Karo?
Vote Now

Kondisi pelajar yang masih dirawat di RSU Haji Medan disebut terus membaik setelah menjalani perawatan dan pemantauan intensif tim medis. Pemerintah Provinsi Sumatra Utara juga menanggung biaya pengobatan korban. Di saat bersamaan, investigasi tim gabungan tetap berjalan untuk mencari penyebab pasti kejadian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setujukah kamu dengan pengajuan PDTH Kepala SPPG Karo?
Vote Now

Medan, IDN Times – Badan Gizi Nasional (BGN) mengajukan pemecatan dengan tidak hormat (PDTH) terhadap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara. Sanksi itu diberikan setelah ratusan pelajar mengalami keracunan usai menyantap MBG.

Kepala BGN Sudaryono menyampaikan keputusan tersebut setelah menjenguk salah satu korban yang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Minggu (16/8/2026). Selain mengusulkan pemecatan, dapur SPPG yang bersangkutan juga dikenai sanksi berat berupa suspensi.

1. Kepala SPPG Karo tak hanya dicopot, tapi diajukan dipecat dari ASN

Ilustrasi MBG. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Sudaryono mengatakan BGN menjatuhkan sanksi terhadap dapur SPPG yang mendistribusikan MBG kepada para pelajar. Kepala SPPG juga tidak hanya dicopot dari jabatannya, tetapi diajukan untuk diberhentikan secara tidak hormat sebagai ASN.

"Sanksinya saya yang pertama dapurnya disuspen berat. Kemudian Kepala SPPG-nya yang sanksi, yang bisa saya berikan bukan hanya dicopot, tapi saya ajukan pemecatan dengan tidak hormat, melalui badan kepegawaian negara status ASN-nya," jelas Sudaryono.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kepala SPPG Karo Berastagi Sempajaya diketahui bernama Eky Faisal Zendrato. Namun, penyebab pasti keracunan massal tersebut masih menunggu hasil investigasi tim gabungan.

Sudaryono menegaskan insiden di Karo harus menjadi peringatan bagi seluruh pengelola SPPG. Menurut dia, penyediaan makanan dalam program MBG berkaitan langsung dengan keselamatan penerima manfaat.

"Jadi, mohon maaf ya, ini juga peringatan bagi yang lain, harus ekstra hati-hati dan kerja dengan sebaik-baiknya. Kalau enggak bisa, kau mundur. Kalau kalau merasa enggak mampu mundur. Jangan nyawa orang jadi permainan ya," sebut Sudaryono.

2. BGN minta pengelola SPPG ekstra hati-hati

Ilustrasi MBG ya g dibagikan pemerintah. (Dok. Istimewa)

Sudaryono meminta seluruh SPPG di Indonesia meningkatkan kehati-hatian dalam menjalankan pelayanan MBG. Ia menilai kesalahan dalam penyediaan makanan dapat berakibat serius karena menyangkut kesehatan dan keselamatan penerima.

"Jadi, kalau enggak mampu jadi kepala dapur, kalau enggak mampu jadi chef, kalau enggak mampu jadi jadi petugas di situ, kau mundur aja. Karena nyawa seseorang enggak bisa dipertaruhkan begini, ya," kata Sudaryono kembali.

Sementara itu, kondisi pelajar yang masih dirawat di RSU Haji Medan disebut terus membaik. Sudaryono mengatakan korban telah menjalani perawatan selama tiga hari dan masih berada dalam pemantauan intensif tim medis.

"Kondisinya sudah di sini sudah 2 hari, ini hari yang ketiga. menurut laporan tadi sudah membaik ya. Jadi sudah, jadi treatment-nya adalah kondisi perut dipuasakan, kemudian karena ada bakteri, ada perintutan antibiotik sama pain killer, anti nyeri. Dan dipastikan bagaimana caranya kenapa diistirahatkan supaya toksin-toksinnya itu keluar," jelas Sudaryono.

Sudaryono berharap kondisi korban dapat kembali normal dalam satu hingga dua hari. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatra Utara yang menanggung biaya pengobatan korban.

3. Korban ditargetkan segera kembali ke ruang perawatan biasa

Ilustrasi MBG di Kabupaten Lebak (Dok. IDN Times/Sandi

Sudaryono memperkirakan korban dapat segera pulih apabila kondisi kesehatannya terus membaik. Ia berharap pasien tidak perlu lagi menjalani perawatan intensif dan bisa dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

"Saya berharap sesegera mungkin bisa betul-betul membaik 1 2 hari ini, enggak usah 2 harilah, kalau bisa satu hari gitu. Siap, Pak, siap, Pak. Ya, bisa kemudian bisa dirawat di ruangan yang yang biasa. Kalau di ruangan perawatan biasa tuh artinya kan sudah jauh lebih baik, ya," sebut Sudaryono.

Di tengah proses pemulihan korban, investigasi terhadap kasus keracunan MBG di SMA Negeri 1 Berastagi masih berlangsung.

Sampaikan pendapatmu soal sanksi Kepala SPPG

Setujukah kamu dengan pengajuan PDTH Kepala SPPG Karo?

See More
Setuju PDTH Kepala SPPG
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak setuju PDTH Kepala SPPG

Curated For You

Editorial Team

Related Article