Medan, IDN Times – Bea Cukai Belawan menerima kunjungan delegasi dari Canada Border Services Agency (CBSA) dan Royal Canadian Mounted Police (RCMP) pada Selasa, 18 Agustus 2026 dalam rangka memperkuat kerja sama pengawasan lintas batas antara Indonesia dan Kanada.
Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Agus Sujendro, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen instansinya untuk terus menjalin sinergi dengan otoritas perbatasan negara sahabat. “Kami akan sangat senang berkomunikasi dan membantu dari segi informasi, komunikasi, dan koneksi,” ujar Agus Sujendro dalam pertemuan tersebut.
Ia menambahkan bahwa penanganan kejahatan lintas negara membutuhkan kolaborasi erat antarlembaga penegak hukum dari berbagai yurisdiksi, mengingat pola kejahatan yang semakin melampaui batas wilayah.
Liaison Officer CBSA untuk Indonesia, Mark Forde, turut menyampaikan apresiasinya atas penerimaan yang diberikan Bea Cukai Belawan serta menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama ini ke depan.
Dalam sesi diskusi yang dipimpin Muchsinin Husein, Kepala Seksi Bilateral II Direktorat Kerja Sama Internasional Kepabeanan dan Cukai, kedua delegasi turut membahas sejumlah perkembangan pengawasan di kawasan perbatasan laut yang menjadi perhatian bersama. Pembahasan tersebut mencakup penguatan koordinasi informasi antarlembaga dalam mengantisipasi potensi pelanggaran hukum di jalur pelayaran internasional.
Liaison Officer RCMP, Wahid Hamidi, turut memaparkan sejumlah perkembangan pemantauan yang tengah dilakukan pihaknya terkait potensi aktivitas penyelundupan orang di jalur pelayaran kawasan Asia Tenggara. Ia menekankan pentingnya pertukaran informasi dini antarlembaga guna mengantisipasi risiko tersebut sejak awal.
“Mohon bantuan Bea Cukai untuk menyampaikan bila ada informasi sekecil apa pun yang terkait dengan isu ini,” ujar Wahid Hamidi, sembari menambahkan bahwa koordinasi semacam ini merupakan bagian penting dari kerja sama penegakan hukum lintas negara.
Menanggapi hal ini, Agus Sujendro menyatakan bahwa seluruh informasi yang disampaikan akan menjadi perhatian petugas, baik yang bertugas di lapangan maupun dalam kegiatan patroli rutin.
Selain isu pengawasan, delegasi CBSA turut menawarkan peluang kerja sama pengembangan kapasitas (capacity building) di bidang manajemen perbatasan serta modernisasi dan dukungan teknis, yang disambut positif oleh Bea Cukai Belawan.
Pertemuan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Kanada di sektor pengawasan kepabeanan, sekaligus menegaskan peran KPPBC TMP Belawan sebagai mitra strategis otoritas perbatasan internasional dalam menjaga keamanan jalur perdagangan dan pelayaran di wilayah Sumatra Utara.
