Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

9 Lagu Romantis Ciptaan Ismail Marzuki, Indah Tak Lekang oleh Waktu

Kota Medan
9 Lagu Romantis Ciptaan Ismail Marzuki, Indah Tak Lekang oleh Waktu
ilustrasi lagu romantis (pexels.com/Ron Lach)
Share Article

Saat bangsa Indonesia sedang memperjuangkan kemerdekaannya, lahirlah seorang komponis masyhur, Ismail Marzuki. "Indonesia Pusaka", "Halo-Halo Bandung", dan "Rayuan Pulau Kelapa" adalah beberapa karya besar Sang Maestro. 

Ismail Marzuki telah menciptakan sederet lagu yang mampu membuat para pendengarnya merinding kagum. Selain lagu-lagu perjuangan, diciptakan pula lagu romantis nan syahdu.

Dengan lirik dan melodi yang indah, lagu romantis ini mampu menggugah sanubari. Kita pun seakan diajak melayang ke era perjuangan, masa saat Ismail hidup dan berkarya.

Berikut 9 lagu romantis karya Ismail Marzuki yang mungkin familiar di telinga kamu.

  1. 1. "Bunga Anggrek"

    Bunga anggrek mulai timbul
    Aku ingat padamu
    Di waktu kita berkumpul
    Kau duduk di sampingku

    Tembang kenangan ini pernah menjadi soundtrack film Soegija. Lagu bermelodi indah ini berhasil memberikan suasana nostalgia yang kental dalam setiap syairnya. 

  2. 2. "Sabda Alam"

    Wanita dijajah pria sejak dulu
    Dijadikan perhiasan sangkar madu
    Namun ada kala pria tak berdaya
    Tekuk lutut di sudut kerling wanita

    Pria, wanita, dan kisah cinta adalah wacana yang selalu menarik untuk dibahas. Kisahnya akan selalu menginspirasi setiap komponis untuk menciptakan lirik dan nada yang indah.

  3. 3. "Rindu Lukisan"

    Rindu katakan rindu
    Usah kau malu karena asmara
    Risau engkau risau Dik
    Aku pun maklum maksud tak sampai

    Bagiamana rasanya saat merindu seseorang? Semua rasa pun berkecamuk di dalam hati. Nah, di lagu ini mengisahkan seseorang yang tengah dilanda kerinduan, namun gengsi untuk mengungkapkan. 

  4. 4. "Juwita Malam"

    Sinar matamu menari-nari
    Masuk menembus ke dalam jantung kalbu
    Aku terpikat masuk perangkap
    Apa daya asmara sudah melekat

    Saat sedang kasmaran, biasanya kita mudah melontarkan puja-puji pada orang yang kita cintai. Tembang ini berkisah tentang seorang tokoh yang secara mendalam sedang jatuh cinta. Selain Hendri Rotinsulu, beberapa musisi besar seperti Slank dan Bebi Romeo pernah meng-cover lagu ini. 

  5. 5. "Sepasang Mata Bola"

    Sepasang mata bola
    Dari balik jendela
    Datang dari Jakarta
    Menuju medan perwira

    Lagu ini dipenuhi lirik dengan latar situasi zaman perjuangan. Dengan nada yang sedikit getir, terselip kisah cinta yang manis pada sebagian liriknya.

  6. 6. "Aryati"

    Dosakah hamba mimpi berkasih dengan puan?
    Ujung jarimu kucium mesra tadi malam
    Dosakah hamba memuja dikau dalam mimpi?
    Hanya dalam mimpi?

    Melalui liriknya, tembang kenangan ini mengungkapkan seorang yang sedang dimabuk kepayang pada kecantikan seorang perempuan bernama Aryati. Dengan melodi yang indah, lagu ini akan mudah melekat di hati. 

  7. 7. "Sampul Surat"

    Tetapi apa dayaku
    Di saat itu kecewa
    Yang kuterima hanyalah
    Sampul kosong belaka
    Walaupun hatiku remuk-redam
    Sampulnya kusimpan jua
    Agar jadi kenang-kenangan
    Selama hidup di dunia

    Tidak semua kisah cinta berujung bahagia. Dari liriknya, lagu ini berisi tentang kekecewaan tokoh aku. Kendati demikian, ia tetap tabah dan menyimpan sampul surat dari kekasih sebagai kenangan. 

  8. 8. "Bandung Selatan di Waktu Malam"

    Bandung Selatan di waktu malam
    Berselubung sutra merah-putih
    Laksana putri lenggang kencana
    Duduk menanti datang kekasih

    Syair nan romantis membalut lekat lagu ini. Keindahan malam Kota Bandung saat itu diasosiasikan dengan kecantikan Putri Lenggang Kencana. 

  9. 9. "Selendang Sutra"

    Selendang sutra
    Mulai di saat itu
    Turut serentak
    Di dalam baktiku
    Ketika lenganku terluka parah
    Selendang sutramu turut berjasa

    Dalam liriknya kita bisa mengetahui selendang sutra pemberian sang kekasih berguna untuk membalut luka. Lembutnya selendang sutra mampu mewakili kehadiran sang kekasih yang dicinta.

    Kisah percintaan yang dipadukan dengan latar situasi zaman perjuangan sangat mendominasi lirik lagu cinta ciptaan Sang Legenda. Deretan lagu di atas sangat cocok dinikmati berdua pasangan di ujung malam yang temaram. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More