Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Penyebab Bodi Mobil Mudah Tergores dan Cara Mencegahnya

Kota Medan
3 min read
4 Penyebab Bodi Mobil Mudah Tergores dan Cara Mencegahnya
ilustrasi mobil hitam kotor (pexels.com/Malcolm Garret)

Bodi mobil yang bersih, mulus, dan mengilap tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi pemiliknya. Selain membuat kendaraan terlihat lebih terawat, kondisi eksterior yang bebas goresan juga bisa meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara.

Namun, menjaga tampilan mobil agar tetap sempurna bukan perkara mudah. Baret dan goresan halus bisa muncul kapan saja, bahkan tanpa disadari. Mulai dari gesekan benda asing hingga kebiasaan mencuci mobil yang kurang tepat, ada banyak hal yang berpotensi merusak lapisan cat kendaraan.

Agar tampilan mobil kesayangan tetap terjaga, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang bisa menyebabkan bodi mobil mudah tergores. Yuk, kenali beberapa penyebabnya supaya kamu bisa lebih berhati-hati saat merawat dan menggunakan kendaraan!

  1. 1. Teknik mencuci dan mengeringkan mobil yang kurang tepat

    ilustrasi mencuci mobil (unsplash.com/Erik Mclean)
    ilustrasi mencuci mobil (unsplash.com/Erik Mclean)

    Menggunakan kain lap yang kondisinya kotor atau memiliki serat kasar ternyata dapat menjadi pemicu utama timbulnya goresan halus di bagian permukaan cat kendaraan. Adanya butiran pasir atau debu tajam yang menempel pada kain tentu bisa menggesek secara langsung ke lapisan pelindung cat ketika kamu mengelapnya.

    Menyapu bodi mobil dalam dengan kondisi kering tanpa dibasahi air terlebih dahulu ternyata bisa sangat rentan merusak lapisan luar cat mobil. Kebiasaan buruk ini jelas bisa menciptakan pola goresan yang tampak menyerupai sarang laba-laba, sehingga membuat warna mobil pun tampak mudah kusam.

  2. 2. Gesekan dari ranting pohon atau tanaman di pinggir jalan

    ilustrasi mobil (unsplash.com/jjames25)
    ilustrasi mobil (unsplash.com/jjames25)

    Ketika melewati kondisi jalanan yang sempit, maka potensi gesekan dengan ranting atau dahan pohon yang menjuntai bisa saja terjadi tanpa bisa dihindari. Bagian ujung ranting yang cukup tajam dan keras ternyata dapat dengan mudah menggores lapisan cat dasar mobil dengan cukup dalam ketika kendaraan melaju bebas.

    Kondisi seperti ini bisa semakin parah apabila kamu sering memarkirkan kendaraan di bawah pohon rindang tanpa menggunakan adanya sarung pelindung untuk bodi mobil. Risiko gesekan yang berasal dari dedaunan kering yang tertiup angin kencang secara perlahan ternyata turut berpotensi meninggalkan bekas goresan yang cukup panjang pada permukaan mobil.

  3. 3. Kerikil tajam yang terlempar dari ban kendaraan lain

    ilustrasi mobil SUV (unsplash.com/Axel Antas-Bergkvist)
    ilustrasi mobil SUV (unsplash.com/Axel Antas-Bergkvist)

    Ketika kamu melintasi kondisi jalanan yang berkerikil atau berbatu lepas, maka hal ini bisa membuat ban kendaraan di depanmu secara tidak sengaja melempar material tajam tersebut ke arah belakang dan mengenai mobil. Lemparan batu-batu kecil dengan kecepatan yang tinggi jelas dapat membentur bagian bumper atau kap mesin mobilmu secara langsung, sehingga menimbulkan goresan.

    Munculnya benturan fisik tersebut bukan hanya memicu risiko terjadinya benturan kecil, namun juga bisa mengelupas lapisan cat luar secara permanen. Jarak aman ketika berkendara ternyata menjadi bagian penting untuk selalu dijaga agar mobilmu bisa tetap terhindar dari risiko terpaan kerikil jalanan yang bisa menyebabkan baret.

  4. 4. Kebiasaan menyenderkan barang atau menyapu bodi secara sembarangan

    ilustrasi mobil (pexels.com/Vlad Alexandru Popa)
    ilustrasi mobil (pexels.com/Vlad Alexandru Popa)

    Aktivitas sederhana yang kerap dilakukan, seperti meletakkan tas, kunci, atau bahkan belanjaan di atas kap mesin mobil ternyata bisa memicu timbulnya baret halus yang jarang disadari. Gesekan yang berasal dari material logam atau ritsleting barang belanjaan ternyata turut meninggalkan jejak goresan yang nyata pada bodi mobil.

    Kebiasaan bersandar pada kendaraan ketika mengobrol ternyata bisa menekan kotoran keras dari pakaian ke permukaan cat mobil. Sikap ceroboh dalam memperlakukan kendaraan pribadi ini ternyata bisa secara bertahapmerusak kondisi eksterior pada mobilmu.

    Menjaga bodi mobil agar selalu mulus memang memerlukan ketelitian ekstra dan kehati-hatian dari pemilik kendaraan. Langkah pencegahan yang sederhana bisa membantu dalam menghindarkanmu dari biaya perbaikan yang nominalnya terbilang cukup mahal. Mulai sekarang, cobalah untuk lebih berhati-hatilah ketika mencuci, memarkir, atau mengendarai mobil kesayanganmu di tempat umum.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More