Ketua PP Siak Riau Tabrak Rombongan Pelajar SMA, 1 Orang Tewas

- Kecelakaan beruntun di Jalan Raya KM 10, Perawang Barat, Siak, melibatkan Toyota Land Cruiser yang dikemudikan Ketua PP Siak Dedi Kusnedi dan tiga sepeda motor pelajar SMA.
- Seorang pelajar, Alwi Mufid (16), meninggal di lokasi, sementara empat pelajar lain luka-luka. Polisi memperkirakan kerugian materi mencapai Rp10 juta.
- Polisi menduga Dedi kehilangan konsentrasi karena menggunakan ponsel saat mengemudi; tes urine narkoba negatif. Dedi diamankan dan masih berstatus terperiksa, belum tersangka.
Siak, IDN Times - Kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, tepatnya di Jalan Raya KM 10, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang. Dari kejadian itu, seorang pelajar SMA bernama Alwi Mufid (16) meninggal dunia di tempat.
Adapun penabraknya, seorang pria bernama Dedi Kusnedi (49), Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Siak. Dalam peristiwa itu, Dedi mengemudikan mobil Toyota Land Cruiser dengan BM 151 AK, menabrak rombongan pelajar SMA yang mengendarai sepeda motor.
"Kecelakaan beruntun, melibatkan satu unit Toyota Land Cruiser dengan tiga unit sepeda motor," ucap Kasat Lantas Polres Siak AKP Siswoyo, Sabtu (31/10/2026).
Akibat kecelakaan itu, dilanjutkannya, menelan satu orang korban jiwa yang meninggal ditempat. Kemudian, ada 4 korban lainnya yang juga merupakan pelajar SMA mengalami luka-luka.
"Kerugian ditaksir Rp10 juta. Sedangkan pengemudi mobil (Dedi Kusnedi) sudah kami amankan," lanjut AKP Siswoyo.
1. Begini kronologinya

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia) Berdasarkan data yang diterima IDN Times, mobil yang dikemudikan Dedi, melaju kencang dari arah Perawang menuju Minas. Setibanya di lokasi kejadian, mobil Ketua PP Kabupaten Siak itu, tiba-tiba bergerak ke sisi kanan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang tiga unit sepeda motor, yakni Honda Vario BM 5471 SAE, Honda Beat BM 2925 ZAT, dan satu unit Honda Beat tanpa nomor polisi.
"Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari," sebut AKP Siswoyo.
"Sehingga para korban bersama sepeda motornya terpental," sambungnya.
2. Main handphone saat mengemudi, urine Ketua PP Siak Negatif Narkoba

ilustrasi main HP saat mengemudi (pixabay.com/Boomie) AKP Siswoyo menerangkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, Dedi kehilangan konsentrasi akibat menggunakan handphone saat mengemudikan kendaraannya.
Meski demikian, hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan bahwa kondisi fisik Dedi dalam keadaan sehat. Begitu juga hasil tes urinenya yang menunjukkan negatif dari pengaruh Narkoba.
"Hasil pemeriksaan kami, DK dalam kondisi baik dan hasil tes urine negatif (Narkoba). Untuk sementara hasil pemeriksaan yang bersangkutan hilang konsentrasi akibat aktivitasnya menggunakan HP," terangnya.
3. Status terperiksa, belum tersangka

ilustrasi diperiksa polisi (freepik) Meskipun karena kelalaiannya saat mengemudi, tapi pihak kepolisian belum menetapkan Dedi sebagai tersangka. Saat ini, Dedi statusnya masih terperiksa dan diamankan di polsek Tualang.
"(Belum tersangka) masih terperiksa," sebut AKP Siswoyo.
"Kami akan gelar perkara setelah semua pemeriksaan selesai," pungkasnya.



















