12 Jam Berlalu, Pabrik Sandal di Medan Belum Dapat Dipadamkan

- Total sudah 12 jam api belum dipadamkan di pabrik sandal
- Polisi klaim korban jiwa dan korban luka nihil
- Rumah penduduk aman dari sambaran api
Medan, IDN Times – Sudah 12 jam berlalu namun kebakaran di pabrik sandal PT Garuda Mas Perkasa, Kecamatan Medan Deli, masih belum bisa dipadamkan hingga Rabu (28/10/25). Api masih menjalar mengakibatkan asap hitam pekat membumbung tinggi. Bahkan dalam radius belasan kilometer, asap dapat terlihat.
Ramai masyarakat di Kelurahan Tanjung Mulia yang menyaksikan proses pemadaman api. Sampai saat ini Pemadam Kebakaran Kota Medan juga masih sibuk berupaya menjinakkan si jago merah.
1. Total sudah 12 jam api belum dipadamkan di pabrik sandal

Kapolsek Medan Labuhan Tohap Sibuea mengatakan bahwa api sampai saat ini masih berusaha dipadamkan. Total sudah 12 jam api masih membakar pabrik sandal tersebut.
“Kami informasikan, bahwa benar ada kejadian kebakaran di PT Garuda Mas Perkasa, yang memproduksi swallow, ya. Yang bahan-bahannya itu dari karet,” kata Tohap kepada IDN Times, Rabu (28/1/2026).
Dari informasi yang didapat pihak kepolisian, kebakaran bermula dari adanya asap. Tepatnya di salah satu gudang bahan baku.
“Nah, tentu hal ini masih kami lakukan penyelidikan, ya. Sejauh ini belum tahu penyebabnya apa,” lanjutnya.
2. Polisi klaim korban jiwa dan korban luka nihil

Pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan tim Labfor Polda Sumut. Meskipun begitu, Tohap mengatakan tak ada korban jiwa.
“Kemudian korban jiwa nihil, ya. Seperti apa yang dikatakan pihak perusahaan. Jadi, untuk sementara, kami masih tetap melakukan pengamanan dan penyelidikan di TKP. Karena itu, perlu kami sampaikan,” jelas Tohap.
Korban luka juga diklaim nihil. Tak ada karyawan yang jadi korban kebakaran dan semuanya sempat menyelamatkan diri.
“Untuk kerugian, kita belum bisa taksir, nanti kita masih koordinasi dengan pihak perusahaan, ya,” bebernya.
3. Rumah penduduk aman dari sambaran api

Pihak kepolisian juga tengah berkoordinasi dengan tim Damkar kota Medan. Material karet yang mayoritas ada di pabrik tersebut semakin menyulitkan proses pemadam kebakaran.
“Kita lihat masih ada kepulan asap. Ya, mungkin ini karena karet. Jadi, api ini masih ada lah. Dan ini masih berlangsung pemadaman dari Damkar,” rinci Tohap.
Pantauan IDN Times, ramai warga yang berada di lokasi melihat proses pemadaman. Termasuk masyarakat sekitar yang sempat melakukan evakuasi secara mandiri, takut jika api menyambar rumah mereka.
“Sudah kami lakukan penyisiran semalan. Untuk rumah-rumah penduduk itu jauh dari titik api. Dan memang kita sudah imbau, ya,” pungkasnya.
















