Heboh Harimau Tertabrak di Simalungun, Ternyata Macan Akar

- Penemuan bangkai satwa dilaporkan sejak pagi hari, diduga Harimau Sumatera
- Kuburan dibongkar, bangkai diidentifikasi petugas BBKSDA sebagai Macan Akar
- Dipastikan bukan Harimau Sumatera, bangkai kembali dikubur setelah identifikasi
Simalungun, IDN Times - Warga di sekitar Jembatan Sisera-sera, Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, sempat dihebohkan dengan penemuan bangkai satwa yang diduga Harimau Sumatera, Minggu (25/1/2026). Informasi tersebut dengan cepat menyebar lewat berbagai kanal.
Namun setelah dilakukan identifikasi oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, satwa tersebut dipastikan bukan Harimau Sumatera, melainkan Macan Akar (Prionailurus bengalensis).
1. Penemuan bangkai satwa dilaporkan sejak pagi hari

Informasi awal diterima sekitar pukul 06.30 WIB dari pengguna jalan yang melintas di sekitar Jembatan Sisera-sera. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke warga setempat dan Kepala Lingkungan setempat.
Sekitar pukul 07.00 WIB, Kepala Lingkungan bersama masyarakat melakukan pengecekan ke lokasi. Tak lama berselang, Kepala Kelurahan Girsang II dan Kapolsek Parapat turut hadir di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Karena diduga sebagai bangkai satwa liar hasil kecelakaan lalu lintas, pada pukul 09.00 WIB, atas arahan pihak kepolisian, bangkai satwa tersebut dikuburkan sementara,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Sumut Andar Abdi Saragih.
2. Kuburan dibongkar, bangkai diidentifikasi petugas BBKSDA

Sekitar pukul 10.30 WIB, petugas Resor ANECC dan CA Batu Gajah tiba di lokasi. Namun, bangkai satwa tidak ditemukan karena sudah lebih dulu dikuburkan. Koordinasi lintas instansi kemudian dilakukan.
Pada pukul 12.30 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran, Kepala Resor ANECC dan CA Batu Gajah, Kanit Reskrim Polsek Parapat, serta Lurah Girsang II kembali ke lokasi.
“Untuk memastikan jenis satwa secara ilmiah, kuburan bangkai dibongkar kembali pada pukul 12.56 WIB dan dilakukan pemeriksaan langsung oleh petugas berwenang,” ungkapnya.
3. Dipastikan Bukan Harimau harimau, bangkai kembali dikubur

Hasil identifikasi memastikan satwa tersebut adalah Macan Akar, bukan Harimau Sumatera seperti dugaan awal. Informasi ini kemudian disampaikan kepada pihak kelurahan dan kepolisian untuk diteruskan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan.
Selanjutnya, bangkai satwa dibawa ke Kantor Resor ANECC dan CA Batu Gajah. Pada pukul 14.47 WIB, bangkai Macan Akar tersebut dikuburkan kembali sesuai prosedur penanganan satwa liar.

















