Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Heboh Harimau Tertabrak di Simalungun, Ternyata Macan Akar

BBKSDA Sumut melepasliarkan seekor macan akar di SM Siranggas, Kabupaten Pakpakbharat, Sumatra Utara, Senin (14/6/2021) petang. (IDN Times/Prayugo Utomo)
BBKSDA Sumut melepasliarkan seekor macan akar di SM Siranggas, Kabupaten Pakpakbharat, Sumatra Utara, Senin (14/6/2021) petang. (IDN Times/Prayugo Utomo)
Intinya sih...
  • Penemuan bangkai satwa dilaporkan sejak pagi hari, diduga Harimau Sumatera
  • Kuburan dibongkar, bangkai diidentifikasi petugas BBKSDA sebagai Macan Akar
  • Dipastikan bukan Harimau Sumatera, bangkai kembali dikubur setelah identifikasi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Simalungun, IDN Times - Warga di sekitar Jembatan Sisera-sera, Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, sempat dihebohkan dengan penemuan bangkai satwa yang diduga Harimau Sumatera, Minggu (25/1/2026). Informasi tersebut dengan cepat menyebar lewat berbagai kanal.

Namun setelah dilakukan identifikasi oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, satwa tersebut dipastikan bukan Harimau Sumatera, melainkan Macan Akar (Prionailurus bengalensis).

1. Penemuan bangkai satwa dilaporkan sejak pagi hari

Satu ekor macan akar yang dilepasliarkan ke SM Siranggas, Kabupaten Pakpakbharat, Sumatra Utara, Senin (15/6/2021). (IDN Times/Prayugo Utomo)
Satu ekor macan akar yang dilepasliarkan ke SM Siranggas, Kabupaten Pakpakbharat, Sumatra Utara, Senin (15/6/2021). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Informasi awal diterima sekitar pukul 06.30 WIB dari pengguna jalan yang melintas di sekitar Jembatan Sisera-sera. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke warga setempat dan Kepala Lingkungan setempat.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Kepala Lingkungan bersama masyarakat melakukan pengecekan ke lokasi. Tak lama berselang, Kepala Kelurahan Girsang II dan Kapolsek Parapat turut hadir di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Karena diduga sebagai bangkai satwa liar hasil kecelakaan lalu lintas, pada pukul 09.00 WIB, atas arahan pihak kepolisian, bangkai satwa tersebut dikuburkan sementara,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Sumut Andar Abdi Saragih.

2. Kuburan dibongkar, bangkai diidentifikasi petugas BBKSDA

Macan akar yang dilepasliarkan seudah menjalani rehabilitasi di PPS Sibolangit sejak Januari 2021. (IDN Times/Prayugo Utomo)
Macan akar yang dilepasliarkan seudah menjalani rehabilitasi di PPS Sibolangit sejak Januari 2021. (IDN Times/Prayugo Utomo)

Sekitar pukul 10.30 WIB, petugas Resor ANECC dan CA Batu Gajah tiba di lokasi. Namun, bangkai satwa tidak ditemukan karena sudah lebih dulu dikuburkan. Koordinasi lintas instansi kemudian dilakukan.

Pada pukul 12.30 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran, Kepala Resor ANECC dan CA Batu Gajah, Kanit Reskrim Polsek Parapat, serta Lurah Girsang II kembali ke lokasi.

“Untuk memastikan jenis satwa secara ilmiah, kuburan bangkai dibongkar kembali pada pukul 12.56 WIB dan dilakukan pemeriksaan langsung oleh petugas berwenang,” ungkapnya.

3. Dipastikan Bukan Harimau harimau, bangkai kembali dikubur

Satu ekor macan akar yang dilepasliarkan ke SM Siranggas, Kabupaten Pakpakbharat, Sumatra Utara, Senin (15/6/2021). (IDN Times/Prayugo Utomo)
Satu ekor macan akar yang dilepasliarkan ke SM Siranggas, Kabupaten Pakpakbharat, Sumatra Utara, Senin (15/6/2021). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Hasil identifikasi memastikan satwa tersebut adalah Macan Akar, bukan Harimau Sumatera seperti dugaan awal. Informasi ini kemudian disampaikan kepada pihak kelurahan dan kepolisian untuk diteruskan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan.

Selanjutnya, bangkai satwa dibawa ke Kantor Resor ANECC dan CA Batu Gajah. Pada pukul 14.47 WIB, bangkai Macan Akar tersebut dikuburkan kembali sesuai prosedur penanganan satwa liar.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Pelaku yang Rampok Anak di Marelan hingga Terseret Ditangkap di Riau

26 Jan 2026, 07:20 WIBNews