Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lebaran 2026, Volume Arus Mudik Riau-Sumbar Meningkat

Lebaran 2026, Volume Arus Mudik Riau-Sumbar Meningkat
Situasi arus lalu lintas di gerbang tol Pekanbaru (IDN Times/ Fanny Rizano)
Intinya Sih
  • Arus mudik Riau–Sumbar meningkat signifikan, didominasi kendaraan pribadi dan roda dua, dengan puncak diperkirakan terjadi dua hari ke depan seiring dimulainya libur ASN.
  • Jalur tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar menjadi pilihan utama pemudik karena lebih cepat dan nyaman, sementara Dishub Kampar menyiagakan petugas di titik rawan kemacetan.
  • Aktivitas penumpang di Terminal BRPS Pekanbaru naik 33 persen dan arus laut Selatpanjang melonjak hingga 3.124 penumpang per hari menjelang Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kampar, IDN Times - Arus mudik dari Provinsi Riau menuju ke Sumatra Barat (Sumbar) mengalami peningkatan. Jalan yang melintasi Kabupaten Kampar itu, terpantau terus meningkat hingga mencapai puncaknya dua hari ke depan. 

Kepala Dinas Perhubu­ngan Kabupaten Kampar Ai­dil melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Edi Yusri mengatakan, lonjakan volume kendaraan sudah mulai terlihat sejak beberapa hari lalu. Peningkatan tersebut didominasi oleh kendaraan pribadi, bus antarkota, serta kendaraan roda dua yang digunakan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman.

"Perkiraan puncak arus mudik terjadi mulai hari ini, seiring dengan dimulainya masa libur bagi ASN (aparatur sipil negara). Hari ini saja sudah terlihat adanya peningkatan arus kendaraan dibanding hari-hari sebelumnya," ujar Edi Yusri, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, sebagian besar pemudik memilih melintasi jalur tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar, karena dinilai lebih cepat dan nyaman dibandingkan jalan lintas alternatif. Keberadaan jalan tol tersebut juga dinilai sangat membantu dalam mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya di titik-titik rawan kemacetan yang sebelumnya sering terjadi di jalur lintas lama.

"Terjadi peningkatan volume kendaraan di jalan tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dibandingkan jalur arteri. Ini menunjukkan masyarakat mulai beralih menggunakan tol karena efisiensi waktu tempuh," terangnya.

Meski demikian, pihak Dinas Perhubungan Kampar tetap melakukan pemantauan intensif di sejumlah titik strategis, baik di jalur tol maupun jalan lintas nasional. Petugas juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi kemacetan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik berlangsung.

Selain itu, Edi Yusri juga mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat. Ia juga mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan diri jika merasa lelah dan memanfaatkan rest area yang tersedia, khususnya di sepanjang jalur tol.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan agar sampai ke tujuan dengan selamat," pintanya.

Dengan meningkatnya volume arus mudik ini, diharapkan koordinasi antarinstansi terkait dapat terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.

1. Jalan Timur ramai, Lintas Tengah landai

ilustrasi arus mudik (unsplash.com/Abdul Ridwan)
ilustrasi arus mudik (unsplash.com/Abdul Ridwan)

Sementara itu, Jalan Lintas Timur dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dalam kondisi ramai lancar. Namun belum terjadi macet di sejumlah titik yang sebelumnya sudah diprediksi. Sedangkan arus lalu lintas di Jalan Lintas Tengah dalam wilayah Kabupaten Inhu, situasinya landai.

Bagi pemudik yang melintas di Jalan Lintas Tengah yakni ruas Air Molek-Peranap, diimbau agar ekstra hati-hati. Karena ruas jalan ini mengalami rusak di sejumlah titik di Jalan Lintas Tengah. Demikian disampaikan Kasat Lantas Polres Inhu AKP Fikri Kurniawan.

"Arus mudik di Jalan Lintas Timur dalam kondisi ramai lancar. Untuk Lintas Tengah (Air Molek-Peranap) hati-hati, karena ada sejumlah titik jalan yang rusak," ujar AKP Fikri Kurniawan.

"Dalam wilayah Kabupaten Inhu juga ada rawan macet yakni di Jalan Lintas Timur Simpang 4 Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida. Penyebabnya, persimpangan empat dan adanya pasar tumpah. Namun saat ini masih lancar," sambungnya.

Selain itu, diketahui juga bahwa Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), juga mengalami rusak di sejumlah titik.

2. Terminal BRPS Pekanbaru meningkat 33 persen

IMG_20260318_201025_670.jpg
Situasi di terminal BPRS Pekanbaru terlihat ramai (IDN Times/ Fanny Rizano)

Untuk di Terminal BPRS Kota Pekanbaru, aktivitas penumpang mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang arus mudik. Lonjakan jumlah penumpang sudah terlihat sejak awal pekan ini, khususnya untuk tujuan Pulau Jawa dan sejumlah daerah di Sumatra.

Kepala Terminal BRPS Kota Pekanbaru Bambang Armanto mengungkapkan, bahwa peningkatan jumlah penumpang saat ini baru mencapai sekitar 33 persen dibandingkan hari biasa.

"Untuk tujuan Pulau Jawa dan Sumatra, peningkatan penumpang sudah mencapai sekitar 33 persen," ujarnya.

3. Arus mudik laut di Selatpanjang melonjak

Ilustrasi arus mudik dan arus balik. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)
Ilustrasi arus mudik dan arus balik. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Disisi lain, aktivitas angkutan laut di KSOP Kelas IV Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Kepala Kantor KSOP Kelas IV Selatpanjang Derita Adi Prasetyo mengatakan, total pergerakan penumpang harian tercatat mencapai 3.124 orang. Lonjakan ini menurutnya sudah diprediksi seiring mendekatnya hari raya.

"Tren kenaikan penumpang sudah terlihat sejak H-7 dan terus meningkat hingga hari ini. Ini merupakan pola tahunan, di mana masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More