Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tekan Penyebaran Corona, TNI dan Polri Razia Skala Besar di Simalungun

Kab. Simalungun
Tekan Penyebaran Corona, TNI dan Polri Razia Skala Besar di Simalungun
TNI-Polri gelar patroli berskala besar (Dok.IDN Times/Istimewa)
Share Article

Simalungun, IDN Times – Dalam rangka berupaya memutus mata rantai virus corona atau COVID-19, sosialisasi terus ditingkatkan. Kali ini digelar berskala gabungan yang terdiri dari personil TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Simalungun. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu bersama Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Frans Kishi Panjaitan dibantu Dinas Kesehatan.

Tim menggelar patroli besar-besar untuk mensosialisasikan  atau mengajak masyarakat mengikuti imbauan pemerintah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di tengah jumlah pasien akibat wabah COVID-19 masih bertambah khusus di wilayah Simalungun.

  1. 1. Patroli skala besar melibatkan 250 personil

    Kapolres dan Dandim 0207 Simalungun melepas personil yang akan patroli (Dok.IDN Times/Istimewa)
    Kapolres dan Dandim 0207 Simalungun melepas personil yang akan patroli (Dok.IDN Times/Istimewa)

    Sebanyak 250 personil TNI-Polri yang diturunkan berkeliling di kawasan padat penduduk. Dalam patroli besar-besaran ini, umumnya anggota bergerak menggunakan roda dua sehingga lebih muda menjangkau kawasan permukiman. Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu berharap sinergitas masyarakat Simalungun terus ditingkatkan melawan penyebaran COVID-19 tersebut dan harus menjadi tanggungjawab bersama.

    “Sejak wabah virus corona mulai melanda Indonesia dan memasuki wilayah Sumut, baik personil Polres Simalungun maupun Polsek jajaran gencar melakukan berbagai penanganan dan tentunya memberi himbauan kepada masyarakat. Kita mengajak masyarakat menjaga diri dan agar tetap di rumah saja,” kata Heribertus, Selasa (21/4).

  2. 2. Beragam kegiatan turut dilakukan jajaran Polsek

    Polisi mengawasi proses rapid test (Dok.IDN Times/Istimewa)
    Polisi mengawasi proses rapid test (Dok.IDN Times/Istimewa)

    Beragam kegiatan turut dilakukan setiap Polsek, seperti yang dilakukan Polsek Serbelawan dengan membangun tempat galon air dan menyediakan sabun cuci tangan dirumah salah satu masyarakat di Kecamatan Dolok Batu Nanggar yang menjadi posko relawan penanganan Covid-19. Tempat galon air dan sabun cuci tangan disediakan agar masyarakat yang melintas didepan posko dapat menggunakannya agar kebersihan diri selalu terjaga guna mencegah terpapar wabah virus corona

    “Selain itu, Polsek Bangun dan Polsek Panei Tongah juga melaksanakan pengamanan rapid test bagi 30 orang di Kecamatan Gunung Malela yang tinggal disekitar rumah salah satu masyarakat yang sedang diisolasi di Rumah Sakit Umum (RSU) Perdagangan serta pelaksanaan rapid test di Kecamatan Panei dan Kecamatan Panombeian Panei yang diikuti 76 orang. Pelaksanaan rapid test ini turut diawasi personil Polres Simalungun bersama unsur instansi pemerintah setempat,” kata Heribertus.

  3. 3. Polisi turut membagikan sembako

    Pembagian makanan kepada warga (Dok.IDN Times/Istimewa)
    Pembagian makanan kepada warga (Dok.IDN Times/Istimewa)

    Guna mengurangi dampak sosial akibat COVID-19 dan menyambut bulan Suci Ramadan, Polsek Panei Tongah turut memberikan bantuan sosial yang diberikan kepada anak yatim piatu yang berada di Pondok Pesantren Al Kautsar Karang Anom di Kelurahan Panei Tongah, Kecamatan Panei. 

    Sementara itu, Polsek Saribu Dolok membangun dapur umum guna menyajikan makanan berupa 100 nasi bungkus yang  diberikan kepada tukang becak, pedagang keliling, marbot masjid serta masyarakat kurang mampu. Sembari memberi makanan personil juga membagikan masker kepada masyarakat

    "Polres Simalungun dan Polsek jajaran bersama seluruh instansi pemerintah terkait agar berupaya maksimal melakukan penanganan guna mencegah penyebaran virus corona dan dampak sosial yang dialami masyarakat. Semoga yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan memutus mata rantai penyebaran virus corona", ujar Heribertus.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More