BMKG Prediksi Sepekan ke Depan Medan Berawan, Waspada Hujan dan Angin!

- BMKG memprakirakan Medan dan sekitarnya didominasi cuaca berawan selama sepekan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang.
- Belokan angin, konvergensi, suhu muka laut hangat, dan kelembapan tinggi di Sumatra Utara meningkatkan pertumbuhan awan hujan serta pasokan uap air di atmosfer.
- BMKG mengingatkan potensi banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra Utara; warga diminta menghindari pohon atau reklame saat cuaca buruk serta memantau kanal resmi.
Medan, IDN Times – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kota Medan dan sekitarnya dalam sepekan ke depan akan didominasi kondisi berawan. Pada beberapa waktu, cuaca berpotensi berubah menjadi hujan ringan hingga sedang.
Prakirawan BMKG, Putri Diana, mengatakan hujan yang turun berpotensi disertai petir dan angin kencang. Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.
"Untuk sepekan ke depan, di wilayah Kota Medan dan sekitarnya diprakirakan berawan hingga berpotensi hujan ringan atau sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang," ujar Putri, pada IDN Times, Rabu (26/8/2026).
1. Kondisi disebabkan adanya area belokan angin dan konvergensi

gambar pohon yang dihembus angin kencang (unsplash.com/Khamkéo) Dia menjelaskan, kondisi tersebut disebabkan adanya area belokan angin dan konvergensi di wilayah Sumatra Utara. Kondisi dinamika atmosfer ini memicu pertumbuhan awan-awan hujan di sejumlah wilayah.
Selain itu, faktor pendukung lainnya adalah suhu muka laut yang cukup hangat dan kelembapan udara yang cukup tinggi. Dua faktor ini menambah pasokan uap air di atmosfer sehingga memperbesar potensi pertumbuhan awan hujan.
2. Imbauan waspada bencana hidrometeorologi

Pohon bertumbangan karena hujan deras yang mengguyur Kota Medan, Selasa (18/8/2026) malam (IDN Times/Doni Hermawan) BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Potensi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan terjadi di wilayah Pantai Timur, Pegunungan, Lereng Timur, dan Lereng Barat Sumatera Utara.
"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor," kata Putri.
3. Hindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat hujan disertai angin kencang dan petir

Rumah di Medan Johor roboh akibat diterpa angin kencang, Selasa (18/8/2026) dok.IDN Times Dia menambahkan, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diminta untuk lebih siaga. Hindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat hujan disertai angin kencang dan petir.
Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi perkembangan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG. Dengan begitu, dampak dari potensi bencana dapat diminimalkan.


















