Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Truk Pengangkut BBM Tabrak Tiang dan Tembok TPU, Evakuasi Lambat Sulut Kemarahan

Truk Pengangkut BBM Tabrak Tiang dan Tembok TPU, Evakuasi Lambat Sulut Kemarahan
Truk tangki pertamina yang mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak tiang telemomunikasi serta tembok TPU di Binjai (IDN Times/ Bambang Suhandoko)
Intinya Sih
  • Sebuah truk tangki BBM milik Pertamina Patra Niaga alami kecelakaan tunggal di Binjai, menabrak tiang jaringan internet dan tembok TPU hingga menyebabkan kemacetan.
  • Evakuasi truk berlangsung lambat, memicu kekhawatiran warga akan potensi kebakaran serta kecurigaan karena kendaraan langsung ditutupi terpal tanpa penjelasan resmi dari pihak Pertamina.
  • Pihak kepolisian menyebut belum menerima laporan resmi dan masih menyelidiki penyebab kecelakaan, sementara proses pemindahan truk menunggu alat berat untuk penanganan aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Binjai, IDN Times - Satu unit truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) diduga milik Pertamina Patra Niaga mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara, Kamis (30/4/2026). 

Tabrakan membuat sejumlah tiang jaringan internet dan tembok pembatas Tempat Pemakaman Umum (TPU) roboh. Aneh, seolah ingin menutupi dari publik truk langsung ditutupi terpal dan tak seorangpun petugas Pertamina Elnusa Petrofin yang berada di lokasi kejadian angkat bicara. 

"Saya belum bisa jelaskan, Bang. Tapi nanti pihak Pertamina akan berikan penjelasan resmi terkait kecelakaan ini," kata petugas yang mengenakan pakaian pertamina singkat.

1. Truk langsung ditutup terpal oleh petugas pertamina yang berada di lapangan  

WhatsApp Image 2026-04-30 at 15.21.43.jpeg
Truk tangki pertamina yang mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak tiang telemomunikasi serta tembok TPU di Binjai (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Aksi menutupi truk dengan terpal justru memicu kekhawatiran warga yang melintas. Bau menyengat Bahan Bakar Minyak (BBM) tercium hingga ke jalan raya dan membuat masyarakat cemas akan potensi bahaya kebakaran. 

Selain merobohkan tiang dan tembok, posisi truk juga terlihat masuk ke dalam parit dan hampir terbalik hingga menutupi sebagian Jalan Kamboja. Akibatnya, arus lalu lintas dari menyebabkan warga yang ingin melintas kesulitan dan harus putar arah. 

"Kecelakaan tadi pagi, kalau tidak salah pukul 04.50 WIB. Ada beberapa tiang WiFi yang roboh dan tembok TPU jebol. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi sampai pukul 14.45 WIB siang ini, truk yang masih penuh muatan BBM itu belum juga dipindahkan," cerita salah seorang warga mengaku bernama Adi.

2. Evakuasi lamban, warga cemas akan damak truk muatan pembawa minyak  

WhatsApp Image 2026-04-30 at 15.21.41.jpeg
Truk tangki pertamina yang mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak tiang telemomunikasi serta tembok TPU di Binjai (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Keterlambatan proses evakuasi juga membuat warga sekitar geram. Mereka menilai penanganan kejadian sangat lambat dan mencurigakan. Hal ini pula yang membuat warga cemas akan dampak jika terjadi sesuatu. 

"Lambat kali ditariknya Bang. Kami mau lewat pun harus memutar jauh. Polisi pun belum kelihatan jelas. Apalagi kami lihat truk ditutupi terpal supaya tidak banyak yang tahu kalau itu milik Pertamina," keluh Wati, salah satu warga lain. 

Atas peristiwa ini, warga berharap agar segera teratasi dan pihak dari Pertamina, mau bertanggung jawab memperbaiki kerusakan yang terjadi. “Takutnya ada tumpahan minyak dan tersulut api apa gak tambah ribet,” tegas warga. 

3. Petugas kepolisian yang berada di lapangan belum terima laporan resmi  

WhatsApp Image 2026-04-30 at 15.21.43.jpeg
Truk tangki pertamina yang mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak tiang telemomunikasi serta tembok TPU di Binjai (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Kasat Lantas Polres Binjai Jansen Indra Girsang mengakui, bahwa hingga siang hari belum ada laporan resmi masuk ke kantor polisi terkait kecelakaan. "Sampai saat ini belum ada laporan resmi dan masih dalam proses penyelidikan penyebab tabrakan. Namun anggota sudah turun langsung ke TKP," kata Girsang. 

Ia menjelaskan, proses pemindahan truk tangki masih menunggu bantuan alat berat khusus karena membutuhkan penanganan ekstra hati-hati. "Masalah truk yang laka, sedang menunggu bantuan untuk dievakuasi ke tempat yang aman," papar dia.

Saat ditanya apakah sopir sudah dilakukan pemeriksaan, ia hanya menjawab singkat bahwa personel masih berada di lokasi kejadian. "Anggota masih di TKP, Bang," tegas Kasat Lantas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More