Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Teman Sekampung Kenang Sosok Praka Rico yang Meninggal di Lebanon
Kepala Dusun 7 Sukajadi Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Hendri Sudani (IDN Times/Eko Agus Herianto)
  • Kepala Dusun Hendri Sudani dan warga Dolok Manampang berduka atas meninggalnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang gugur akibat serangan di Lebanon saat bertugas dalam misi perdamaian PBB.
  • Warga bersama Babinsa bergotong royong menyiapkan rumah duka untuk menyambut jenazah Praka Rico yang dijadwalkan tiba dari Lebanon melalui Turki sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Lubuk Pakam.
  • Hendri mengenang kedekatannya dengan Praka Rico sejak kecil, sering bermain bola bersama di klub Rajawali FC dan memiliki banyak kenangan masa muda hingga sebelum penugasan ke luar negeri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serdang Bedagai, IDN Times - Kepala Dusun (Kadus) 7 Sukajadi Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Hendri Sudani (41 tahun), mengaku terpukul mendengar kabar meninggalnya Praka Rico Pramudia. Prajurit TNI Kodam Iskandar Muda yang dikirim sebagai pasukan perdamaian Prajurit United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) ini, merupakan teman sang Kadus, meski terpaut usia 10 tahun.

Kepada IDN Times Hendri mengaku bahwa Praka Rico sebelum ditugaskan ke Aceh hingga Lebanon, sering berkumpul bersamanya. Bahkan masih segar di ingatannya kala mereka pergi bersama ke Danau Toba. Ia tidak menyangka bahwa karibnya itu kini pulang tinggal nama.

1. Kadus, masyarakat, dan TNI gotong royong bantu keluarga Praka Rico membersihkan rumah duka

Kediaman Praka Rico (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Hendri turut membantu keluarga mempersiapkan kedatangan jenazah Rico. Ia tampak membersihkan rumput di pekarangan rumah duka menggunakan mesin potong.

"Kalau persiapan di sini, kami dibantu oleh Bapak Babinsa di Kecamatan Dolok Masihul untuk pemasangan tenda, persiapan bangku, sama pembersihan areal rumah duka. Agar lebih steril lah," kata Hendri kepada IDN Times, Senin (27/4/2026).

Disinggung soal kabar meninggalnya Rico, Hendri mengaku terpukul. Ia terkejut bahwa warganya sekaligus rekannya itu meninggal setelah mendapat serangan oleh Israel di Lebanon.

"Saya dapat kabar Rico meninggal dari hari Jumat tanggal 24 April kemarin dari pihak keluarga yaitu abangnya. Abangnya langsung ngabari ke kita," lanjutnya.

2. Diperkirakan jenazah Praka Rico sampai besok, akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Lubuk Pakam

Foto Praka Rico di karangan bunga (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kadus 7 Dolok Manampang, menceritakan bahwa kini mereka menunggu kedatangan jenazah Praka Rico yang baru diterbangkan dari Lebanon. Setelah itu jenazah ditransit ke Turki lalu dikirim ke Indonesia, sampai pada akhirnya mendarat di bandara Lanud Soewondo.

"Kemungkinan hari Selasa sore katanya mau datang jenazahnya. Begitu sampai kemungkinan dibawa ke rumah duka dan disemayamkan ke Makam Pahlawan Lubuk Pakam hari Rabunya," beber Hendri.

Bagi Hendri, Praka Rico merupakan pribadi yang baik dan sopan. Ia juga menilai karibnya itu sebagai sosok yang bertanggung jawab.

"Kalau pemuda sini banyak juga yang jadi tentara. Ada beberapa oranglah. Dengar kabar yang dikirim ke Lebanon ya cuma si Rico," bebernya.

3. Hendri kenang momen bersama Praka Rico, pernah gabung dalam tim sepak bola yang sama

Kepala Dusun 7 Sukajadi Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Hendri Sudani (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Hendri menceritakan bahwa Rico sejak kecil memang tinggal di desa yang sama dengannya. Bahkan mereka kerap bermain bola bersama sewaktu remaja.

"Di sini ada klub sepak bola, Rajawali FC namanya. Ya, termasuklah almarhum ini pemain sepak bola juga. Gabung seringlah. Saya juga sering bareng sama dia," kenang Hendri.

Pantauan IDN Times di rumah duka, papan bunga sudah semakin ramai berdatangan. Personel TNI dari Deli Serdang dan Aceh juga tampak hadir menunggu kepulangan jenazah Praka Rico.

"Kenangan yang tak bisa dilupakan saat sama dia, mungkin main-main barenglah. Waktu kami masih lajang, ya, jalan-jalan sampai ke Danau Toba bareng," pungkasnya.

Editorial Team