Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral Emak-emak Medan Protes Damkar Pasok Air Bersih Ke Rumah Kadis Benny Siregar

Viral Emak-emak Medan Protes Damkar Pasok Air Bersih Ke Rumah Kadis Benny Siregar
damkar pasok air bersih di rumah Kadis Perpustakaan (dok.istimewa)
Intinya Sih
  • Sejumlah emak-emak di Medan memprotes Damkar yang memasok air bersih ke rumah Kadis Perpustakaan dan Kearsipan saat warga mengalami krisis air akibat gangguan pipa PDAM Tirtanadi.
  • Kadis Damkar Medan menjelaskan bahwa pengiriman air ke rumah pejabat tersebut juga ditujukan untuk masyarakat sekitar, meski sempat terjadi kesalahpahaman karena posisi mobil tangki masuk ke halaman rumah.
  • Damkar Kota Medan mengerahkan tujuh armada untuk membantu distribusi air bersih di berbagai kecamatan terdampak, mengikuti arahan Wali Kota agar kebutuhan warga tetap terpenuhi selama krisis berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Medan, IDN Times - Emak-emak di Jalan STM Kecamatan Medan Johor melakukan protes terhadap Pemadam Kebakaran (Damkar). Aksi ini mendadak viral karena mereka tidak terima pihak Damkar memasok air bersih ke rumah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar.

Aksi naik pitam itu terjadi kala sebagian wilayah Kota Medan mengalami krisis air bersih. Hal ini dikarenakan pipa air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi mengalami masalah. Sehingga warga Medan selama dua hari harus menjalani aktivitas tanpa air.

1. Damkar diprotes emak-emak Medan saat pasok air bersih

IMG_20260611_110356.jpg
damkar pasok air bersih di rumah Kadis Perpustakaan (dok.istimewa)

Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, angkat bicara mengenai viralnya aksi protes emak-emak kepada anggotanya di lapangan. Ia membenarkan bahwa saat itu Damkar Kota Medan memang memasok air bersih di rumah pribadi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Medan.

Armada yang turun disebutnya semata untuk membantu tugas PDAM. Karena selama mengalami gangguan, PDAM Tirtanadi kewalahan memasok air bersih menggunakan mobil tangki. Sehingga harus meminta bantuan Damkar.

"Kita bantu PDAM provinsi. Saat itu Pak Benny ini ada hubungi PDAM. Kita bantu distribusi karena PDAM kan kewalahan. Jadi, PDAM Provinsi menyuruh unit kita ke sana," kata Wandro, Kamis (11/6/2026).

Ia meluruskan bahwa air bersih yang dipasok ke rumah Kadis Perpustakaan dan Kearsipan sebenarnya juga untuk masyarakat. Namun emak-emak kadung naik pitam dan video langsung viral.

"Untuk masyarakat sekitar sebenarnya didistribusikan semua dari Damkar, kok. Iya airnya untuk masyarakat," lanjutnya.

2. Pembagian air bersih dilakukan secara bertahap

ilustrasi keran air (pexels.com/Nithin PA)
ilustrasi keran air (pexels.com/Nithin PA)

Wandro memahami amarah yang kala itu terjadi. Ia juga mengaku mungkin terdapat kesalahan timnya di lapangan yang memarkikan armada sedikit masuk ke dalam rumah Kadis Benny, yang meripakan Paman dari Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

"Nah mungkin kami juga salah, moncong mobil masuk ke dalam rumah Pak Benny. masyarakat memvideokan, ya sudah lah," beber Wandro.

Meskipun begitu, ia mengatakan bahwa pembagian air bersih tetap dilakukan untuk masyarakat. Namun pembagian itu secara bertahap.

"Karena kemampuan mobil juga hanya bisa mengangkut 5.000 liter bersih. Sudah bergerak ke semua Kecamatan, kita support, kita bantu. Itu pun arahan Pak Walikota dan kita minta izin. Pak Wali Kota arahkan untuk bantu masyarakat yang terdampak," tuturnya.

3. Damkar Kota Medan kerahkan 7 armada pasok air bersih ke masyarakat

ilustrasi keran air (pixabay.com/JonasKIM)
ilustrasi keran air (pixabay.com/JonasKIM)

Menyadari karena PDAM Tirtanadi kewalahan, mereka juga turut ke lokasi terdampak. Wandro meluruskan bahwa pihaknya mendistribusikan air bersih bukan hanya di Kecamatan Medan Johor saja.

"Iya air untuk masyarakat bukan hanya di Medan Johor saja. Tapi juga Polonia, Maimun, Amplas, Medan Kota, sebagian Medan Timur, Tembung. Karena mereka itu yang terdampak," jelasnya.

Total pihaknya menurunkan 7 armada. Hal ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih.

"Total ada tujuh unit kita yang turun. Cuma sampai jam 8 malam saja. Lalu debitnya kurang, habis. Kalau itu, juga kita lanjut lagi bantu distribusi," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi

Latest News Sumatera Utara

See More