- AMPIBI: Anak Medan Berprestasi Internasional IPTEK. Anggota dapat Kartu Inovator Muda + bimtek
- Kulit Muda: Kumpulan Peneliti & Inovator Muda Kota Medan
- Klinova: Klinik Inovasi untuk pendampingan OPD
Pelajar dan Mahasiswa Medan Raih Prestasi Internasional IPTEK.

- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memuji prestasi internasional pelajar dan mahasiswa Medan yang meraih medali emas, perak, serta penghargaan khusus di ajang IPTEK global.
- Inovasi seperti Safe Key Chain untuk penyandang tuli-bisu dan game bertema lingkungan karya siswa SD menunjukkan kreativitas tinggi generasi muda Medan dalam menciptakan solusi nyata bagi masyarakat.
- Pemko Medan berkomitmen mendorong pengembangan teknologi seperti AI, big data, dan IoT melalui program pembinaan inovator muda agar menjadi fondasi masa depan ekonomi dan kepemimpinan kota.
Medan, IDN Times - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas bangga atas prestasi internasional pelajar dan mahasiswa Medan di bidang IPTEK. Medali emas, perak, hingga special award di ajang global membuktikan generasi muda Medan punya kualitas, daya saing, dan "mental juara".
Apresiasi itu disampaikan Rico Waas saat Dialog Anak Medan Berprestasi IPTEK bersama Brida Kota Medan di Gedung PKK, Petisah, pada Rabu (17/6/2026).
1. Rico sebut prestasi Ini bukan sembarangan

Rico memuji langsung puluhan inovator muda yang naik ke panggung satu per satu.
"Pencapaian ini bukan sembarangan. Ada medali emas, perak, bahkan kategori terbaik. Artinya anak-anak Kota Medan luar biasa. Kalian punya mental juara dan mental pemenang," ujar Rico didampingi pimpinan OPD.
Ia menilai keberhasilan itu tak lepas dari peran guru, mentor, dan institusi pendidikan yang membimbing hingga level internasional.
2. Safe key chain hingga game lingkungan buatan siswa SD

Rico mencontohkan inovasi Safe Key Chain, perangkat GPS dengan pull lever untuk bantu penyandang tuli-bisu kirim sinyal darurat.
"Inovasi seperti ini luar biasa. Teknologi bukan hanya soal canggih, tapi solusi nyata bagi masyarakat," katanya.
Wako juga kagum ada siswa SD yang bikin game online bertema jaga lingkungan. "Anak SD sudah bisa bikin game dengan pesan lingkungan. Ini bukti potensi besar Medan," ungkapnya.
Kepala Brida Kota Medan Benny Iskandar menyebut 31 tim terdiri 211 siswa dan mahasiswa terlibat kompetisi di Malaysia dan Thailand tahun ini.
Mereka meraih medali di ajang PERAK 2025, ITEX, dan WYIE 2026 Kuala Lumpur.
Untuk pembinaan berkelanjutan, Brida luncurkan 3 program. Yakni:
3. AI hingga big data menjadi kunci masa depan Medan

Rico menyoroti perkembangan teknologi cepat: gawai, internet, AI seperti ChatGPT, Gemini, Grok, Suno.
"Sekarang dunia berkembang pesat. Hampir semua bergantung teknologi. Bicara IPTEK berarti bicara masa depan," ujarnya.
Ia menegaskan Pemko Medan akan dorong ruang dialog, invensi, dan karya ilmiah. Ke depan, AI, big data, IoT akan dipakai untuk prediksi ekonomi hingga pengendalian inflasi.
"Kami berharap Medan dipenuhi inovator IPTEK yang lahir dari kalian. Kalian tahap awal calon pemimpin masa depan lewat teknologi," pungkas Rico.
Acara ditutup penyerahan piagam penghargaan ke seluruh pelajar dan mahasiswa berprestasi.


![[BREAKING] Aksi Malam Hari, Mahasiswa Goyang Pagar DPRD Medan](https://image.idntimes.com/post/20260617/upload_4cbd0c12498576b08ca121c297091ce1_cd94f30a-0507-451c-ac44-baf717074fcb_watermarked_idntimes-2.jpg)



![[BREAKING] Jalan Raden Saleh Diblokir Mahasiswa di Medan, Pengendara Marah](https://image.idntimes.com/post/20260617/upload_192ef0865ec44d841cd9d3ae2dabb65e_1bd02f19-e626-466e-ae5b-fac343d474a9.jpeg)











