Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pencuri Motor Ojol Tunarungu Ditangkap Polisi, Modusnya Menolong

Kota Medan
Pencuri Motor Ojol Tunarungu Ditangkap Polisi, Modusnya Menolong
M Arif Matondang, pelaku pencurian sepeda motor ojol penyandang tunarungu di Kota Medan. (Dok: Polrestabes Medan)
  • M Arif Matondang diduga membawa kabur motor Rossa Amelia setelah membantu korban kecelakaan hingga ke rumah sakit.
  • Polisi menangkap Arif di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, pada Senin (24/8/2026).
  • Polisi menyebut Arif diduga telah mencuri sepeda motor sebanyak 42 kali di sejumlah wilayah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah verifikasi sebelum menyerahkan kunci motor?
Share Article

Medan, IDN Times – Niat membantu seorang pengemudi ojek online penyandang tunarungu yang mengalami kecelakaan justru berujung pencurian. M Arif Matondang (30) diduga memanfaatkan kondisi korban, Rossa Amelia (26), untuk membawa kabur sepeda motornya.

Arif awalnya disebut ikut membantu Rossa saat kecelakaan dan bahkan mengantarnya ke rumah sakit. Setelah itu, ia kembali ke lokasi kejadian dan mengaku kepada pekerja salon bahwa dirinya diminta mengambil sepeda motor korban yang dititipkan.

Polisi menangkap Arif di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Senin (24/8/2026). Kedua kakinya terpaksa ditembak polisi. Dari pemeriksaan, polisi juga menyebut Arif diduga telah mencuri sepeda motor sebanyak 42 kali di sejumlah wilayah.

  1. 1. Pelaku sempat antar korban ke rumah sakit

    Ilustrasi borgol (IDN Times)
    Ilustrasi borgol (IDN Times)

    Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Ramadhani Bimo Setiadi mengatakan Arif berada di sekitar lokasi ketika Rossa mengalami kecelakaan. Ia kemudian berpura-pura membantu korban yang saat itu membutuhkan pertolongan.

    “Hasil interogasi, tersangka mengakui di hari kejadian, sempat membantu korban yang sedang mengalami kecelakaan. Dia sempat ke rumah sakit,” kata Bimo dalam keterangan resmi, Kamis (27/8/2026).

    Setelah korban dibawa ke rumah sakit, Arif kembali ke lokasi kecelakaan. Sepeda motor Rossa saat itu telah dititipkan kepada pekerja salon di sekitar tempat kejadian. Arif kemudian mengaku kepada pekerja salon bahwa dirinya diminta Rossa mengambil motor tersebut. Dengan cara itu, ia akhirnya memperoleh kunci dan membawa sepeda motor korban.

  2. 2. Motor dijual Rp6,2 juta, uangnya dipakai untuk narkoba dan sewa PSK

    Ilustrasi pencurian (Foto: IDN Times)
    Ilustrasi pencurian (Foto: IDN Times)

    Setelah berhasil membawa sepeda motor Rossa, Arif menjual kendaraan tersebut seharga Rp6,2 juta. Polisi menyebut uang hasil penjualan itu tidak digunakan untuk kebutuhan penting, melainkan untuk sejumlah keperluan lain.

    “Setelah itu, motor korban dijual seharga Rp 6,2 juta. Parahnya, uang itu dipakai untuk menyewa jasa PSK, sewa hotel, dan mengonsumsi sabu,” ungkap Bimo. Dari pendalaman penyidikan, aksi Arif ternyata diduga bukan yang pertama. Polisi menyebut pria tersebut telah beraksi mencuri sepeda motor sebanyak 42 kali.

    Aksi itu disebut terjadi di sejumlah daerah, mulai dari Kota Medan, Tebing Tinggi, Deli Serdang, Pematang Siantar, Asahan, hingga Serdang Bedagai. “Modusnya rata-rata pinjam motor lalu dibawa lari. Tersangka ini juga sudah pernah ditahan tahun 2019 kasus penggelapan dan keluar tahun 2021,” ucapnya.

  3. 3. Rossa kecelakaan saat narik ojol, motor malah dibawa kabur

    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Rossa mengalami kecelakaan saat menjalankan order ojek online pada Minggu (5/7/2026). Saat itu, ia mendapat pesanan menuju Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota.

    Dalam perjalanan, Rossa disebut jatuh setelah diduga diserempet angkutan kota di Jalan Jamin Ginting. Warga kemudian memberikan pertolongan kepada korban. Termasuk pelaku yang ikut mengantarkan ke rumah sakit.

    Pengemudi Angkot yang diduga menyerempet Rossa sempat berhenti dan berjanji membantu setelah mengantar penumpang ke Pasar USU. Namun, sopir tersebut tidak kembali.

    Sepeda motor korban kemudian dititipkan di Salon. Pelaku, kemudian datang kembali dan meminta kunci motor dengan alasan diminta korban. Pekerja di salon itu sempat tidak memberikan kunci sepeda motor itu. Namun pelaku datang bersama driver ojol teman korban.

    Arif kemudian membawa motor itu. Sementara rekan korban yang ikut mendampingi tidak menyadari motor sudah dibawa kabur.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More