Pekanbaru, IDN Times - Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi telah naik. Untuk di Provinsi Riau, BBM jenis Pertamax diharga Rp12.900 per liter. Kemudian Pertamax Turbo, diharga Rp20.250 per liter. Sedangkan jenis Dexlite dan Pertamina Dex, masing-masing diharga Rp24.650 per liter dan Rp24.950 per liter.
Terkait dengan kenaikan harga BBM non-subsidi ini, mendapat perhatian khusus dari pengamat ekonomi dari Universitas Riau Dahlan Tampubolon. Menurutnya, kenaikan tersebut secara makro ekonomi, merupakan konsekuensi dari penyesuaian dinamika global. Seperti harga energi dunia, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi.
Lebih lanjut, dalam perspektif teori cost-push inflation, bahwa lonjakan harga energi akan langsung mendorong peningkatan biaya produksi dan distribusi barang.
"Seperti di Kota Pekanbaru yang sangat bergantung pada transportasi darat dan logistik berbasis BBM, efek rambatan ini cenderung lebih cepat dan luas dibanding daerah dengan alternatif transportasi yang lebih beragam," ucap Dahlan, Senin (20/4/2026).
