Malangnya Pemilik Bengkel Ditipu Pria Ngaku Brimob, Motor Raib Dicuri

Medan, IDN Times - Pemilik bengkel mobil di Jalan Ngumban Surbakti, Medan Selayang, bernama Erawadi (56 tahun) mengalami musibah baru-baru ini. Ia ditipu seorang customer yang mengaku anggota Brimob.
Mulanya tak ada yang mencurigakan dari gerak-gerik pelaku. Sampai akhirnya ia menipu Erawadi dengan berpura-pura minta tolong diantar ke Kantor Shabara lalu membawa kabur sepeda motornya.
1. Pria mengaku anggota Shabara pura-pura jadi customer bengkel mobil

Saat ditemui IDN Times, Erawadi bersama anaknya sedang bekerja membongkar mesin mobil milik customer. Ia membenarkan bahwa rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik pelaku pencurian datang di bengkelnya itu sudah viral di media sosial.
"Hari Selasa jam 2 siang saya kena tipunya. Pada saat itu saya lagi membulatkan mesin customer. Tiba-tiba pelaku menghampiri saya. Dia mengaku anggota Brimob dan teman lama saya. Terus dia bicara, dan bilang bahwasanya mobilnya ada yang rusak di kantor Shabara. Jadi, mobil itu disuruh ngambil ke kantor Shabara," kata Erawadi, Jumat (8/5/2026) siang.
Sebagai pengusaha, sudah tabiatnya berperilaku ramah kepada customer. Tanpa merasa curiga ia menuruti permintaan pelaku.
"Dia mengakunya sudah pernah masuk kemari, tapi saya rasa saya nggak pernah lihat dia. Kalau mobil Brimob, sering ada masuk di bengkel saya memang. Jadi saya suruhlah anak saya mengantar si pelaku ini," lanjutnya.
2. Pelaku minta antar ke Kantor Shabara lalu melarikan motor korbannya

Anak bungsu Erawadi bernama Nanda pun segera mengantar pelaku. Mengendarai sepeda motor Honda Vario, mereka melintasi Jalan Ngumban Surbakti.
"Di sepanjang jalan dia cerita terus. Apa saja diceritakan dia. Barulah saat di depan Gedung Asrama Haji, saya diturunkan depan Gedung Pramuka. Dia minjam motor saya dan bilang mau jumpai komandannya," timpal Nanda, anak bungsu Erwadi.
Dalam momen itu, Nanda mengaku seperti orang linglung. Satu jam ia menunggu dengan kondisi bingung.
"Sampai akhirnya Satpam yang ada di Gedung Pramuka itu jumpai saya. Di situlah saya baru sadar kalau saya ditipu. Saya pinjam ponsel satpam itu untuk menelepon bapak saya dan menceritakan semuanya," sebut Nanda.
3. Erawadi: ternyata teman saya juga jadi korban pencurian, pelakunya sama

Usai viralnya aksi pelaku ini, beberapa teman Erawadi sesama pemilik bengkel menghubunginya. Ia kaget ternyata teman-temannya juga pernah mengalami musibah yang sama.
"Ternyata banyak teman saya yang kena di Marelan. Mereka bilang iya, wajahnya pun sama seperti dia semua. Tertangkap CCTV juga dan korbannya pemilik bengkel. Tadi baru datang juga teman saya orang India, dia pun kena juga dengan modus sama ngaku sebagai aparat. Bedanya yang di Marelan dia mengaku tentara," jelas Erawadi.
Sama seperti anaknya, Erawadi mengaku seperti kena hipnotis. Terlebih ketika pelaku menepuk pundaknya.
"Kalau perawakannya betul-betul mirip dia kayak macam aparat. Badannya berisi. Makanya saya yakin bahwasanya itu tentara atau Brimob sehingga tak curiga," pungkasnya.


















