Gebyar Pendidikan Sumut, Indako Beri Edukasi Vokasi dan Teknologi

- PT Indako Trading Coy berpartisipasi dalam Gebyar & Expo Pendidikan Sumut 2026 untuk mendukung pengembangan pendidikan vokasi melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan dunia pendidikan.
- Honda menghadirkan Satu Hati Education Program dengan pameran teknologi, simulasi keselamatan berkendara, serta pengenalan kendaraan listrik guna memperkuat kompetensi dan wawasan pelajar.
- Siswa SMK terlibat langsung dalam layanan servis gratis sebagai praktik lapangan hasil program SHEP, mencerminkan sinergi nyata antara dunia usaha dan pendidikan di bidang otomotif.
Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pengembangan pendidikan, khususnya dunia vokasi, PT Indako Trading Coy turut ambil bagian dalam Gebyar & Expo Pendidikan 2026 Provinsi Sumatra Utara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Utara pada 2–4 Mei 2026 di Lapangan Astaka, Deli Serdang.
Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Pendidikan Sumatra Utara melalui Inovasi, Kolaborasi, dan Digitalisasi” ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumut, M. Bobby Afif Nasution, serta turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut, H. Surya, serta Alexander Sinulingga selaku Kepala Dinas Pendidikan Sumatra Utara ini diisi serangkaian kegiatan untuk memeriahkan acara ini. Di antaranya pemecahan rekor MURI lukisan kolaborasi terpanjang oleh pelajar SMA/SMK/SLB se-Sumatra Utara, expo pendidikan, gebyar seni dan budaya, olimpiade siswa, games edukatif, panggung hiburan, hingga bazaar yang melibatkan partisipasi luas dari pelajar dan masyarakat.
Dalam kegiatan ini, Honda melalui PT Indako Trading Coy menghadirkan beragam aktivitas yang berfokus pada edukasi dan penguatan kompetensi generasi muda. Booth Satu Hati Education Program menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung, khususnya pelajar, yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap berbagai aktivitas yang dihadirkan.
1. Satu Hati Education Program (SHEP)

Satu Hati Education Program (SHEP), merupakan implementasi nyata Honda yang berfokus pada pengembangan kurikulum berbasis industri serta peningkatan kompetensi siswa agar siap terjun ke dunia kerja. Sinergi Honda terhadap pendidikan vokasi dalam kegiatan ini ditunjukkan dalam bentuk booth eksibisi kolaborasi dengan SMKN 2 Medan, di mana ditampilkan teknologi dan hasil karya siswa jurusan teknik sepeda motor.
Pada kesempatan yang sama, Honda juga menghadirkan sejumlah aktivitas unggulan lainnya adalah Honda Riding Trainer (HRT), yang memberikan pengalaman simulasi berkendara sekaligus #cari_aman melalui edukasi keselamatan di jalan. Selain itu, Honda juga menghadirkan pameran unit kendaraan listrik (EV) sebagai bentuk pengenalan teknologi masa depan yang ramah lingkungan bagi dunia edukasi.
2. Layanan servis gratis bagi pengunjung

Sebagai bukti kolaborasi dunia usaha dengan dunia pendidikan, juga menghadirkan layanan servis gratis bagi pengunjung yang dilakukan oleh siswa siswa SMK yang telah mendapatkan pengetahuan dan pembelajaran teknis program SHEP di bawah bimbingan teknisi berpengalaman.
Keterlibatan siswa ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung di lapangan, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman praktis sekaligus meningkatkan kompetensi di bidang otomotif serta sebagai bukti keberhasilan kolaborasi dunia usaha dengan dunia pendidikan.
Gunarko Hartoyo, Corporate & Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy, menyampaikan bahwa partisipasi Honda dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung dunia pendidikan.
“Melalui Semangat Satu Hati, Honda berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan sinergi antara dunia industri dan pendidikan. Kami percaya bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang siap kerja dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
3. Kolaborasi konkret bersama dunia pendidikan dan pemerintah.

Sementara itu, Armayadi selaku Technical Training Service Manager menambahkan bahwa pendekatan edukasi yang dilakukan Honda tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada aspek keselamatan dan kesiapan kerja.
“Antusiasme pengunjung, khususnya pelajar, terhadap informasi teknologi yang kami hadirkan menjadi bukti bahwa kolaborasi ini memberikan dampak positif. Kami berharap pengalaman ini dapat memperkuat pemahaman dan minat para siswa terhadap dunia pendidikan khususnya otomotif,” ungkapnya.
Partisipasi Honda dalam kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi semangat Sinergi Bagi Negeri, yang diwujudkan melalui kolaborasi konkret bersama dunia pendidikan dan pemerintah.
Melalui langkah ini, Honda berharap dapat terus berkontribusi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, selaras dengan kebutuhan industri, serta memiliki kesiapan dan daya saing dalam menghadapi tantangan masa depan.

















