Bus ALS Terbakar di Sumsel, Manajemen: 3 Kru dan 11 Penumpang Meninggal

- Kecelakaan maut terjadi di Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, menewaskan 16 orang termasuk 14 penumpang dan kru bus ALS jurusan Semarang-Medan setelah bertabrakan dengan truk tangki hingga terbakar.
- Pihak manajemen ALS membenarkan tiga kru termasuk pengemudi turut menjadi korban meninggal dan masih menunggu laporan resmi serta hasil identifikasi dari kepolisian terkait kronologi kejadian.
- Hingga kini belum ada keluarga korban yang datang ke loket bus, sementara pihak ALS terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Jasa Raharja untuk proses identifikasi serta penanganan lanjutan.
Medan, IDN Times - Kabar duka kembali datang dari perusahaan transportasi umum bus Antar Lintas Sumatra (ALS). Kecelakaan yang melibatkan ALS dan Truk Tangki ini terjadi pada pukul 12.00 WIB di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, menewaskan 16 orang.
Sebanyak 14 di antaranya berasal dalam bus ALS jurusan Semarang-Medan dan 2 lainnya berasal dari mobil tangki yang ditabrak. Dikabarkan para penumpang meninggal dalam kondisi mengalami luka bakar serius.
Jika ada keluarga atau kerabat penumpang ALS yang ingin mengetahui kondisi atau identitas korban bisa menghubungi Polres Muratara pada nomor Whatsapp 0852-7920-9559.
1. Sebanyak 14 penumpang ALS meninggal termasuk 3 kru

Humas PT ALS Alwi Matondang, kepada IDN Times membenarkan insiden itu. Kini pihaknya masih menunggu laporan resmi dari polisi.
"Kalau untuk kronologisnya belum bisa kita pastikan. Karena itu ada di kepolisian, belum ada yang mengeluarkan laporan polisinya. Jadi saya kami pun masih menunggu," kata Alwi melalui saluran telepon, Rabu (6/5/2026) malam.
Ia menyebut bahwa sejauh ini, ada 18 orang di dalam bus. 14 di antaranya dinyatakan meninggal dunia termasuk kru ALS. "Kalau penumpangnya belum bisa kita pastikan. Tapi informasinya, penumpang dan 3 kru kita meninggal, totalnya ada 14 orang," lanjutnya.
2. Bus ALS yang alami insiden kecelakaan adalah jurusan Semarang-Medan

Lebih rinci Alwi menceritakan bahwa 3 kru busnya yang meninggal termasuk sang pengemudi. Mereka juga sembari menunggu kronologis pasti dari insiden ini. "Bus kita yang mengalami kecelakaan itu dari Semarang tujuan ke Medan. Kalau di bus itu biasanya ada naik turunnya penumpang memang," jelas Alwi.
Pihaknya sampai saat ini juga masih mencari identitas penumpang yang meninggal. Agar nantinya mereka segera menghubungi pihak keluarga.
"Masih kita cari identitasnya," sebut Alwi.
3. Belum ada keluarga korban yang datang ke loket bus, ALS terus koordinasi dengan pihak kepolisian dan Jasa Raharja

Pantauan IDN Times, di loket bus ALS masih sepi. Alwi juga mengatakan sejauh ini pihak keluarga korban belum ada yang datang.
"Kalau itu kan harus diidentifikasi dulu. Harus kita tunggu identifikasi dari kepolisian dulu. Kita terus melakukan koordinasi. Masih menunggu hasilnya seperti apa," pungkasnya.



















