Bus ALS Terbakar di Sumsel, Manajemen: 3 Kru Tewas Bareng 11 Penumpang

- Kecelakaan maut terjadi di Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, melibatkan bus ALS jurusan Semarang-Medan dan truk tangki hingga menyebabkan kebakaran hebat.
- Sebanyak 18 orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk 14 penumpang dan 3 kru bus yang mengalami luka bakar serius.
- Pihak manajemen ALS masih menunggu laporan resmi kepolisian serta proses identifikasi korban sebelum menghubungi keluarga masing-masing.
Medan, IDN Times - Kabar duka kembali datang dari perusahaan transportasi umum bus Antar Lintas Sumatra (ALS). Kecelakaan maut pukul 12.00 WIB di Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, menewaskan 16 orang, termasuk di antaranya 14 orang yang ada di dalam bus ALS jurusan Semarang-Medan itu.
Bus ALS mengalami insiden kecelakaan dengan truk tangki sampai terbakar. Bahkan dikabarkan para penumpang meninggal dalam kondisi mengalami luka bakar serius.
1. 14 penumpang ALS meninggal termasuk 3 kru

Humas PT ALS Alwi Matondang, kepada IDN Times membenarkan insiden itu. Kini pihaknya masih menunggu laporan resmi dari polisi.
"Kalau untuk kronologisnya belum bisa kita pastikan. Karena itu ada di kepolisian, belum ada yang mengeluarkan laporan polisinya. Jadi saya kami pun masih menunggu," kata Alwi melalui saluran telepon, Rabu (6/5/2026) malam.
Ia menyebut bahwa sejauh ini, ada 18 orang di dalam bus. 14 di antaranya dinyatakan meninggal dunia termasuk kru ALS. "Kalau penumpangnya belum bisa kita pastikan. Tapi informasinya, penumpang dan 3 kru kita meninggal, totalnya ada 14 orang," lanjutnya.
2. Bus ALS yang alami insiden kecelakaan adalah jurusan Semarang-Medan

Lebih rinci Alwi menceritakan bahwa 3 kru busnya yang meninggal termasuk sang pengemudi. Mereka juga sembari menunggu kronologis pasti dari insiden ini. "Bus kita yang mengalami kecelakaan itu dari Semarang tujuan ke Medan. Kalau di bus itu biasanya ada naik turunnya penumpang memang," jelas Alwi.
Pihaknya sampai saat ini juga masih mencari identitas penumpang yang meninggal. Agar nantinya mereka segera menghubungi pihak keluarga.
"Masih kita cari identitasnya," sebut Alwi.
3. Belum ada keluarga korban yang datang ke loket bus, ALS terus koordinasi dengan pihak kepolisian dan Jasa Raharja

Pantauan IDN Times, di loket bus ALS masih sepi. Alwi juga mengatakan sejauh ini pihak keluarga korban belum ada yang datang.
"Kalau itu kan harus diidentifikasi dulu. Harus kita tunggu identifikasi dari kepolisian dulu. Kita terus melakukan koordinasi. Masih menunggu hasilnya seperti apa," pungkasnya.


















