Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Unik Sumpit Tangkal, Tradisi Pelindung Bumil Melayu Pesisir

5 Fakta Unik Sumpit Tangkal, Tradisi Pelindung Bumil Melayu Pesisir
Sumpit Tangkal (mangara wahyudi)
Intinya Sih
  • Sumpit tangkal adalah kantong anyaman kecil berisi bahan alami yang dipercaya melindungi ibu hamil dari gangguan gaib di masyarakat Melayu pesisir.
  • Proses pembuatannya mengikuti ritual adat khusus, dilakukan dengan doa dan tata cara tertentu agar memiliki kekuatan pelindung sesuai kepercayaan lokal.
  • Meskipun zaman terus berkembang, tradisi sumpit tangkal tetap dijaga sebagai warisan budaya yang hidup berdampingan dengan perawatan medis modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dalam budaya Nusantara, satu istilah bisa punya makna berbeda di tiap daerah. “Sumpit” jadi contoh yang menarik. Di Kalimantan dikenal sebagai senjata tiup, sementara di pesisir Sumatera berubah menjadi benda kecil yang berkaitan dengan kepercayaan.

Pada masyarakat Melayu pesisir, sumpit tangkal digunakan sebagai alat pelindung untuk ibu hamil. Tradisi ini masih ditemukan di wilayah seperti Labuhan Batu dan Asahan. Nilainya terus dijaga sebagai bagian dari warisan adat.

Di tengah perkembangan zaman, sumpit tangkal tetap dipakai oleh sebagian masyarakat. Kehadirannya memberi rasa aman dan menjadi bagian dari praktik budaya yang masih bertahan. Berikut lima fakta unik sumpit tangkal.

1. Bentuknya kecil, fungsinya besar

Proses pembuatan sumpit tangkal (mangara wahyudi)
Proses pembuatan sumpit tangkal (mangara wahyudi)

Sumpit tangkal berbentuk kantong anyaman berukuran kecil. Di dalamnya diisi berbagai bahan alami seperti akar, biji, dan serat.

Benda ini dipercaya sebagai pelindung dari gangguan gaib. Setiap isi di dalamnya punya makna tersendiri sesuai kepercayaan lokal.

Karena itu, sumpit tangkal diperlakukan dengan hati-hati. Tidak bisa digunakan tanpa proses tertentu.

2. Digunakan saat masa kehamilan

Proses pembuatan sumpit tangkal (mangara wahyudi)
Proses pembuatan sumpit tangkal (mangara wahyudi)

Sumpit tangkal identik dengan ibu hamil. Tradisi ini sudah lama hidup di masyarakat Melayu pesisir.

Kehamilan dianggap sebagai masa yang sensitif. Ibu dan janin diyakini perlu perlindungan tambahan selain perawatan medis.

Penggunaan sumpit tangkal memberi rasa tenang bagi keluarga. Tradisi ini terus diwariskan hingga sekarang.

3. Dibuat dengan ritual khusus

Proses pembuatan sumpit tangkal (mangara wahyudi)
Proses pembuatan sumpit tangkal (mangara wahyudi)

Proses pembuatan sumpit tangkal mengikuti aturan adat. Biasanya dilakukan pada malam Jumat setelah salat Isya.

Pembuat tangkal membaca doa sambil menghadap kiblat. Semua bahan dibersihkan sebelum dirangkai.

Setiap tahapan dilakukan dengan tertib. Hal ini dianggap penting agar sumpit tangkal memiliki fungsi sesuai harapan.

4. Isinya banyak dan punya makna

Proses pembuatan sumpit tangkal (mangara wahyudi)
Proses pembuatan sumpit tangkal (mangara wahyudi)

Isi sumpit tangkal tidak sederhana. Pada usia kehamilan tertentu, jumlah bahan bisa mencapai puluhan jenis.

Ada bahan seperti kunyit, bawang, hingga serat tanaman dan bagian hewan. Semua disusun dengan urutan tertentu.

Setiap bahan punya simbol perlindungan. Kombinasinya dipercaya saling menguatkan.

5. Tidak boleh ditutup rapat

Sumpit Tangkal (mangara wahyudi)
Sumpit Tangkal (mangara wahyudi)

Sumpit tangkal memiliki aturan unik. Bagian atasnya dibiarkan terbuka setelah diisi.

Isi di dalamnya sengaja terlihat. Hal ini dipercaya memberi efek penolak bagi gangguan gaib.

Selain itu, sumpit tangkal sering digantung di rumah. Penempatannya disesuaikan dengan kepercayaan setempat.

Sumpit tangkal menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Melayu pesisir. Tradisi ini menunjukkan cara masyarakat menjaga keselamatan dengan pendekatan budaya.

Di era modern, praktik ini masih dijalankan berdampingan dengan medis. Nilainya tetap hidup sebagai identitas budaya yang terus diwariskan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
IDN Times Hyperlocal
Arifin Al Alamudi
IDN Times Hyperlocal
EditorIDN Times Hyperlocal
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More