Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Listrik Padam, Ini 5 Permainan yang Orangtua Mainkan Bareng Anak

Listrik Padam, Ini 5 Permainan yang Orangtua Mainkan Bareng Anak
ilustrasi mati lampu (unsplash.com/Terry Vlisidis)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Padamnya listrik bisa dimanfaatkan orang tua sebagai momen berkualitas bersama anak tanpa distraksi gadget, memperkuat ikatan keluarga, dan melatih imajinasi anak.
  • Beragam aktivitas seru seperti bermain bayangan, cerita berantai, perburuan harta karun senter, menggambar dengan glow stick, hingga tebak suara dapat dilakukan saat blackout.
  • Pengamat keluarga menekankan pentingnya keselamatan selama bermain serta melihat blackout sebagai kesempatan digital detox yang menyenangkan dan penuh kreativitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Medan, IDN Times - Padamnya aliran listrik atau blackout sering dianggap merepotkan. Namun bagi orang tua, momen tanpa listrik justru bisa diubah menjadi waktu berkualitas bersama anak. Tanpa distraksi gadget, suasana gelap menjadi ruang bermain kreatif yang aman, simpel, dan efektif membuat anak lelah sehingga tidur lebih nyenyak.

Hal ini sering disebut aktivitas di saat blackout membantu memperkuat ikatan keluarga sekaligus melatih imajinasi anak.

Berikut IDN Times merangkum lima ide kegiatan yang bisa dimainkan orangtua bersama anak saat lampu padam.

1. Bermain bayangan pakai senter

ilustrasi bayangan dari seorang penari (pexels.com/cottonbro)
ilustrasi bayangan dari seorang penari (pexels.com/cottonbro)

Cukup arahkan senter ke dinding dan bentuk tangan menjadi hewan, pohon, atau karakter lucu. Anak diajak menebak bentuk yang dibuat. Kompetisi kecil untuk bentuk paling kreatif bisa membuat suasana semakin seru tanpa memerlukan alat tambahan.

2. Cerita berantai tanpa batas

ilustrasi pria mendengarkan cerita anaknya (pexels.com/MART PRODUCTION)
ilustrasi pria mendengarkan cerita anaknya (pexels.com/MART PRODUCTION)

Mulai dengan satu kalimat pembuka, lalu biarkan anak melanjutkan cerita. Hasilnya biasanya absurd dan mengundang tawa. Aktivitas ini melatih kemampuan berbahasa, mendengarkan, dan berpikir cepat.

3. Perburuan harta karun senter

Ilustrasi senter (Pexels/SteveJohnson)
Ilustrasi senter (Pexels/SteveJohnson)

Sembunyikan 5-10 benda kecil di dalam ruangan, lalu buat clue sederhana. Anak-anak akan antusias mencari benda tersebut dengan bantuan cahaya senter. Selain menyenangkan, permainan ini melatih fokus dan kemampuan memecahkan masalah.

4. Menggambar pakai Glow Stick

Ilustrasi menggambar (pexels.com/Craig Adderley)
Ilustrasi menggambar (pexels.com/Craig Adderley)

Jika memiliki glow stick, matikan lampu dan biarkan anak menggambar di atas kertas. Warna yang menyala dalam gelap memberikan pengalaman visual baru yang disukai anak-anak. Aktivitas ini juga minim risiko dan tidak memerlukan listrik.

5. Teka-teki dan tebak suara

ilustrasi game teka teki (pexels.com/ann h)
ilustrasi game teka teki (pexels.com/ann h)

Matikan semua sumber suara buatan, lalu ajak anak menebak suara dari luar rumah. Suara motor lewat, hujan, atau jangkrik bisa menjadi bahan permainan. Kegiatan ini melatih kepekaan pendengaran dan rasa ingin tahu anak terhadap lingkungan sekitar.

Sehingga, blackout bisa jadi momen langka untuk digital detox keluarga. Kuncinya adalah mengubah situasi menjadi permainan yang aman dan menyenangkan.

Hal yang menjadi catatan adalah orangtua tetap mengutamakan keselamatan dengan menggunakan senter LED, menghindari lilin tanpa pengawasan, dan memastikan anak tidak bermain di area berbahaya.

Dengan sedikit kreativitas, padamnya lampu bukan lagi masalah. Tapi, justru menjadi pengingat bahwa waktu bersama keluarga tidak membutuhkan layar, melainkan perhatian dan imajinasi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi

Latest News Sumatera Utara

See More