Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Internet Padam Saat Demo di DPRD Sumut, Polisi: Belum Dengar

Internet Padam Saat Demo di DPRD Sumut, Polisi: Belum Dengar
Massa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara menggerduk barisan polisi saat tiba di depan gedung DPRD Sumut, Senin (15/6/2026). (IDN Times/Prayugo Utomo)
Share Article

Medan, IDN Times – Jaringan internet mengalami pemadaman saat unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatra Utara di DPRD Sumut, Senin (15/6/2026). Padamnya jaringan internet ini hanya terjadi dalam radius tertentu dari gedung DPRD Sumut.

Pemadaman ini berdampak pada sejumlah jurnalis yang melakukan peliputan unjuk rasa. Para jurnalis mengalami kesulitan saat hendak mengirimkan artikel ke meja redaksi masing-masing.

“Jaringan telkomsel padam. Kita tidak bisa kirim apa – apa,” ujar Eko, jurnalis salah satu media online nasional.

IDN Times juga mengalami kesulitan saat hendak memberikan perkembangan situasi unjuk rasa. Bahkan sinyal telekomunikasi juga hilang seluruhnya. Tim IDN Times baru bisa mengirimkan artikel setelah menjauh dalam radius sekitar 200 meter dari lokasi unjuk rasa.

Mencuat dugaan, padamnya jaringan telekomunikasi adalah kesengajaan. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menduga pemadaman dilakukan oleh kepolisian. Pemadaman jaringan dilakukan untuk membatasi komunikasi yang ke luar ataupun masuk ke sekitar lokasi unjuk rasa.

Bagi LBH Medan, ini merupakan upaya pembungkaman yang tersistematis. “Ini adalah upaya membatasi kebebasan berekspresi bagi masyarakat maupun mahasiswa ketika sedang melakukan aksi,” ujar pegiat LBH Medan Richard Hutapea, Senin malam.

Jika dugaan itu benar, maka kepolisian telah melanggar Peraturan Kapolri (Perkap) no 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian.

“Berkaitan dengan itu dalam hal ini kebebasan berekspresi maupun hak mendapatkan akses ruang digital dan internet merupakan bagian dari hak asasi dan dijamin oleh negara,” katanya.

Sementara itu, pihak kepolisian enggan membantah atau membenarkan soal dugaan itu. Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengaku belum mendapatkan informasi soal pemadaman jaringan telekomunikasi itu.

“Sampai saat ini saya belum mendengar informasi itu,” katanya.

Calvijn malah mengeluhkan soal microphone dari pengeras suara dari armada Polrestabes Medan yang sempat mengalami gangguan.

“Lihat memang mic saya agak terganggu, tapi nanti saya lihat ternyata ada baterai yang rusak di situ,” pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi

Latest News Sumatera Utara

See More

Internet Padam Saat Demo di DPRD Sumut, Polisi: Belum Dengar

15 Jun 2026, 23:40 WIBNews