Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gubernur Bobby Protes Dana Bencana Sumut Minim, Bappenas Akan Evaluasi

Gubernur Bobby Protes Dana Bencana Sumut Minim, Bappenas Akan Evaluasi
Anak-anak bermain di antara puing banjir yang menerjang Desa Hutanobolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Jumat (19/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Medan, IDN Times - Besaran anggaran pemulihan pascabencana di Sumatera Utara menjadi sorotan setelah nilainya dinilai jauh dari kebutuhan daerah. Pemerintah pusat melalui Kementerian PPN/Bappenas kini memastikan akan melakukan penyesuaian data yang berpotensi menambah alokasi dana rehabilitasi untuk Sumut.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution sempat mempertanyakan anggaran yang disiapkan Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Pasalnya, dana yang dialokasikan baru sekitar Rp2,1 triliun, sementara kebutuhan pemulihan di daerah diperkirakan mencapai Rp30 triliun.

1. Dana pemulihan Sumut jauh dari yang dibutuhkan

WhatsApp Image 2025-12-23 at 3.41.19 PM (9).jpeg
Warga dan pengurus membersihkan gereja di Desa Hutanobolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Jumat (19/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Perbedaan besar antara alokasi anggaran dan kebutuhan daerah menjadi perhatian pemerintah provinsi. Berdasarkan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), Sumatera Utara membutuhkan dana sekitar Rp30 triliun untuk memperbaiki kerusakan akibat bencana yang terjadi pada akhir tahun lalu.

Namun, dalam perhitungan awal Satgas, dana yang dialokasikan baru mencapai Rp2,1 triliun. Angka tersebut dinilai masih terlalu kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan pemulihan infrastruktur, perumahan, serta fasilitas publik di berbagai wilayah terdampak.

2. Bappenas sebut data masih akan diselaraskan

-
Warga memindahkan barang dari rumah yang terdampak banjir di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (20/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Medril Zam mengatakan angka yang ada saat ini masih bersifat sementara. Pemerintah pusat masih melakukan penyelarasan data bersama pemerintah daerah agar kebutuhan yang diajukan benar-benar sesuai kondisi di lapangan.

“Ini masih versi pertama, kita akan selaraskan kembali data dengan daerah, membangun komunikasi yang lebih intens antara pusat dan daerah, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan,” kata Medril Zam saat bertemu dengan Bobby Nasution di Kantor Gubernur Sumut, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan, proses pemutakhiran data dilakukan bersama pemerintah provinsi yang terdampak bencana sejak awal November tahun lalu.

3. Bobby berharap warga sudah pulang ke rumah saat lebaran

WhatsApp Image 2025-12-22 at 6.44.30 PM (2).jpeg
Potret udara Desa Hutanobolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah pasca dihantam banjir bandang, Sabtu (20/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemprov Sumut memiliki komitmen kuat untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana. Ia berharap dukungan anggaran dari pemerintah pusat dapat membantu percepatan pembangunan kembali fasilitas yang rusak.

“Kami mohon sekali dana pemulihan pascabencana untuk Sumut dari pusat memenuhi kebutuhan yang ada di sini, kebutuhan rehabilitasi, perbaikan-perbaikan dan kami sangat berharap masyarakat kami Lebaran sudah di rumahnya masing-masing, tidak di pengungsian,” kata Bobby Nasution.

Share
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

100 Hari Bencana Aceh: Nestapa Penyintas, Hidup Dari yang Tersisa

09 Mar 2026, 23:54 WIBNews