Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cerita Arya, Dari Konter Pulsa Jadi Penyedia Transaksi Perbankan Mini

Cerita Arya, Dari Konter Pulsa Jadi Penyedia Transaksi Perbankan Mini
Arya, pemilik Agen Cell di kawasan Deli Serdang (dok.Buku Agen)
Intinya Sih
  • Arya Noval mengubah konter pulsa miliknya di Deli Serdang menjadi pusat layanan keuangan warga, menyediakan tarik tunai, transfer, dan pembayaran layaknya mini ATM.
  • Setelah bergabung dengan BukuAgen dan memperoleh mesin EDC serta akses modal Rp10 juta, transaksi Agen Cell melonjak dari 1.029 menjadi 2.066 dalam lima bulan.
  • Saat ini Arya mengelola tiga outlet dengan tiga mesin EDC dan berencana ekspansi ke area kampus Medan untuk memperluas layanan sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Deli Serdang, IDN Times – Di tengah keterbatasan akses layanan perbankan di sejumlah wilayah, merchant lokal kini mengambil peran yang jauh lebih besar dari sekadar tempat berbelanja. Bagi banyak warga, konter pulsa hingga warung kelontong telah bertransformasi menjadi pusat layanan keuangan yang mudah dijangkau, mulai dari tarik tunai, transfer, hingga pembayaran berbagai kebutuhan sehari-hari.

Transformasi itulah yang dialami Muhammad Arya Noval, pemilik Agen Cell di kawasan Pasar Sore, Deli Serdang. Berawal dari usaha konter pulsa sederhana, kini tokonya menjadi salah satu tempat andalan masyarakat untuk melakukan berbagai transaksi keuangan layaknya sebuah mini ATM.

Saat membuka cabang kedua usahanya di Pasar Sore, Arya melihat adanya kebutuhan besar akan layanan transaksi yang cepat dan dekat dengan masyarakat. Namun, keterbatasan fasilitas membuat tokonya belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan tersebut.

1. Sebelumnya layanan terbatas

Seorang pegawai merchant lokal di Deli Serdang melayani pelanggan yang bertransaksi menggunakan uang tunai dan ponsel di meja kasir.
Pelanggan transaksi di merchant lokal di kawasan Deli Serdang (dok.Buku Agen)

Sebelum bergabung dengan BukuAgen pada Desember 2024, layanan di Agen Cell masih terbatas pada transaksi e-wallet, mobile banking, pembelian voucher, kartu perdana, hingga aksesori telepon seluler. Pelanggan yang ingin melakukan tarik tunai atau bertransaksi menggunakan kartu ATM sering kali harus mencari alternatif lain.

Perubahan mulai terasa setelah Agen Cell memiliki mesin Electronic Data Capture (EDC). Kehadiran perangkat tersebut membuka peluang baru bagi Arya untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekitar.

"Layanan tarik tunai yang sebelumnya hanya sekitar lima transaksi per hari kini meningkat menjadi 10 hingga 15 transaksi per hari, terutama menjelang malam. Total transaksi harian di toko kami sekarang mencapai sekitar 300 transaksi," ujar Arya.

2. Catat 2.066 transaksi sepanjang Januari hingga Mei 2026

Seorang pria mengenakan kaus biru bertuliskan Buku Agen sedang berbicara kepada beberapa orang yang memegang ponsel di Deli Serdang.
Arya, pemilik Agen Cell di kawasan Deli Serdang (dok.Buku Agen)

Tak hanya memperluas layanan, Arya juga memperoleh akses ke program Buku Modal dengan plafon hingga Rp10 juta. Tambahan modal kerja tersebut membantu menjaga ketersediaan saldo operasional agar transaksi bernilai besar tetap dapat dilayani tanpa kendala.

Dampaknya terlihat dari pertumbuhan bisnis yang signifikan. Pada periode September hingga Desember 2025, Agen Cell mencatat 1.029 transaksi. Angka itu melonjak menjadi 2.066 transaksi sepanjang Januari hingga Mei 2026, atau meningkat lebih dari dua kali lipat.

Bagi Arya, pencapaian terbesar bukan sekadar peningkatan omzet, melainkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh.

"Yang paling terasa justru kepercayaan dari masyarakat. Sekarang bukan hanya pelanggan yang datang, tetapi juga pemilik warung dan konter lain di sekitar sini yang membutuhkan saldo atau layanan tarik tunai. Mereka tahu kalau di sini selalu tersedia dan bisa diandalkan," katanya.

3. Arya sudah mengelola tiga outlet dengan tiga mesin EDC

Seorang pria mengenakan kaus biru dengan logo Buku Agen melayani pelanggan di konter pembayaran dan layanan e-wallet di Deli Serdang.
Arya, pemilik Agen Cell di kawasan Deli Serdang (dok.Buku Agen)

Head of Region Sumatera BukuWarung, Rolly Kirman, mengatakan tantangan inklusi keuangan di Sumatra Utara tidak hanya berkaitan dengan jarak menuju layanan perbankan, tetapi juga menyangkut faktor kepercayaan dan kemudahan akses.

"Merchant lokal memiliki peran penting sebagai penghubung antara masyarakat dan layanan keuangan. Ketika warga dapat melakukan transfer, tarik tunai, pembayaran, hingga mengakses berbagai layanan keuangan di toko yang mereka kenal dan percaya, maka inklusi keuangan dapat tumbuh secara lebih alami dan berkelanjutan," ujarnya.

Kini, Arya telah mengelola tiga outlet dengan tiga mesin EDC dan tengah menyiapkan ekspansi ke kawasan pasar mahasiswa serta area sekitar kampus di Kota Medan. Langkah tersebut tak hanya membuka peluang bisnis baru, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More