Ilustrasi karhutla di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)
Kasus lainnya terjadi di Desa Dolok Raja, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Titik api berada di Bukit Sitalmak Talmak. Kebakaran diperkirakan menghanguskan sekitar 5 hektare lahan yang terdiri dari semak belukar dan lahan kosong. Lokasi tersebut disebut berada jauh dari permukiman warga.
"Perkiraan luas lahan yang terbakar lebih kurang 5 hektar, yang merupakan lahan semak belukar dan lahan kosong yg jauh dari pemukiman warga," ujar Sri Wahyuni.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Samosir kemudian melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan pada pukul 21.41 WIB.
Sri mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki. Hingga saat ini, belum ditemukan pelaku yang diduga menjadi penyebab maupun barang bukti yang berkaitan dengan kebakaran tersebut.
"Belum ditemukan pelaku yang diduga sebagai penyebab terjadinya Karhutla di Bukit Sitalmak Talmak desa dan tidak ditemukan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian," tutup Sri Wahyuni.
Dengan tiga kejadian dalam lima hari, karhutla di Sumut kembali menjadi perhatian. Dari tiga lokasi tersebut, seluruh penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.