Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tiga Karhutla Melanda Sumut dalam 5 Hari, Luasnya 13 Hektare

Kota Medan
Tiga Karhutla Melanda Sumut dalam 5 Hari, Luasnya 13 Hektare
ilustrasi karhutla yang dahsyat (pexels.com/Vladyslav Dukhin)
  • Tiga kejadian karhutla dilaporkan di Humbang Hasundutan, Padang Lawas Utara, dan Samosir dalam lima hari.
  • Total lahan yang terbakar di tiga lokasi tersebut diperkirakan sekitar 13 hektare.
  • Api di seluruh lokasi telah dipadamkan, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling jadi perhatianmu dari karhutla di Sumut?
Share Article

Medan, IDN Times – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Sumatera Utara. Dalam lima hari terakhir, sudah tiga kejadian karhutla dilaporkan terjadi di Humbang Hasundutan, Padang Lawas Utara, dan Samosir dengan total luas lahan terbakar sekitar 13 hektare.

Kasus terbaru terjadi di Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kamis (27/8/2026). Kebakaran seluas sekitar 3 hektare itu berhasil dipadamkan kurang dari dua jam setelah petugas menerima laporan.

  1. 1. Karhutla di Humbahas hanguskan sekitar 3 hektare

    Asap karhutla
    ilustrasi karhutla (pexels.com/Andreas Berget)

    Kepala Bidang Perlindungan, Penegakan Hukum dan Peningkatan Kapasitas DLHK Sumut, Zainuddin Harahap, mengatakan karhutla di Humbahas diketahui pada pukul 14.26 WIB. Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat 2.3837, 98.688378.

    "Tstatus kawasan, APL (Areal Penggunaan Lain)," ujar Zainuddin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/8/2026).

    Setelah mendapat laporan, tim Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XII bersama petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

    "Api akhirnya sudah bisa dipadamkan pukul 16.15 WIB, luas perkiraan lahan yang terbakar sekitar 3 hektar,'' katanya.

    Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

  2. 2. Paluta lebih dulu dilanda Karhutla, 5 hektare terbakar

    Ilustrasi karhutla di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)
    Ilustrasi karhutla di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Sebelum Humbahas, karhutla terjadi di Desa Siunggam, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Senin (24/8/2026). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektare. Vegetasi yang terbakar berupa semak belukar.

    Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni, mengatakan pemadaman dilakukan BPBD Paluta bersama pemadam kebakaran dan masyarakat sekitar.

    "Api akhirnya telah dapat dipadamkan pukul 20.30 WIB. Namun kendati demikian hingga kini petugas tetap dalam kondisi stand by, apabila terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan di Paluta,'' ujar Sri Wahyuni, Selasa (25/8/2026).

    Sri mengatakan tidak ada korban meninggal dunia, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat kebakaran tersebut. Hingga kini, penyebab karhutla di Paluta juga masih didalami.

  3. 3. Samosir jadi lokasi karhutla pertama dalam rentang 5 hari

    Ilustrasi karhutla di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)
    Ilustrasi karhutla di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Kasus lainnya terjadi di Desa Dolok Raja, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Titik api berada di Bukit Sitalmak Talmak. Kebakaran diperkirakan menghanguskan sekitar 5 hektare lahan yang terdiri dari semak belukar dan lahan kosong. Lokasi tersebut disebut berada jauh dari permukiman warga.

    "Perkiraan luas lahan yang terbakar lebih kurang 5 hektar, yang merupakan lahan semak belukar dan lahan kosong yg jauh dari pemukiman warga," ujar Sri Wahyuni.

    Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Samosir kemudian melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan pada pukul 21.41 WIB.

    Sri mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki. Hingga saat ini, belum ditemukan pelaku yang diduga menjadi penyebab maupun barang bukti yang berkaitan dengan kebakaran tersebut.

    "Belum ditemukan pelaku yang diduga sebagai penyebab terjadinya Karhutla di Bukit Sitalmak Talmak desa dan tidak ditemukan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian," tutup Sri Wahyuni.

    Dengan tiga kejadian dalam lima hari, karhutla di Sumut kembali menjadi perhatian. Dari tiga lokasi tersebut, seluruh penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More