Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mandi di Pantai Sehat Langkat, Bocah 10 Tahun Hanyut
Warga dan polisi serta BPBD melakukan proses pencarian (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Binjai, IDN Times - Wisata pemandian Pantai Sehat di Desa Namu Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, menelan korban jiwa. Seorang bocah berusia 10 tahun dikabarkan menghilang terseret derasnya arus sungai.

Hingga kini, warga sekitar dibantu personil kepolisian dan BPBD berusaha mencari korban menelusuri aliran sungai mencari bocah malang yang diketahui bernama Liza (10) pelajar SD warga Pasar Pinter, Desa Emplasmen, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Senin (17/2).

1. Tiga hanyut, seorang pelajar SD menghilang

Ilustrasi perahu. (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Sebelum kejadian, korban Liza bersama Pita Nazwa Amanda (13) pelajar Al Wasliyah Binjai warga Tanah Seribu Gg patok dan Feri (30) warga Pasar 2 Tanah Seribu Gang Patok, tengah asik mandi-mandi.

Arus yang cukup deras, membuat ketiganya sempat terbawa arus. Beruntung, dua orang berhasil diselamatkan warga sekitar yang mengetahui kejadian itu. "Korban satu orang hanyut belum ditemukan, warga dan polisi masih mencari korban atas nama Liza," kata Kasubag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting.

2. Sebanyak 25 personil BPBD dan 3 perahu dikerahkan

Personil BPDB yang disiagakan mencari korban hanyut (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Kepala BPBD Ahmad Yani mengakui, personil BPBD sudah ditunkan melakukan pencarian korban hanyut. Sebanyak 25 personel dari BPBD yang diterjunkan untuk membantu proses pencarian tersebut. Selain personel, BPBD Binjai juga mengerahkan 1 truk serbaguna untuk mengangkut 3 perahu karet. Alat perahu karet dimaksud untuk membantu pencarian dengan melakukan penyisiran aliran sungai.

Terkait pencarian korban hanyut yang sampai saat ini belum ditemukan, kata dia, atas permintaan dari masyarakat untuk membantu mereka. "Terkait pencarian itu, itu merupakan wilayah Langkat. Nah, berhubung masyarakat telpon kita, jadi kita bantu turun dan menunjukkan rasa kemanusiaan," kata jebolan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri ini.

3. BPBD berusaha semaksimal mungkin cari korban hanyut

Warga dan petugas yang mengerumuni lokasi mencari korban (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Namun, Yani menyebutkan personel BPBD Binjai tidak siaga. Artinya, tidak mendirikan posko sampai korban hanyut yang dicari ditemukan. Sebab, wilayahnya secara administratif masuk ke Pemerintah Kabupaten Langkat.

"Kalau di tempat kita (administratif wilayah Pemko Binjai), sudah pasti buat posko dan melakukan pencarian sampai ketemu baru turunkan posko dan balik kanan," beber dia.

Sementara, korban hanyut yang masih dalam proses pencarian berinisial L. Seorang bocah berusia 10 tahun yang berstatus sebagai pelajar warga Pasar Pinter, Desa Emplasmen, Sei Bingai, Langkat. "Kita masih berusaha semaksimal mungkin mencari korban," tegasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article