Rampai Nusantara laporkan capres nomor urut satu, Anies Baswedan ke Bawaslu terkait pernyataan soal Dirty Vote dalam pertemuan di rumah Jusuf Kalla (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Film dokumenter Dirty Vote menuai kontroversial lantaran mengungkap sejumlah dugaan kecurangan Pemilu 2024. Film yang diluncurkan di platform YouTube pada Minggu, 11 Februrari 2024 atau menjelang masa tenang pemilu itu telah ditonton jutaan orang. Dalam dua hari, film itu sudah ditonton lebih dari 13 juta orang di laman Youtube Dirty Vote. Meski pun akun Youtube itu sudah tidak bisa ditemukan ketika kita mencarinya.
Dalam film itu, Dirty Vote menguak fakta kecurangan pemilu. Bivitri misallnya, menjelaskan soal dugaan kecurangan dari mulai tingkat bawah hingga elit pemerintah. Dia menunjukkan rekaman video yang menampilkan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) tengah membagikan bantuan sosial dengan memuji Presiden Jokowi.
Bivitri juga menampilkan rekaman video Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, ketika membagikan bansos agar berterima kasih kepada Presiden Jokowi.
Ungkapan terima kasih juga diharapkan agar program bansos bisa terus berlanjut. Dalam rekaman itu, Airlangga juga meminta supaya ucapan terima kasih yang disampaikan warga direkam. Dalam adegan lainnya, Bivitri juga memaparkan infografis anggaran bansos selama 2014-2024, yang mengalami kenaikan pesat menjelang tahun politik. Menurutnya, anggaran bansos di setiap tahun pemilu selalu paling tinggi dibandingkan tahun biasa. Kecuali, kata Bivitri, anggaran bansos selama pandemik COVID-19 pada 2020-2022 juga termasuk yang tertinggi. Pada grafis yang ditampilkan, tertera dana bansos pada 2024 dianggarkan Rp500 triliun.
Pembahasan dari Bivitri berlanjut mengenai gaji ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), TNI dan Polri yang naik 8 persen pada 2024. Dia juga menampilkan video terkait kenaikan gaji ASN, PPPK, TNI dan Polri pada 2024.
Tak hanya gaji ASN, Bivitri melanjutkan, dana yang diterima setiap bulan oleh pensiunan ASN juga turut naik. Bahkan, kenaikannya hingga 12 persen pada 2022.Selain itu, Bivitri juga membicarakan mengenai peran bansos yang bisa dilakukan dalam membantu fakir miskin dan anak terlantar, yang merupakan tugas negara.Idealnya, kata dia, menyejahterakan fakir miskin dan anak terlantar itu melalui pendidikan, pekerjaan, dan hal lain yang sifatnya struktural.