4 Cara Mengatasi Mual saat Mencium Bau Daging Kurban di Hari Idul Adha

Momen Idul Adha identik dengan aroma khas daging kurban yang tercium hampir di setiap sudut lingkungan. Namun, bagi sebagian orang, bau daging sapi atau kambing justru bisa memicu rasa mual, pusing, hingga tidak nyaman.
Kondisi ini ternyata cukup umum terjadi dan tidak selalu menandakan seseorang memiliki fobia terhadap daging. Dalam banyak kasus, tubuh memang memiliki tingkat sensitivitas berbeda terhadap aroma menyengat, termasuk bau darah atau daging mentah saat proses penyembelihan kurban berlangsung.
Orang yang sensitif terhadap aroma tertentu biasanya lebih mudah merasa mual ketika berada dekat dengan daging mentah atau lokasi pemotongan hewan kurban. Meski begitu, kondisi ini berbeda dengan fobia yang ditandai rasa takut berlebihan hingga memicu gejala fisik seperti jantung berdebar, sesak napas, keringat dingin, hingga rasa panik.
Saat musim Idul Adha, rasa mual akibat aroma daging memang bisa menjadi tantangan tersendiri karena aktivitas penyembelihan hewan kurban dilakukan di banyak tempat. Namun, kondisi ini sebenarnya bisa diatasi dengan beberapa cara sederhana agar tubuh tetap nyaman dan tidak mudah merasa enek.
Nah, agar perayaan Idul Adha tetap terasa nyaman, berikut 4 tips yang bisa membantu mengurangi rasa mual saat mencium bau daging kurban.
1. Ikut berpartisipasi dibagian lain yang tidak berkaitan langsung dengan daging

Saat perayaan idul adha, berpartisipasilah di bagian lain yang tidak berkaitan langsung dengan daging.
Contohnya, dalam mengumpulkan dana untuk pembelian hewan kurban, membagikan kupon kurban, menertibkan orang yang mengantri daging kurban, dan sebagainya.
2. Pilih aktifitas yang berada diluar ruangan dan gunakan pewangi

Jika terpaksa Anda harus berkecimpung di bagian yang berkontak dekat dengan daging kurban. Maka, coba pilih aktifitas yang berada di luar ruangan supaya sirkulasi udaranya lebih baik.
Gunakan pewangi agar mengalihkan aroma menyengat dari daging tersebut, makan dulu secukupnya sebelum berkontak dengan daging kurban, yakinkan bahwa bisa membantu pelaksanaan pembagian hewan kurban tersebut dengan baik.
3. Kompres perut dengan hangat yang mual

Jika terasa mual dan muntah yang hebat, beristirahatlah dulu, pindah ke tempat yang nyaman, atur napas dengan baik.
Bisa juga melakukan kompres hangat perut yang mual, makan dan minum secukupnya, tenangkan diri dan jangan sembarangan minum obat.
4. Lawan ketakutan dan jangan dihindari terus menerus

Sering-sering beraktifitas di dekat daging kurban agar menjadi terbiasa, lawan ketakutan jangan dihindari terus menerus.
Akan tetapi, jika mual dan muntah masih juga terasa mengganggu, jangan sungkan periksakan diri langsung ke dokter terdekat supaya ditangani dengan baik.


















