Bayi Diduga Dibuang di Pinggir Sungai, Seorang Perempuan Ditangkap

- Warga menemukan bayi perempuan terbungkus kain di tepi sungai Dusun IV, Desa Panca Arga, setelah mendengar tangisannya.
- Kenedy Siregar dan Guntur Saragih membawa bayi ke Pustu Desa Panca Arga setelah menemukan luka sayat pada wajahnya.
- Polisi mengamankan ES, yang mengaku sebagai ibu bayi, dan masih mendalami rangkaian peristiwa.
Asahan, IDN Times - Tangisan bayi terdengar dari tepi sungai di Dusun IV, Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Selasa (4/8/2026) malam. Warga yang mendengar suara tersebut kemudian menemukan seorang bayi perempuan dalam kondisi terbungkus kain.
Bayi itu ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB oleh Kenedy Siregar (40), warga yang saat itu bertugas sebagai penjaga malam di koperasi desa. Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan hingga mengamankan seorang perempuan yang mengaku sebagai ibu bayi tersebut pada Kamis (6/8/2026).
1. Bayi ditemukan penjaga malam setelah mendengar tangisan

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat) Kenedy awalnya mendengar suara tangisan bayi dari arah tepi sungai ketika sedang menjalankan tugas jaga. Bersama rekannya, Guntur Saragih (37), ia kemudian mendatangi lokasi untuk mencari sumber suara tersebut.
Setibanya di tepi sungai, keduanya menemukan bayi perempuan dalam kondisi terbungkus kain dan masih menangis. Bayi tersebut kemudian dibawa ke Pustu Desa Panca Arga untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dari pemeriksaan awal, bayi diketahui mengalami luka sayat pada bagian wajah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
2. Polisi selidiki identitas orang yang berkaitan dengan bayi

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti) Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsubsektor Rawang Panca Arga bersama Unit Reskrim dan Unit PPA Satreskrim Polres Asahan melakukan penyelidikan. Polisi juga melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mendokumentasikan lokasi penemuan bayi.
Dari penyelidikan tersebut, polisi memperoleh informasi mengenai seorang perempuan yang diduga merupakan ibu bayi. Pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, petugas menangkap perempuan berinisial ES di sebuah rumah kontrakan di Dusun III, Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan.
Saat diperiksa, ES mengakui bayi perempuan yang ditemukan di tepi sungai tersebut merupakan anaknya. Berdasarkan keterangan awal, bayi itu merupakan hasil hubungan ES dengan seorang pria yang disebut berinisial S.
3. Perempuan yang mengaku ibu bayi masih diperiksa polisi

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti) Setelah diamankan, ES bersama barang bukti dibawa ke Satreskrim Polres Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa sejak bayi ditemukan hingga keberadaan ES terungkap.
Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P. Simamoramembenarkan penanganan kasus penemuan bayi tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Simamora dalam keterangan kepada awak media, Senin (10/8/2026).
















