Kunjungan Wisman ke Sumut Naik, Tamu Asing Menginap Lebih Singkat

Kunjungan wisman ke Sumatera Utara meningkat pada Agustus 2026, tetapi tingkat penghunian kamar hotel berbintang mengalami penurunan.
Rata-rata lama menginap tamu asing turun, sementara tamu Indonesia mencatat kenaikan tipis dibandingkan Juli.
Malaysia menjadi penyumbang wisman terbesar, dengan Bandara Internasional Kualanamu sebagai pintu masuk utama.
Medan, IDN Times - Sumatera Utara mencatat 31.349 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Agustus 2026, naik 10,64 persen dibandingkan Juli. Namun, laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara yang terbit pada 1 Oktober 2026 mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang turun 2,54 persen, pada periode yang sama.
1. Hotel bintang lima mengalami penurunan hunian terdalam

Ilustrasi hotel dengan fasilitas tempat tidur bayi (pexels.com/Alexander F Ungerer) Rata-rata tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang tercatat 42,85 persen, sedangkan pada Juli 2026 mencapai 45,39 persen. Hotel bintang lima mengalami penurunan terbesar, yakni 7,65 poin persentase menjadi 55,79 persen, meski tingkat huniannya masih tertinggi di antara seluruh klasifikasi hotel berbintang.
Hotel bintang dua menjadi satu-satunya klasifikasi hotel berbintang yang mencatat kenaikan hunian, sebesar 2,78 poin persentase menjadi 43,33 persen. Sementara itu, hotel bintang satu mencatat tingkat hunian terendah, yakni 24,97 persen.
2. Tamu asing menginap lebih singkat dibandingkan Juli

Ilustrasi wisatawan mancanegara di Pantai Seger KEK Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir) Rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang turun dari 1,62 malam pada Juli menjadi 1,34 malam pada Agustus 2026. Sebaliknya, rata-rata lama menginap tamu Indonesia naik dari 1,27 malam menjadi 1,28 malam.
Untuk gabungan tamu asing dan Indonesia, hotel bintang empat mencatat rata-rata menginap terlama, yakni 1,45 malam. Hotel bintang satu mencatat durasi paling singkat dengan rata-rata 1,07 malam.
3. Malaysia menyumbang lebih dari separuh kunjungan wisman

Ilustrasi wisatawan mancanegara dari kapal Pesiar MV. Aidavita tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Twitter.com/disporaparjtg Malaysia menjadi negara asal wisman terbesar dengan 16.491 kunjungan atau 52,60 persen dari total kedatangan pada Agustus 2026. Kunjungan dari negara tersebut naik 40,85 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Singapura menyusul dengan 1.609 kunjungan, kemudian Jerman sebanyak 1.139 kunjungan.
Bandara Internasional Kualanamu menjadi pintu masuk utama dengan 31.105 kunjungan, setara 99,22 persen dari total kedatangan. Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai mencatat 238 kunjungan, sedangkan Pelabuhan Laut Belawan menerima enam kunjungan.
Secara kumulatif, kunjungan wisman ke Sumatera Utara sepanjang Januari–Agustus 2026 mencapai 207.785 kunjungan. Jumlah itu naik 7,24 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang mencatat 193.758 kunjungan.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















