Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tips Memilih Susu Formula Anak, Jangan Hanya Lihat Kandungannya

Kota Medan
Tips Memilih Susu Formula Anak, Jangan Hanya Lihat Kandungannya
Lingkungan di sekitar area sumber susu FEIHE. Kondisi lingkungan sekitar turut menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam pengelolaan sumber bahan baku susu (dok.Acekid)
Share Article

Medan, IDN Times – Memilih susu formula untuk anak tidak cukup hanya dengan melihat kandungan yang tercantum pada kemasan. Orang tua juga perlu mengetahui asal bahan baku, bagaimana susu diproses, serta sistem pengendalian kualitas yang diterapkan hingga produk sampai ke tangan konsumen.

Selama ini, orang tua umumnya memperhatikan berbagai klaim pada label kemasan, termasuk kandungan AA dan DHA, protein, vitamin, mineral, hingga gula tambahan. Namun, informasi mengenai sumber susu yang digunakan belum selalu menjadi perhatian utama.

Kualitas susu formula tidak hanya ditentukan oleh kandungan yang tercantum pada label. Kualitas tersebut juga berkaitan dengan proses sejak bahan baku diperoleh, mulai dari kondisi peternakan, kesehatan dan pakan sapi, proses pemerahan serta pengangkutan, hingga pengolahan dan pengendalian kualitas susu.

“Saat memilih susu formula anak, orang tua umumnya memperhatikan klaim pada label kemasan dan kandungan yang terdapat di dalam produk. Informasi tersebut tentu penting, tetapi kualitas suatu produk sebaiknya juga dipahami dari transparansi sumber bahan bakunya, bagaimana susu diproses, serta bagaimana kualitasnya dikendalikan pada setiap tahap. Pengelolaan sumber bahan baku dan proses produksi yang terintegrasi juga berperan dalam menjaga kualitas dan keamanan produk secara konsisten sejak dari sumbernya hingga menjadi produk akhir. Dengan informasi yang lebih lengkap, orang tua dapat membuat pilihan secara lebih terinformasi untuk anak,” ujar Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang–pediatri sosial.

  1. 1. Kenali Sumber Susu yang Digunakan

    Pemandangan lingkungan hijau di sekitar area sumber susu FEIHE dalam ekosistem produksi terintegrasi.
    Lingkungan hijau di sekitar area sumber susu FEIHE, yang menjadi bagian dari perjalanan sumber susu hingga proses pengolahan dalam ekosistem produksi terintegrasi. (dok.AceKid)

    Hal pertama yang perlu diperhatikan orang tua adalah mengetahui dari mana sumber susu yang digunakan dalam produk berasal.Kualitas bahan baku susu berkaitan dengan berbagai aspek, mulai dari kondisi lingkungan peternakan, kesehatan sapi, kualitas pakan, hingga konsistensi pengelolaan pada setiap tahapan. Karena itu, memahami sumber susu dapat membantu orang tua memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai perjalanan bahan baku sebelum diolah menjadi susu formula.

    Ekosistem produksi yang terintegrasi juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Pengelolaan yang saling terhubung, mulai dari peternakan, pengumpulan susu, fasilitas produksi, hingga pengendalian mutu memungkinkan standar kualitas diterapkan secara lebih konsisten.

    Sistem tersebut juga mendukung keterlacakan bahan baku dan pengendalian kualitas secara berkelanjutan, sejak susu berasal dari peternakan hingga menjadi produk akhir.

  2. 2. Kenali berbagai tahapan pengolahan sebelum menjadi susu formula.

    ilustrasi susu
    ilustrasi susu (pexels.com/Márcio Carvalho)

    Setelah melalui proses pemerahan, susu masih harus melewati sejumlah tahapan pengolahan sebelum menjadi susu formula. Setiap tahapan membutuhkan standar produksi dan sistem pengendalian mutu yang ketat, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, pengujian kualitas, hingga pengemasan.

    Salah satu tahapan yang dilakukan adalah pemanasan. Proses ini berperan penting dalam menjaga keamanan mikrobiologis susu. Namun, tahapan dan intensitas pemanasan juga perlu dikelola secara tepat karena dapat memengaruhi karakteristik sejumlah komponen yang terdapat di dalam susu.

    Pemanasan juga dapat memicu reaksi Maillard, yaitu reaksi antara gula alami dalam susu dengan protein atau asam amino. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science menunjukkan bahwa peningkatan intensitas pemanasan awal cenderung diikuti peningkatan sejumlah indikator reaksi Maillard pada susu bubuk dan susu rekonstitusi.

    Temuan tersebut menunjukkan bahwa setiap tahapan dalam proses produksi perlu dikelola secara tepat dan konsisten.

    “Proses pemanasan tetap diperlukan untuk menjaga keamanan produk. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan sekadar ada atau tidaknya proses pemanasan, tetapi bagaimana proses tersebut, bersama tahapan produksi lainnya, dikelola dan dikendalikan secara konsisten. Transparansi mengenai bahan dan proses produksi dapat membantu orang tua membuat pilihan berdasarkan informasi yang lebih utuh,” tambah Prof. Rini.

  3. 3. Cek komposisi sekaligus transparansi produksi

    ilustrasi susu segar
    ilustrasi susu segar (vecteezy.com/NARONG KHUEANKAEW)

    Membaca daftar komposisi tetap menjadi langkah penting saat memilih susu formula. Namun, kebiasaan tersebut dapat diperluas dengan mencari tahu asal bahan baku, perjalanan susu, proses pengolahan, hingga sistem pengendalian kualitas yang diterapkan produsen.

    Melalui kampanye #CekTransparansiAceKid, AceKid mengajak orang tua tidak hanya membiasakan diri “Cek Komposisi”, tetapi juga memahami sumber susu dan perjalanan bahan baku yang digunakan dalam susu formula anak.

    Inisiatif tersebut merupakan bagian dari Ace Fresh Journey: Dari Susu Segar, Nutrisi Lebih Baik, yang mengajak orang tua mengenal perjalanan susu sejak dari sumbernya. Proses tersebut mencakup pengelolaan peternakan, kesehatan dan pakan sapi, pemerahan dan pengangkutan susu, hingga pengolahan di fasilitas produksi sebagai bagian dari ekosistem produksi terintegrasi FEIHE.

    Dalam ekosistem tersebut, setiap tahapan saling terhubung untuk mendukung keterlacakan bahan baku serta penerapan standar produksi dan pengendalian kualitas secara konsisten. Pendekatan ini memungkinkan kualitas dan keamanan produk dijaga sejak susu berasal dari peternakan hingga menjadi produk akhir.

    AceKid menggunakan susu segar sebagai komposisi utama melalui One-Step Fresh Process, yaitu proses pengolahan susu segar secara langsung menjadi formula dalam satu tahap proses produksi. Pendekatan tersebut dirancang untuk meminimalkan tahapan pemrosesan yang berulang dan didukung sistem produksi serta pengendalian kualitas yang terintegrasi guna menjaga konsistensi kualitas dan keamanan produk.

    Melalui pendekatan tersebut, AceKid mendorong orang tua agar tidak hanya memperhatikan apa yang terkandung dalam produk, tetapi juga memahami dari mana bahan utamanya berasal serta bagaimana kualitasnya dijaga selama perjalanan produksi.

  4. 4. Hal yang perlu dicek orangtua sebelum membeli susu

    Hamparan padang rumput dan perbukitan di sekitar area sumber susu FEIHE yang menjadi perhatian dalam pengelolaan bahan baku.
    Lingkungan di sekitar area sumber susu FEIHE. Kondisi lingkungan sekitar turut menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam pengelolaan sumber bahan baku susu (dok.Acekid)

    Selain memahami sumber dan proses produksi susu, orang tua juga dapat memperhatikan tiga hal berikut sebelum memilih susu formula. Mulai dar bahan utama yang digunakan. Daftar komposisi pada kemasan membantu orang tua mengetahui bahan yang terdapat dalam susu formula, termasuk bahan utama, pemanis, maupun bahan tambahan lainnya.

    Beberapa informasi yang dapat dicermati antara lain keberadaan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik yang tercantum dalam daftar komposisi.

    Kemudian, informasi mengenai sumber susu dapat memberikan gambaran mengenai asal bahan baku sekaligus bagaimana peternakan, kesehatan dan pakan sapi, pemerahan, hingga pengangkutan susu dikelola sebelum bahan tersebut masuk ke fasilitas produksi.

    Semakin lengkap informasi yang tersedia mengenai perjalanan bahan baku, semakin mudah bagi orang tua memahami bagaimana susu tersebut diproduksi.

    Selain itu orang tua juga dapat mencari informasi mengenai standar produksi, sistem pengendalian mutu, pengujian kualitas, serta keterlacakan bahan baku sepanjang proses produksi. Pengelolaan yang terintegrasi membantu menjaga kualitas dan keamanan produk secara konsisten, mulai dari bahan baku hingga produk berada di dalam kemasan.

    Dengan memahami perjalanan susu sejak dari sumber hingga menjadi formula, orang tua dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh sebelum menentukan pilihan untuk anak.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More