Warga Medan Berburu Info Layanan Kesehatan Malaysia di Healthcare Expo

- IHH Healthcare Malaysia menutup Expo 2026 di Medan, setelah Jakarta dan Surabaya, dengan melibatkan 10 rumah sakit serta menyediakan konsultasi spesialis, informasi perjalanan medis, dan promosi layanan.
- Roadshow yang sebelumnya menarik lebih dari 20.000 pengunjung bertujuan memperluas akses informasi kesehatan internasional, mencakup layanan kanker, jantung, ortopedi, neurologi, wellness, dan pemeriksaan preventif.
- IDI Medan mendorong kerja sama kesehatan Indonesia-Malaysia melampaui mobilitas pasien, melalui pendidikan, riset, telemedicine, pertukaran profesional, serta peningkatan keselamatan dan pengalaman pasien.
Medan, IDN Times- IHH Healthcare Malaysia resmi menutup rangkaian IHH Healthcare Expo 2026 di Medan setelah sebelumnya sukses digelar di Jakarta dan Surabaya. Roadshow ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap informasi dan layanan kesehatan berstandar internasional, sekaligus memperkuat kolaborasi kesehatan lintas negara.
Setelah menarik lebih dari 20.000 pengunjung di Jakarta dan Surabaya, rangkaian expo hadir di Delipark Mall Medan pada 6–9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan dari 10 rumah sakit dalam jaringan IHH Healthcare Malaysia.
1. Bantu masyarakat mencari keputusan tepat untuk berobat

Selama expo berlangsung, masyarakat dapat berkonsultasi langsung mengenai berbagai layanan spesialis, pilihan pengobatan, pemeriksaan kesehatan preventif hingga perkiraan biaya perawatan. Pengunjung juga memperoleh informasi terkait perjalanan medis ke Malaysia, mulai dari persiapan sebelum keberangkatan, bantuan administrasi, hingga dukungan setelah perawatan.
Beragam promosi layanan kesehatan eksklusif juga ditawarkan selama penyelenggaraan expo di Medan. IHH Healthcare Malaysia turut memperkenalkan berbagai layanan unggulannya, mulai dari onkologi atau penanganan kanker, kardiologi, ortopedi dan tulang belakang, kesehatan wanita, gastroenterologi, neurologi, wellness, hingga layanan kesehatan preventif.
"IHH Healthcare Expo 2026 Roadshow telah memberikan kesempatan bagi kami untuk berinteraksi dengan ribuan masyarakat Indonesia di Jakarta, Surabaya, dan kini Medan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan informasi medis yang tepercaya serta akses langsung ke jaringan rumah sakit kami agar masyarakat dapat mengambil keputusan yang tepat terkait kebutuhan kesehatannya,” ujar Fazal Azwandi Bin Abu Bakar, Senior International Marketing Manager IHH Healthcare Malaysia.
Bahkan arget 10 ribu pengunjung di Medan disebutnya berhasil tercapai, menyamai kesuksesan di Jakarta dan Surabaya. "Dari 18 rumah sakit yang kami miliki, 10 di antaranya hadir langsung untuk melayani konsultasi pasien internasional," kata Fazal.
Fazal mengatakan, Penang dan Kuala Lumpur menjadi dua destinasi layanan kesehatan yang banyak diminati masyarakat Medan. Selain relatif dekat, kedua kota tersebut memiliki penerbangan langsung dari Medan. Saaat ini kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Medan cukup beragam. "Mulai dari kanker, kardiologi, ortopedi, THT dan neurologi," katanya.
2. Hubungan Indonesia dan Malaysia di bidang kesehatan tidak seharusnya hanya dilihat dari mobilitas pasien

Sementara Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan, dr. Galdy Wafie mengapresiasi penyelenggaraan expo tersebut. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Malaysia di bidang kesehatan tidak seharusnya hanya dilihat dari mobilitas pasien yang menjalani pengobatan di luar negeri.
“Ini bukan persoalan pasien memilih berobat di mana, tetapi bagaimana kita melahirkan peluang untuk membangun kerja sama kesehatan yang kuat, saling belajar, saling memperkuat dan saling mengangkat,” ujarnya.
Galdy mengatakan, hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki kedekatan historis sekaligus geografis. Bagi Sumatera Utara, khususnya Medan, akses menuju Malaysia relatif mudah sehingga membuka peluang besar bagi pengembangan kerja sama kesehatan kedua negara.
“Hubungan tersebut merupakan sesuatu yang sangat dekat. Secara geografis, Medan hanya berjarak beberapa jam perjalanan dengan pesawat dari Malaysia. Namun, kedekatan kita bukan hanya karena faktor geografis. Secara historis, Indonesia dan Malaysia juga memiliki hubungan yang sangat erat. Hubungan antara kedua negara seharusnya terus diperkuat dalam berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan,” katanya.
Menurut Galdy, kerja sama kesehatan Indonesia dan Malaysia perlu diarahkan dari sekadar cross-border healthcare atau pelayanan pasien lintas negara menjadi cross-border health partnership yang lebih komprehensif.
Kemitraan tersebut dapat mencakup pendidikan kedokteran, pertukaran ilmu dan keahlian klinis, clinical observation, penelitian bersama, telemedicine, jejaring rujukan, pertukaran profesional hingga peningkatan kapasitas dokter dan tenaga kesehatan.
“Sumatra Utara, khususnya Kota Medan, memiliki kedekatan geografis dan mobilitas tinggi dengan Malaysia. Hubungan masyarakat kedua negara dalam bidang kesehatan juga telah berlangsung lama. Kondisi tersebut seharusnya menjadi peluang bagi rumah sakit dan tenaga kesehatan Indonesia-Malaysia untuk saling belajar, memperkuat, dan melengkapi,” ucapnya.
3. Fokus pada keselamatan dan pengalaman pasien

Di tengah perkembangan teknologi dan semakin mudahnya masyarakat memperoleh informasi kesehatan, Galdy menilai rumah sakit di kedua negara perlu terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Menurutnya, aspek seperti patient safety, pemanfaatan teknologi, kecepatan pelayanan, komunikasi, dan patient experience menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Pada akhirnya, pusat dan seluruh sistem pelayanan yang kita punya adalah pasien,” tegasnya.
Potensi kerja sama tersebut dinilai semakin besar dengan jumlah tenaga kesehatan yang dimiliki Sumatra Utara. IDI Medan saat ini memiliki sekitar 9.000 anggota, sementara jumlah dokter di Sumatra Utara mencapai sekitar 19.000 orang.
Galdy berharap potensi tersebut dapat menjadi modal untuk memperkuat hubungan kesehatan Indonesia dan Malaysia sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat kedua negara.





![[BREAKING] Sebanyak 96 Kios di Pasar Jaging Jeget Aceh Tengah Terbakar](https://image.idntimes.com/post/20260809/v0vgstco5vhp3v4za4r4llc7c_cf2da143-3e09-4d9b-b31e-abe8bcdcc218.jpg)










![[BREAKING] Kapal Asing Ditangkap di Perairan Kepri, Angkut 1,3 Ton Sabu](https://image.idntimes.com/post/20250623/20250623_195901_11c2d071-974b-469c-86a8-f0a286d6cdfa.jpg)

