Cari Ikan, Pria di Medan Diduga Tewas Tersengat Listrik

- Ade Prananda Siregar ditemukan meninggal dalam posisi mengapung dan telungkup di pinggir Sungai Denai, Medan.
- Di sekitar lokasi, petugas menemukan kabel, gala modifikasi, tas hitam, serta ember berisi belut dan ikan.
- Polisi menduga korban tersengat alat setrum ikan, sementara penyebab kematian masih didalami melalui keterangan dan saksi.
Medan, IDN Times - Seorang pria, Ade Prananda Siregar, ditemukan meninggal dunia di pinggir Sungai Denai, Gang Usman Nasir Nasution, Jalan Denai, Kelurahan TSM II, Lingkungan 13, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (8/8/2026). Polisi menduga korban meninggal setelah tersengat arus listrik dari alat yang digunakan untuk menyetrum ikan.
Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi mengapung dan telungkup di pinggir sungai. Dari pemeriksaan awal tim Inafis Polrestabes Medan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
1. Korban ditemukan mengapung di pinggir sungai

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti) Informasi mengenai penemuan mayat tersebut diterima Polsek Medan Area pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Polisi kemudian mendatangi lokasi di Gang Usman Nasir Nasution, Jalan Denai, Kelurahan TSM II, Lingkungan 13, Kecamatan Medan Denai.
Piket 7.0 Polsek Medan Area yang dipimpin Panit Opsnal Unit Reskrim IPDA Khairi Maulana dan Pawas IPDA John Banjarnaor kemudian melakukan pengecekan. Petugas mendapati seorang laki-laki dewasa mengapung dalam posisi telungkup di pinggir sungai.
Unit Reskrim selanjutnya melakukan pengumpulan bahan keterangan di lokasi dan menghubungi Inafis Polrestabes Medan. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi.
2. Alat setrum ikan ditemukan di sekitar lokasi

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat Sejumlah barang ditemukan di sekitar lokasi, di antaranya gulungan kabel, gala yang telah dimodifikasi untuk menyetrum ikan, tas berwarna hitam, serta ember hitam yang berisi belut dan ikan.
Salah seorang saksi, Muhammad Sumali (65), mengatakan korban memang diketahui sering melakukan kegiatan menyetrum ikan di Sungai Denai pada waktu subuh.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan Inafis yang tercantum dalam laporan kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kapolsek Medan Area Komisaris Polisi M Ainul Yaqin dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).
3. Polisi dugaan korban tersengat alat setrum ikan

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Esti Suryani) Polisi menduga Ade meninggal dunia akibat tersengat arus listrik dari alat setrum ikan yang digunakannya. Dugaan tersebut didasarkan pada temuan alat setrum yang disebut masih dipegang korban ketika ditemukan.
Meski demikian, laporan awal Polsek Medan Area belum menyebutkan adanya hasil autopsi yang memastikan penyebab kematian korban. Polisi masih melakukan pengumpulan bahan keterangan dan mencari saksi-saksi terkait kejadian tersebut.
Polsek Medan Area juga telah mengamankan lokasi penemuan, melakukan pengumpulan bahan keterangan di tempat kejadian perkara, serta mencari saksi untuk mendalami peristiwa tersebut.

















![[BREAKING] Sebanyak 96 Kios di Pasar Jaging Jeget Aceh Tengah Terbakar](https://image.idntimes.com/post/20260809/v0vgstco5vhp3v4za4r4llc7c_cf2da143-3e09-4d9b-b31e-abe8bcdcc218.jpg)
