Comscore Tracker

Eksistensi 9 Tahun BK 0 Tan dengan Kaus Oleh-oleh Khas Medan

Buka toko baru hingga beri bola

Medan, IDN Times - BK 0 Tan menjadi salah satu pioner baju oleh-oleh khas Medan. Tahun ini sudah memasuki sembilan tahun kehadirannya.

Eksistensi yang terus berlanjut ditandai dengan pembukaan toko di Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (9/7/2021) lalu. Letak toko tepat berada di depan Patung Guru Patimpus, yang jadi salah satu ikon kota Medan.

1. BK 0 Tan dekat dengan PSMS dan istilah Ribak Sude

Eksistensi 9 Tahun BK 0 Tan dengan Kaus Oleh-oleh Khas MedanPemilik BK O Tan Sholtan Maulana (IDN Times/Doni Hermawan)

Sementara Owner BK 0 Tan, Solthan Pasaribu menjelaskan, peresmian outlet yang kedua ini sekaligus menandai eksistensi outletnya selama 9 tahun. BK 0 Tan memang diketahui dekat dengan sepak bola terutama PSMS dalam hal mensuport seragam tim kebanggaan Kota Medan tersebut.

"Kami terus berusaha mengenalkan istilah di Kota Medan lewat BK 0 Tan, agar familiar di luar. Misalnya, ribak sude. Begitu juga memang kami cinta sepak bola dan PSMS. Kami juga berusaha memberikan yang terbaik," jelasnya.

Adapun BK 0 Tan resmi berdiri sejak 5 Juli 2012. Pihaknya terus melakukan inovasi dan berusaha meski di masa pandemi demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan oleh-oleh khas Medan.

Sebelumnya berawal dari Badjoe Kinantan yang beralamat di Merdeka Walk. Kini beberapa BK 0 Tan berpindah lokasi yang berdekatan dengan ikon kota Medan.

Baca Juga: Liga 2 Ditunda Lagi, PSMS Medan Tetap Lanjutkan Latihan

2. Bantuan bola untuk pembinaan

Eksistensi 9 Tahun BK 0 Tan dengan Kaus Oleh-oleh Khas MedanSolthan memberikan bantuan bola kepada Ketua Askot PSSI Medan (Dok.IDN Times/istimewa)

Sementara itu Asosiasi Sepak Bola Kota (Askot) Medan memberi apresiasi kepada BK 0 Tan yang terus memberi dukungan atas pembinaan sepak bola di daerah. Hal tersebut diucapkan Ketua Askot PSSI Medan, Iswanda Ramli.

"Bukan kali ini aja BK 0 Tan membantu memberikan bola. Pastinya Askot memberi apresiasi untuk semangat tersebut. Semoga persepakbolaan Medan juga bisa maju dan BK 0 Tan semakin dicintai masyarakat Medan maupun pendatang," ucap Iswanda Ramli yang turut hadir memotong pita tanda dibukanya BK 0 Tan.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Nanda tersebut berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Sebab, saat ini hampir seluruh kegiatan sepak bola terganggu sehingga pembinaan pemain terhalang. "Kepada pemain semoga tetap semangat latihan terus dengan mematuhi prokes sesuai anjuran pemerintah. Walau liga juga masih ditunda, tapi tidak harus mengurangi semangat kita semua untuk membina," tambahnya.

3. Pelatih kiper timnas dan tim pelatih PSMS turut hadir

Eksistensi 9 Tahun BK 0 Tan dengan Kaus Oleh-oleh Khas MedanTim pelatih PSMS, pelatih kiper timnas dan Alumni PPLP mejeng di depan toko BK 0 Tan (IDN Times/Doni Hermawan)

Sementara itu beberapa tokoh sepak bola turut hadir pada peresmian toko baru. Seperti pelatih kiper timnas, Sahari Gultom, pelatih kepala PSMS, Ansyari Lubis beserta asistennya Legimin Raharjo dan Muhammad Halim. Serta Ketua Alumni PPLP Bambang Tarigan dan mantan pemain PSMS Zul Iskandar.

"Saya berharap BK 0 Tan terus eksis. Selama ini cukup banyak membantu PSMS. Termasuk menyediakan kaos-kaos kasual untuk tim. Semoga terus berlanjut," pungkasnya.

Baca Juga: Pelaku Usaha Millennial Medan Kolaborasi Bentuk Foodcourt Tradisional

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya