SMAN 2 Medan Distribusikan 1.278 Paket MBG Selama Libur

- 1. Sekolah menyalurkan MBG untuk 3 hari kepada siswa, dengan antusiasme tinggi dari siswa dan orangtua.
- 2. Menu kering dipilih karena tahan lama dan efektif saat libur sekolah, menu basah akan cepat basi.
- 3. Siswa berharap agar menu MBG tidak terlalu banyak kuah agar tidak cepat basi dan lebih disukai oleh semua siswa.
Medan, IDN Times -SMA Negeri 2 Kota Medan telah menyalurkan 1.278 paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan menu kering. Rosmita, selaku Sekretaris MBG di SMA Negeri 2 Medan dan juga Kepala Tata Usaha (TU) sekolah, menjelaskan bahwa antusiasme anak-anak untuk mengambil MBG sangat tinggi.
"Dimulai sejak Selasa (30/12/2025) kemarin, kami memberikan paket kepada anak-anak yang datang langsung, atau dititipkan kepada teman-temannya, bahkan kepada orang tua yang mengambil," kata Rosmita kepada IDN Times.
Pembagian ini mencakup jatah untuk tiga hari sekaligus, yakni dari tanggal 29, 30, hingga 31 Desember 2025. "Jadi, anak-anak yang datang bisa langsung mengambil menu kering untuk tiga hari," jelasnya.
Adapun menu kering yang diberikan yakni Senin diisi buah pir, roti biskuit, susu, dan kacang, Selasa apel, kacang madu, biskuit, dan susu dan hari terakhir diisi biskuit, keripik tempe, pisang, dan susu.
1. MBG untuk tiga hari telah disalurkan pihak sekolah ke siswa

Menurutnya, semua siswa telah mengambil MBG, baik secara langsung, melalui penitipan, maupun diwakilkan oleh orang tua. Ia menambahkan, pihak SPPG mengantar paket ke sekolah sejak tanggal 30 Desember pukul 10.00 WIB, dengan pendataan yang dimulai dari tanggal 29 hingga 31 Desember 2025.
"Kami menunggunya dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Terima kasih kepada para siswa yang antusias mengambilnya karena mereka menyukai menu kering ini," ujarnya. Ia melanjutkan bahwa program MBG dari SPPG untuk SMA Negeri 2 Medan sudah berjalan sejak Oktober 2025, dan para siswa sudah terbiasa; bahkan mereka akan bertanya-tanya jika MBG tidak tersedia.
2. Menu kering menjadi pilihan tepat di saat anak sekolah libur

Sriyani, salah satu orang tua murid, datang ke sekolah untuk mengambil paket Makanan Bergizi (MBG) untuk putrinya, Kayla dari kelas X. Ia menjelaskan bahwa Kayla sedang libur dan tidak bisa datang, sehingga Sriyani, yang kebetulan melintas di dekat sekolah, memutuskan untuk singgah mengambil paket tersebut.
Menurut Sriyani, menu kering merupakan pilihan yang tepat saat anak-anak libur sekolah. Ia beralasan, menu basah akan cepat basi dan tidak efektif. "Bagus menu kering jadi bermanfaat dan tahan lama, kalau menu basah tidak efektif saat libur sekolah seperti ini," jelasnya.
Meski demikian, ia memberikan masukan kepada pihak SPPG agar dapat menyediakan variasi menu yang lebih beragam untuk mencegah anak-anak merasa bosan.
3. Siswa beri saran pihak SPPG tidak banyak kuah jika nanti kembali masuk sekolah

Muhammad Daffa Hidayat, siswa kelas 11 Newton 2 SMA Negeri 2 Medan, mengungkapkan alasannya mengambil Makanan Bergizi (MBG) karena ia tidak memiliki kegiatan di rumah dan tidak sedang berlibur. "Tidak pulang kampung, tidak ke mana-mana, di rumah saja," ujarnya.
Selama masa liburan ini, Daffa sudah dua kali menerima MBG. Pembagian pertama mencakup jatah untuk dua hari, sedangkan yang kedua untuk tiga hari ke depan. "Menu kering lebih enak dan lebih simpel," tuturnya.
Ia menyarankan agar menu MBG tidak terlalu banyak kuah, sebab jika terkena nasi atau menu lainnya, makanan bisa cepat basi. "Untuk pembagian per kelas, sebaiknya didata terlebih dahulu. Karena, terkadang banyak yang tidak mau. Saya sering melihat teman-teman yang tidak menyukai lauknya tidak memakannya, jadi sayang karena terbuang," tutup Daffa.
















